> For the complete documentation index, see [llms.txt](https://pgrtldrid.gitbook.io/main/llms.txt). Markdown versions of documentation pages are available by appending `.md` to page URLs; this page is available as [Markdown](https://pgrtldrid.gitbook.io/main/affection-story/lux.md).

# Liv: Lux

![](https://3561806657-files.gitbook.io/~/files/v0/b/gitbook-x-prod.appspot.com/o/spaces%2FquS8tcvXaN6rGmTpzPZM%2Fuploads%2Fgit-blob-4db95c79f9a5b23678664181afca583df453e1f3%2Flux.webp?alt=media)

## Liv: Lux I

![](https://3561806657-files.gitbook.io/~/files/v0/b/gitbook-x-prod.appspot.com/o/spaces%2FquS8tcvXaN6rGmTpzPZM%2Fuploads%2Fgit-blob-1b68ab72f2809e4a6581659773537a50078cbaad%2Flux1.webp?alt=media)

* Liv menginformasikan kepada SKK bahwa misi pertempuran untuk hari itu telah selesai. SKK dihadapkan pada pilihan untuk kembali ke pangkalan guna mengurus urusan lain atau terus lanjut mengumpulkan material.
* Liv menyarankan agar urusan pangkalan diserahkan kepadanya dan pengumpulan material didelegasikan kepada Construct lain. Liv mengingatkan bahwa saat itu sudah memasuki waktu istirahat. Meskipun matahari belum terbenam karena faktor musim, SKK disarankan untuk segera memutuskan koneksi (disconnect) agar bisa bersantai sebelum tidur.
* SKK merasa masih sangat bertenaga dan merasa tidak nyaman jika meninggalkan pekerjaan dalam keadaan belum selesai.
* Liv menjelaskan bahwa rasa bertenaga tersebut hanyalah efek adrenalin dari pertempuran sebelumnya. Ia juga memperingatkan bahwa perasaan tidak tenang karena pekerjaan belum selesai merupakan tanda awal gangguan neurotik (neurotic disorder).
* Liv mengungkapkan bahwa berdasarkan data koneksi dan biologis yang ia pantau, kondisi SKK selalu berada pada titik paling tidak stabil di jam-jam tersebut. Liv menegaskan bahwa SKK membutuhkan istirahat yang cukup agar dapat memimpin di medan perang dengan baik.
* Liv memberikan tekanan visual/aura yang membuat SKK tidak bisa menolak. Liv menganggap diamnya SKK sebagai jawaban setuju. Cerita berakhir dengan Liv yang bersiap untuk koneksi esok hari di pangkalan dan mengucapkan selamat tinggal sampai hari berikutnya.

## Liv: Lux II

![](https://3561806657-files.gitbook.io/~/files/v0/b/gitbook-x-prod.appspot.com/o/spaces%2FquS8tcvXaN6rGmTpzPZM%2Fuploads%2Fgit-blob-6138233dbc9f632d9d66b9c614b002c954878528%2Flotus3.webp?alt=media)

* Liv menginformasikan kepada SKK bahwa ia telah mencatat dan memperbarui agenda hari itu, serta meminta SKK untuk mematuhinya secara ketat sesuai jadwal. Liv kemudian pergi menunggu di pintu masuk pangkalan setelah meminta SKK bersiap.
* SKK mengeluhkan padatnya jadwal hari itu kepada Lee. SKK juga mempertanyakan apakah Liv membencinya karena perubahan sikap tersebut. Lee menilai jadwal tersebut sangat intensitasnya di luar batas kewajaran manusia (inhumanely intensive), namun meminta SKK untuk menanyakannya langsung kepada Liv.
* Lucia menyadari bahwa kepribadian Liv tampak sangat berbeda akhir-akhir ini, terutama sejak ia beralih menggunakan frame Lux. Lee menimpali bahwa pergantian frame seharusnya tidak mengubah kepribadian seorang Construct. Lucia membenarkan hal tersebut dan mengaku sama bingungnya dengan SKK mengenai penyebab perubahan perilaku Liv.
* SKK merasa bahwa sikap Liv yang sekarang (sangat teliti, rajin, dan agak sulit didekati) mirip dengan kepribadian Lucia di masa lalu. SKK sempat berguyon apakah ini masa pubertas, yang langsung ditepis oleh Lee karena mereka bukan anak-anak dan tidak akan mengalami transisi mental seperti itu.
* Liv memotong pembicaraan dengan memanggil SKK lewat komunikasi, menyatakan bahwa ia telah menunggu di luar pangkalan selama sepuluh menit. Liv menegaskan bahwa meskipun komunikasi antar rekan tim itu penting, hal tersebut tidak boleh menunda misi yang sudah dijadwalkan.
* Menghadapi situasi tersebut, Lucia menyarankan SKK agar mereka segera berangkat menjalankan misi bersama Liv terlebih dahulu. Lucia mengajak SKK untuk mengamati perilaku Liv lebih dekat selama proses misi berlangsung demi mencari tahu penyebab perubahan sikapnya.

## Liv: Lux III

![](https://3561806657-files.gitbook.io/~/files/v0/b/gitbook-x-prod.appspot.com/o/spaces%2FquS8tcvXaN6rGmTpzPZM%2Fuploads%2Fgit-blob-6138233dbc9f632d9d66b9c614b002c954878528%2Flotus3.webp?alt=media)

* Atas saran dari Lee, SKK menemui Liv untuk membicarakan situasi yang terjadi. Liv menyambut pembicaraan tersebut di sela-sela waktu istirahatnya sebelum ia kembali mengurus dokumen.
* SKK menyampaikan kekhawatirannya bahwa Liv bertingkah seperti orang lain. Liv menepis anggapan tersebut dan menjelaskan bahwa ia tidak berubah menjadi orang lain, melainkan sengaja beradaptasi agar bisa menangani segala situasi (bertempur, mendukung, menjelajah, dan bekerja) dengan lebih baik. Menurut Liv, jika ia tetap mempertahankan sikapnya yang lama, tidak ada pekerjaan yang akan selesai.
* Liv menyatakan bahwa ia akan kembali mengurus asrama dan menyelesaikan dokumen-dokumen yang berasal dari Babylonia.
* SKK mempertanyakan hal tersebut karena tugas-tugas administratif itu seharusnya merupakan tanggung jawab SKK. Liv merespons bahwa SKK tidak perlu diganggu oleh pekerjaan sepele seperti itu agar bisa sepenuhnya fokus pada tugas yang jauh lebih krusial, yaitu memimpin di medan perang.
* Liv meminta SKK untuk tidak meminta pekerjaan administratif itu kembali. Ia menegaskan bahwa ini adalah keinginannya sendiri untuk menyelesaikan apa yang sudah ia mulai, serta meminta SKK untuk memercayainya.
* SKK akhirnya menerima situasi tersebut dan mengingatkan Liv agar tidak memaksakan diri. Liv berjanji akan memperhatikannya, lalu meminta SKK untuk segera memutuskan koneksi (disconnect) dan beristirahat karena hari sudah larut, sementara Liv sendiri kembali melanjutkan pekerjaannya.

## Liv: Lux IV

![](https://3561806657-files.gitbook.io/~/files/v0/b/gitbook-x-prod.appspot.com/o/spaces%2FquS8tcvXaN6rGmTpzPZM%2Fuploads%2Fgit-blob-b07319286bd078333352ee8a1e16d89cbc430c4b%2Flux4.webp?alt=media)

* Hari sudah larut malam dan Celica berpamitan kepada SKK untuk menyerahkan sisa pekerjaan yang ada. Celica mengingatkan pentingnya istirahat dan menyatakan bahwa ia tidak bisa membantu urusan internal unit Gray Raven. Ia juga meminta SKK untuk segera melakukan koneksi guna menyelesaikan persiapan.
* SKK melakukan koneksi dengan Liv di jam yang sangat larut tersebut. Liv terkejut melihat SKK masih terhubung dan mempertanyakan alasannya.
* Liv menjelaskan bahwa ia sedang menyortir dokumen-dokumen baru terkait pangkalan yang dikirim di tengah malam. Liv memberi tahu SKK bahwa tugas SKK nanti hanyalah tinggal memverifikasi dokumen tersebut setelah semuanya selesai ia rapikan.
* SKK merasa pekerjaan itu seharusnya menjadi tanggung jawabnya. Namun, Liv menolak dengan alasan bahwa buku panduan koneksi tidak merekomendasikan seorang SKK bekerja larut malam. Liv mengingatkan bahwa Construct tidak membutuhkan tidur, berbeda dengan tubuh biologis manusia milik SKK.
* Liv menyatakan bahwa tujuannya mengambil alih semua dokumen administrasi adalah demi meningkatkan kesejahteraan dan kesehatan SKK. Jika SKK tetap memaksakan diri untuk bekerja lembur, maka semua upaya yang Liv lakukan akan menjadi sia-sia.
* Liv memerintahkan SKK untuk segera memutuskan koneksi saat itu juga. Ia menegaskan bahwa ia terpaksa harus memutuskan koneksi tersebut agar efisiensi kerjanya dalam menyortir dokumen tidak menurun. Cerita berakhir ketika Liv meminta SKK untuk berhenti mengganggunya.

## Liv: Lux V

![](https://3561806657-files.gitbook.io/~/files/v0/b/gitbook-x-prod.appspot.com/o/spaces%2FquS8tcvXaN6rGmTpzPZM%2Fuploads%2Fgit-blob-5a2b13db01fd3b7648dd8e0aa1047983b2f3b115%2Flux5.webp?alt=media)

* Tim Gray Raven sedang berada di lapangan untuk menjalankan misi melacak musuh khusus (special Corrupted). Lee menyebutkan bahwa pelacakan ini sulit karena musuh tidak meninggalkan jejak gelombang (waveform signatures).
* Lucia mencoba meminta bantuan Liv untuk memeriksa radar dan mengirimkan permintaan bala bantuan di area tersebut. Namun, Liv tidak merespons dan tampak melamun hingga harus dipanggil kembali oleh Lucia.
* Liv meminta maaf dan berdalih bahwa tubuh/frame-nya berfungsi normal. Meski demikian, Lee menyadari adanya keanehan karena sikap Liv yang tidak fokus tersebut sudah terjadi sejak mereka meninggalkan pangkalan.
* Di tengah percakapan, Liv tiba-tiba kehilangan kesadaran atau mengalami malafungsi (M.I.N.D. collapse), memicu kepanikan Lucia.
* Lee segera memeriksa kondisi Liv dan menemukan bahwa M.I.N.D. Liv berada dalam kondisi berantakan karena penyimpanan data sementara (data caching) miliknya telah melampaui batas ambang aman.
* SKK memutuskan untuk memprioritaskan keselamatan Liv. Lee menjelaskan bahwa meskipun Construct tidak membutuhkan tidur layaknya manusia, M.I.N.D. mereka tetap memerlukan waktu istirahat secara berkala untuk memproses akumulasi data yang berlebihan. Penumpukan cache yang berlebih ini diibaratkan seperti gejala demam tinggi pada manusia.
* Misi akhirnya ditunda, dan tim memutuskan untuk segera membawa Liv kembali ke pangkalan guna mendapatkan penanganan medis.

## Liv: Lux VI

![](https://3561806657-files.gitbook.io/~/files/v0/b/gitbook-x-prod.appspot.com/o/spaces%2FquS8tcvXaN6rGmTpzPZM%2Fuploads%2Fgit-blob-6138233dbc9f632d9d66b9c614b002c954878528%2Flotus3.webp?alt=media)

* Lee menggunakan terminal untuk membersihkan sebagian memori penyimpanan (cache) Liv. Ia menginstruksikan Liv untuk tetap diam dan tidak bergerak, serta mengingatkan bahwa Liv sudah membebani dirinya sendiri secara berlebihan dengan mengambil alih semua tugas pertempuran, persiapan, hingga dokumen SKK.
* Liv sempat bersikeras bahwa ia bisa mengurus dirinya sendiri. Lee kemudian memilih untuk mundur dari ruangan dan menyerahkan sisa penanganan emosional Liv kepada SKK.
* Setelah Lee pergi, Liv meminta maaf kepada SKK karena sempat kehilangan kendali emosinya dan berjanji akan menulis laporan tinjauan (review report).
* Saat ditanya mengenai alasannya memaksakan diri, Liv akhirnya mengaku bahwa ia takut terlihat lemah di hadapan SKK. Lebih jauh lagi, ia mengungkapkan kecemasan yang mendalam bahwa perang ini suatu saat akan berakhir.
* Liv menjelaskan bahwa sejak perang pecah, ia terjebak dalam siklus kehilangan dan mendapatkan sesuatu yang berulang hingga ia terbiasa dengannya. Setiap kali sendirian, ia selalu mempertanyakan akan menjadi siapakah dirinya saat perang selesai nanti. Memaksakan diri bekerja tanpa henti adalah caranya untuk menghindari pertanyaan eksistensial tersebut.
* Lucia tiba-tiba menimpali dan menyetujui pendapat SKK bahwa meskipun mereka diciptakan untuk perang, mereka tidak harus berada di dalamnya selamanya. Lucia menambahkan bahwa masa depan setelah perang masih terlalu jauh, sehingga ia lebih tertarik pada apa yang bisa dan ingin mereka lakukan sekarang.
* Lucia kemudian bertanya apa yang ingin Liv lakukan saat ini. Cerita berakhir dengan Liv yang menyatakan keinginan tulusnya, yaitu ingin tetap berada di sisi SKK.
