> For the complete documentation index, see [llms.txt](https://pgrtldrid.gitbook.io/main/llms.txt). Markdown versions of documentation pages are available by appending `.md` to page URLs; this page is available as [Markdown](https://pgrtldrid.gitbook.io/main/affection-story/plume.md).

# Lucia: Plume

![](https://3561806657-files.gitbook.io/~/files/v0/b/gitbook-x-prod.appspot.com/o/spaces%2FquS8tcvXaN6rGmTpzPZM%2Fuploads%2Fgit-blob-fd37a278b6db8f0c4d07a1125d121000b5c230c2%2Fplume.webp?alt=media)

## Lucia: Plume I

![](https://3561806657-files.gitbook.io/~/files/v0/b/gitbook-x-prod.appspot.com/o/spaces%2FquS8tcvXaN6rGmTpzPZM%2Fuploads%2Fgit-blob-cf91af77af1f8897510aa7ef1c4e136a034ed11e%2Fplume1.webp?alt=media)

* Lee dan Liv sedang sibuk mengatur kalibrasi terminal dan peralatan jaringan setelah pertempuran selesai.
* Lee menyarankan SKK untuk memeriksa Lucia yang terlihat menyendiri setelah misi berakhir. Liv mengungkapkan kekhawatiran apakah Lucia merasa menjauh dari tim.
* SKK menemukan Lucia di sebuah area terbuka sedang berlatih pedang sendirian. Lucia tampak kesulitan mengalirkan gerakan tebasannya secara halus dan terus bergumam mengoreksi dirinya sendiri.
* Lucia menjelaskan bahwa ia sedang mempelajari data formasi dari frame Lotus dan Dawn. Ia meminta SKK untuk mengawasi gerakannya karena ia percaya SKK adalah orang yang paling mengenal pola serangan dan postur "Lucia yang lama."
* Sebelum latihan dimulai, Liv memanggil SKK melalui saluran komunikasi karena membutuhkan biometrik SKK untuk membuka kunci peralatan tertentu.
* Lucia memutuskan untuk mengawal SKK kembali ke kamp. Di tengah jalan, Lucia meminta untuk menggandeng tangan SKK dengan alasan "verifikasi data memori periferal."
* Saat tangan mereka bersentuhan, Lucia merasakan getaran (tremor) yang kuat dalam dirinya. Merasa sangat malu atau kewalahan secara emosional, Lucia tiba-tiba melepaskan tangan SKK dan lari menjauh.

## Lucia: Plume II

![](https://3561806657-files.gitbook.io/~/files/v0/b/gitbook-x-prod.appspot.com/o/spaces%2FquS8tcvXaN6rGmTpzPZM%2Fuploads%2Fgit-blob-2c90c7a0d0fbc6e62a31abd4a1403071384554c8%2Fplume2.webp?alt=media)

* Lucia menemui SKK di lorong untuk meminta maaf karena telah melarikan diri secara tiba-tiba pada pertemuan sebelumnya.
* Lucia menjelaskan bahwa kontak fisik (berpegangan tangan) menyebabkan "malfungsi internal" berupa fluktuasi M.I.N.D. yang tidak terduga. Ia bingung karena fluktuasi ini ada dalam data memori lamanya namun sebelumnya dianggap sebagai error.
* Lucia menceritakan upayanya untuk bersosialisasi dengan anggota tim lain. Ia mencoba bersikap ramah dan menyetujui tantangan duel dari Karenina, namun hal ini justru memicu ketegangan aneh (saling menatap tajam selama berjam-jam) karena tidak sesuai dengan dinamika rivalitas mereka yang biasanya.
* Lucia mengungkapkan bahwa semakin ia mencoba meniru "dirinya yang lama", ia merasa semakin jauh dari identitas tersebut. Ia merasa tindakannya sering kali menjadi aneh atau tidak sinkron.
* Di akhir percakapan, Lucia menunjukkan sisi rentannya. Ia bergumam bahwa ia merasa harus segera kembali menjadi "dirinya sendiri" karena takut akan digantikan oleh orang-orang hebat lain di sekitar SKK.
* Cerita berakhir dengan SKK yang memberikan kepastian bahwa ia tetap berada di sisi Lucia, yang sedikit menenangkan kekhawatirannya.

## Lucia: Plume III

![](https://3561806657-files.gitbook.io/~/files/v0/b/gitbook-x-prod.appspot.com/o/spaces%2FquS8tcvXaN6rGmTpzPZM%2Fuploads%2Fgit-blob-1b8c65dfd50dbdb0f5e12734169b03d48eb2f430%2Flotus2.webp?alt=media)

* Lucia menghabiskan waktu di tempat istirahat dengan mengamati dan memberikan komentar internal mengenai karakteristik setiap individu yang lewat, mulai dari rekan setimnya (Lee dan Liv) hingga anggota tim lain seperti Chrome, Kamui, Sophia, Karenina, dan Bianca.
* SKK menyadari perilaku Lucia yang terus bergumam sendiri dan bertanya apa yang sedang ia lakukan. Lucia menjelaskan bahwa ia sedang memverifikasi data dan melengkapi kesan pribadinya terhadap rekan-rekannya.
* Ayla muncul dengan peralatan telemetri dan ikut serta dalam percakapan. Lucia memberikan deskripsi objektif tentang Ayla, namun Ayla merasa deskripsi tersebut terlalu kaku.
* Ayla memanfaatkan memori Lucia yang hilang/terfragmentasi dengan mengklaim bahwa dulu Lucia memiliki nama panggilan sayang untuknya, yaitu "Bae-la".
* Ayla kemudian menggoda SKK dengan nempel secara fisik. Lucia, yang tidak bisa memverifikasi kebenaran klaim Ayla namun merasa terganggu secara emosional, segera memisahkan Ayla dari SKK.
* Lucia memperingatkan SKK untuk menghindari kontak fisik di tempat umum demi "keamanan", lalu pergi meninggalkan tempat tersebut sambil malu-malu.

## Lucia: Plume IV

![](https://3561806657-files.gitbook.io/~/files/v0/b/gitbook-x-prod.appspot.com/o/spaces%2FquS8tcvXaN6rGmTpzPZM%2Fuploads%2Fgit-blob-d4a35b9e6a07297be199c3ceb18db6c16aeb9686%2Fplume4.webp?alt=media)

* Cerita dimulai dengan Celica yang meminta bantuan SKK untuk mengantarkan tumpukan dokumen dokumen penting ke R\&D Section 2 karena ia harus menyiapkan rapat Dewan.
* Saat mendekati lokasi, SKK mendengar ledakan kecil dan melihat asap keluar dari ruangan. Khawatir terjadi sesuatu yang buruk, SKK segera masuk ke dalam.
* Di dalam, SKK menemukan Lucia di tengah kekacauan (peralatan berserakan dan bekas gosong). Lucia menjelaskan bahwa ia sedang mencoba memasak di ruang tersebut karena departemen sebelumnya telah pindah ke ruang kerja baru.
* Lucia menyatakan bahwa ia ingin memperbaiki kemampuannya yang buruk dalam memasak sebagai bagian dari upaya menjadi "dirinya yang dulu."
* Lucia menyajikan makanan yang tampak indah dan harum. Ia mengaku menambahkan "zat aromatik kimia" dari peneliti Section 2 untuk meningkatkan aroma makanan, meskipun zat tersebut bukan bahan makanan umum.
* Lucia bersikeras menyuapi SKK. Meskipun aromanya menarik, rasa makanan tersebut sangat buruk dan mengingatkan SKK pada "zat hitam" mengerikan yang pernah dimasak Lucia di masa lalu.
* Setelah dipaksa memakan beberapa suapan, SKK mengalami syok dan kehilangan kesadaran (pingsan), membuat Lucia panik.

## Lucia: Plume V

![](https://3561806657-files.gitbook.io/~/files/v0/b/gitbook-x-prod.appspot.com/o/spaces%2FquS8tcvXaN6rGmTpzPZM%2Fuploads%2Fgit-blob-1b8c65dfd50dbdb0f5e12734169b03d48eb2f430%2Flotus2.webp?alt=media)

* SKK terbangun di kamarnya dan mendapati Lucia sedang menunggu di sudut ruangan dengan tenang.
* Lucia meminta maaf atas "eksperimen gagal" yang membuat SKK pingsan. Kejadian tersebut ternyata menjadi titik balik bagi Lucia untuk memahami lebih dalam mengenai dirinya yang lama maupun yang baru.
* Selama SKK pingsan, Lucia menjaga pintu kamar dan mengusir semua orang yang datang mencari SKK agar istirahatnya tidak terganggu. Ia menyatakan bahwa tidak ada misi hari ini sehingga SKK bisa beristirahat total.
* Lucia menjelaskan bahwa berdasarkan catatan, SKK adalah orang yang paling lama bersamanya. Ia memutuskan untuk berhenti meragukan dirinya sendiri dan mulai bertindak sesuai dengan keinginan hatinya saat ini, bukan sekadar mengikuti protokol memori.
* Lucia memberikan sebuah burung kertas (paper crane) yang dilipat dengan sangat teliti. Di dalam lipatan tersebut terdapat koordinat lokasi di daratan (groundside) dekat markas baru mereka.
* Melalui tulisan di burung kertas tersebut, Lucia secara eksplisit meminta SKK untuk menemuinya di waktu yang ditentukan, yang kemudian ia tegaskan secara lisan sebagai ajakan untuk berkencan.

## Lucia: Plume VI

![](https://3561806657-files.gitbook.io/~/files/v0/b/gitbook-x-prod.appspot.com/o/spaces%2FquS8tcvXaN6rGmTpzPZM%2Fuploads%2Fgit-blob-79ebf4f669c09bb7d4fb56a138865146da3fcd69%2Fplume6.webp?alt=media)

* SKK tiba di lokasi koordinat yang diberikan sebelumnya. Lucia ternyata sudah menunggu beberapa jam lebih awal untuk memastikan ia tidak melewatkan kedatangan SKK.
* Lucia menyatakan bahwa proses pemulihan dan peninjauan datanya telah selesai. Ia kini memahami siapa dirinya dan apa yang harus ia lakukan.
* Lucia menunjukkan sisi yang lebih playful dan santai. Ia menyiapkan jamuan makan di atas tikar, namun kali ini ia mengaku bahwa makanan tersebut dibuat oleh staf pendukung demi kesehatan SKK (menghindari insiden keracunan sebelumnya).
* Sambil menikmati suasana malam, Lucia membahas tentang Tabula Akasha dan konsep "pengembara" (alien) yang pernah disebut oleh Qu. Ia berspekulasi apakah ada teknologi asing yang bisa menghapus Punishing Virus.
* Lucia menyimpulkan bahwa harapan (seperti keberadaan alien penolong) mungkin hanyalah angan-angan, dan cara satu-satunya untuk mendapatkan sesuatu adalah dengan berjuang mencapainya sendiri.
* Di bawah sinar bulan, Lucia memeluk SKK dari belakang. Ia menerima bahwa meskipun ia mungkin tidak akan pernah menjadi "dirinya yang dulu" secara identik, ini adalah cara "Lucia" yang sekarang dalam mengekspresikan perasaannya.
