> For the complete documentation index, see [llms.txt](https://pgrtldrid.gitbook.io/main/llms.txt). Markdown versions of documentation pages are available by appending `.md` to page URLs; this page is available as [Markdown](https://pgrtldrid.gitbook.io/main/affection-story/luminance.md).

# Liv: Luminance

![](https://3561806657-files.gitbook.io/~/files/v0/b/gitbook-x-prod.appspot.com/o/spaces%2FquS8tcvXaN6rGmTpzPZM%2Fuploads%2Fgit-blob-0c3dcefe288b3ce9716e4d8d54d29505ec28ff15%2Fluminance.webp?alt=media)

## Liv: Luminance I

![](https://3561806657-files.gitbook.io/~/files/v0/b/gitbook-x-prod.appspot.com/o/spaces%2FquS8tcvXaN6rGmTpzPZM%2Fuploads%2Fgit-blob-6138233dbc9f632d9d66b9c614b002c954878528%2Flotus3.webp?alt=media)

* Cerita dimulai dengan Construct A yang mengagumi keindahan frame baru yang sedang dikenakan oleh Liv.
* Liv menjelaskan kepada SKK bahwa Support Force memang sempat memberi tahu bahwa frame tersebut akan sedikit mewah (lavish), tetapi ia awalnya mengira mereka hanya bercanda.
* Liv menjelaskan keunggulan taktis dari frame Luminance kepada SKK.
* Frame ini memungkinkan penentuan posisi taktis melalui geolokasi satelit serta kemampuan untuk bergerak sambil menembak dalam mode taktis baru (serupa dengan gaya bertarung Lee).
* Liv sempat menyinggung sebuah insiden kecil di mana ia melakukan kesalahan karena masih membiasakan diri dengan frame baru tersebut, dan berjanji akan lebih berhati-hati ke depannya.
* Liv menyatakan motivasinya untuk menjadi panutan yang layak dihormati oleh anggota-anggota baru yang akan bergabung di masa depan, sehingga ia merasa senang bisa dilengkapi dengan frame canggih ini.
* Construct C lewat dan ikut memuji bahwa frame tersebut sangat keren.
* Di akhir percakapan, Liv mengungkapkan rasa malunya kepada SKK karena semua orang terus menatap ke arahnya.
* Liv kemudian bertanya kepada SKK apakah memungkinkan bagi dirinya untuk menggunakan frame lain yang berbeda saat menjalani misi-misi non-tempur di masa mendatang.

## Liv: Luminance II

![](https://3561806657-files.gitbook.io/~/files/v0/b/gitbook-x-prod.appspot.com/o/spaces%2FquS8tcvXaN6rGmTpzPZM%2Fuploads%2Fgit-blob-fc36300b772aef7be45b869334551c5be9d8415a%2Fluminance2.webp?alt=media)

* Lucia melaporkan kepada SKK bahwa target Corrupted telah melarikan diri ke dalam sebuah gedung, lalu meminta instruksi.
* Strategi diputuskan: Lucia dan Lee bergerak cepat memutar untuk memotong jalur dan mengepung target dari kedua sisi (flanking), sementara Liv ditugaskan untuk menjaga dan maju dari bagian depan gedung.
* Lee sempat memastikan kesiapan tim untuk masuk bersama, dan Lucia menegaskan bahwa mereka memiliki keunggulan kekuatan untuk menembus pertahanan musuh meskipun itu adalah jebakan. Liv menyatakan kesiapannya untuk melakukan yang terbaik.
* Pertempuran terjadi di dalam gedung gereja dan target Corrupted berhasil dilumpuhkan hingga fungsinya berhenti total.
* Lee menyatakan misi telah selesai dan segera menghubungi Support Force untuk mendaur ulang material sisa pertempuran dalam waktu lima menit.
* Lucia mengajak SKK dan tim untuk bersiap meninggalkan lokasi tersebut.
* Saat tim bersiap untuk pergi, Liv tampak terdiam dan melamun memperhatikan bangunan gereja tersebut, hingga Lucia harus memanggilnya kembali.
* Ketika ditanya apakah radar mendeteksi sesuatu, Liv menjelaskan bahwa ia hanya sedang memandangi gereja itu.
* Liv mengingat kembali bahwa tempat tersebut dahulu terasa seperti "pintu gerbang menuju neraka"—merujuk pada momen masa lalu di mana mereka sempat bertemu dengan sesosok Construct berambut perak di sana.
* Namun, di saat yang sama, Liv sekarang melihat sisi lain dari tempat itu; ia merasa gereja tersebut tampak indah, damai, dan hangat saat disinari oleh titik-titik cahaya matahari, meskipun ia tahu tempat itu bukan sekadar tempat untuk berdoa.
* Percakapan terputus ketika Lee mengingatkan bahwa Support Force segera tiba, dan Liv akhirnya mengajak SKK untuk langsung kembali ke pangkalan.

## Liv: Luminance III

![](https://3561806657-files.gitbook.io/~/files/v0/b/gitbook-x-prod.appspot.com/o/spaces%2FquS8tcvXaN6rGmTpzPZM%2Fuploads%2Fgit-blob-6138233dbc9f632d9d66b9c614b002c954878528%2Flotus3.webp?alt=media)

* Lee sedang menyerahkan proposal mengenai pembersihan dan pembagian area pangkalan kepada SKK untuk dipilih dan ditandatangani.
* Di saat yang sama, Liv bergumam sendiri di dekat mereka mengenai prosesi pertukaran cincin antara mempelai pria dan wanita di gereja.
* Gumaman tersebut disadari oleh SKK dan Lee, yang membuat Liv terkejut, merasa malu, dan langsung meminta maaf.
* Lee mempertanyakan apa yang sedang dibaca oleh Liv dan mengaitkannya dengan alasan mengapa Liv menatap gereja pada misi sebelumnya.
* Lee berpendapat bahwa wajar jika Liv penasaran karena frame barunya menyerupai gaun pengantin, namun ia mengingatkan bahwa pernikahan di dunia nyata tidak seindah yang dibayangkan.
* Liv menyanggah pendapat Lee dengan menegaskan bahwa persatuan antara dua orang adalah hal yang sakral.
* Lee kemudian memperjelas argumennya bahwa pernikahan adalah sesuatu yang tidak ditujukan bagi para Construct, sehingga mereka sebaiknya tidak memikirkan hal yang tidak berkaitan dengan diri mereka.
* Liv tetap bertahan pada perasaannya, menyatakan bahwa sebagai seorang wanita, ia tidak bisa menghilangkan bayangan tentang seorang pengantin di dalam kepalanya.
* SKK menawarkan untuk menemani Liv pergi ke gereja lagi, namun Liv sempat merasa sungkan karena tidak ingin menyita waktu SKK dan ia sendiri masih memiliki pekerjaan.
* Liv mengklarifikasi bahwa ia tidak bermaksud memikirkan pernikahan lebih jauh, melainkan hanya ingin pergi untuk melihat-lihat saja.
* Mendengar hal tersebut, Lee akhirnya melunak dan menyuruh Liv pergi bersama SKK.
* Lee memutuskan untuk mengatur ulang jadwal misi mereka agar Liv dan SKK memiliki kesempatan untuk mengunjungi bangunan gereja itu kembali.

## Liv: Luminance IV

* Cerita dimulai dengan Liv yang merasakan kedamaian dan kesakralan saat berdiri di atas karpet gereja yang sudah usang, meskipun banyak bagian bangunan yang telah rusak. Ia membayangkan bagaimana orang-orang dulu berkumpul dan musik mulai dimainkan di sana.
* SKK mengingatkan tentang misi mereka, dan Liv meminta maaf karena sempat melamun. Mereka berada di sana untuk mengumpulkan bahan bangunan bagi pangkalan.
* Lee mengingatkan agar mereka menyimpan obrolan santai setelah misi selesai dan meminta SKK membantu memeriksa barang apa saja yang bisa dibawa pulang.
* Liv menemukan sebuah alat proyektor yang tampak terpisah menjadi dua bagian di tengah-ereja.
* Lee memeriksa alat tersebut dan menjelaskan bahwa perangkat seperti itu biasa digunakan untuk memproyeksikan video khotbah sebelum masa wabah terjadi.
* Lee menyadari bahwa alat tersebut tidak rusak atau hancur menjadi dua, melainkan memang dirancang khusus agar baru bisa berfungsi ketika kedua bagiannya disatukan kembali.
* Dengan panduan Lee, Liv mencoba mencocokkan dan menyatukan kedua bagian perangkat tersebut hingga akhirnya proyektor berhasil aktif.
* Proyektor memutar sebuah rekaman video lama yang menampilkan sepasang manusia bernama Edward dan Julie.
* Dalam rekaman itu, Edward menyatakan bahwa jika video ini terputar, berarti seseorang telah menemukan perangkat proyeksi mereka. Ia mempertanyakan seperti apa kondisi dunia saat video itu ditemukan dan apakah makhluk Corrupted masih ada.
* Julie ikut bertanya apakah sosok yang menemukan mereka adalah seorang manusia, Corrupted, atau sesuatu yang sama sekali berbeda.
* Di akhir cerita, Edward dan Julie menyampaikan satu permohonan terakhir kepada siapa pun yang menemukan rekaman tersebut: meminta mereka untuk bersedia memimpin atau menyelenggarakan upacara pernikahan bagi keduanya.

## Liv: Luminance V

![](https://3561806657-files.gitbook.io/~/files/v0/b/gitbook-x-prod.appspot.com/o/spaces%2FquS8tcvXaN6rGmTpzPZM%2Fuploads%2Fgit-blob-fc36300b772aef7be45b869334551c5be9d8415a%2Fluminance2.webp?alt=media)

* Liv menganalisis rekaman video dan mencatat bahwa mereka tidak perlu menyiapkan pakaian maupun cincin pernikahan. Hal yang tersisa untuk disiapkan adalah tempat, tamu, saksi, dan dekorasi.
* Lee mempertanyakan keseriusan Liv yang ingin mengadakan upacara pernikahan hanya untuk sebuah perangkat proyektor.
* Liv meyakinkan bahwa ia akan berusaha agar persiapan tersebut tidak mengganggu waktu misi utama mereka dan meminta persetujuan dari SKK.
* Lee tetap merasa bahwa mengadakan pernikahan untuk sebuah proyeksi adalah hal yang aneh.
* Liv memohon kepada SKK agar diizinkan setidaknya sekali ini saja, karena menganggap hal tersebut merupakan pemenuhan atas permintaan terakhir dari orang yang telah tiada.
* Lucia tiba-tiba datang dan memberikan dukungan penuh terhadap rencana Liv.
* Lucia melaporkan bahwa setelah berita ini tersebar secara digital, skuad lain yang berada di sekitar lokasi serta anggota dari Support Force menyatakan ketertarikan mereka dan sedang bergerak menuju ke lokasi tim Gray Raven.
* Lucia menjelaskan alasan di balik antusiasme tersebut: tidak ada satu pun dari para Construct yang pernah menyaksikan upacara pernikahan sebelumnya, dan semua orang membutuhkan hiburan atau pengalihan di tengah situasi perang yang berat.
* Mempertimbangkan kondisi area tersebut yang sudah mulai stabil berkat kerja keras bersama, Lucia mengusulkan kepada SKK untuk menjadikan acara ini sebagai pengalihan formal di luar catatan resmi (off the record).
* Setelah SKK memberikan izin dan memastikan acara tidak mengganggu misi, Lucia mengonfirmasi bahwa rencana siap dijalankan. Cerita diakhiri dengan kegembiraan Liv karena upacara pernikahan tersebut resmi akan diadakan.

## Liv: Luminance VI

![](https://3561806657-files.gitbook.io/~/files/v0/b/gitbook-x-prod.appspot.com/o/spaces%2FquS8tcvXaN6rGmTpzPZM%2Fuploads%2Fgit-blob-fc36300b772aef7be45b869334551c5be9d8415a%2Fluminance2.webp?alt=media)

* Construct A menyampaikan bahwa karena mereka tidak boleh membuang-buang sumber daya pangkalan, dekorasi tempat acara dibuat dengan sangat sederhana.
* Liv dan SKK menghargai usaha tersebut dan menganggap hasil dekorasinya sudah lebih dari cukup.
* Setelah semua hadirin berkumpul, Lucia meminta Lee untuk segera memulai upacara. Lee menyetujuinya dan mengatur pemutaran rekaman video proyektor pada bagian kedua tepat di penanda waktu (timestamp) tertentu.
* Rekaman video dimulai dengan ucapan terima kasih dari Edward kepada siapa pun yang menemukan mereka di masa depan.
* Julie mengungkapkan kesadarannya bahwa saat video ini ditonton, kemungkinan besar mereka berdua sudah lama meninggal dunia.
* Edward menjelaskan situasi masa lalu mereka: setelah virus pecah (outbreak), mereka berdua tidak bisa naik ke Babylonia dan tidak memiliki kekuatan untuk melarikan diri ke mana pun.
* Julie menambahkan bahwa meskipun dunia menjadi asing dan hancur, mereka tetap saling menggenggam tangan dan dipenuhi oleh rasa cinta yang mendalam.
* Edward memperjelas tujuan sebenarnya dari rekaman tersebut: mereka meninggalkan video ini di gereja bukan karena menuntut upacara pernikahan atau perayaan fisik dari orang masa depan, melainkan agar ada seseorang di luar sana yang tahu bahwa mereka pernah saling mencintai.
* Sebelum rekaman berakhir, Edward dan Julie saling bertukar ucapan cinta, serta menitipkan doa bagi siapa pun di masa depan yang kelak merasakan jatuh cinta seperti mereka.
* Setelah menyaksikan seluruh prosesi dan pesan tersebut, Liv tergerak dan mengungkapkan perasaannya kepada SKK bahwa kini ia benar-benar menyukai frame barunya.
