> For the complete documentation index, see [llms.txt](https://pgrtldrid.gitbook.io/main/llms.txt). Markdown versions of documentation pages are available by appending `.md` to page URLs; this page is available as [Markdown](https://pgrtldrid.gitbook.io/main/affection-story/pyroath.md).

# Lucia: Pyroath

![](https://3561806657-files.gitbook.io/~/files/v0/b/gitbook-x-prod.appspot.com/o/spaces%2FquS8tcvXaN6rGmTpzPZM%2Fuploads%2Fgit-blob-ea9203a901f3f6a3e5bfd2ac3d4b6031e8271c83%2Fpyroath.webp?alt=media)

## Lucia: Pyroath I

![](https://3561806657-files.gitbook.io/~/files/v0/b/gitbook-x-prod.appspot.com/o/spaces%2FquS8tcvXaN6rGmTpzPZM%2Fuploads%2Fgit-blob-f5a6ac25f41fa964c33d9b5f611a1b957e4c3dfd%2Fpyroath1.webp?alt=media)

* Cerita dimulai di dalam hutan basah pasca-hujan. Berkat navigasi Lucia, SKK berhasil menemukan sebuah perangkat suara yang terkubur di tanah dalam kondisi lampu indikator berkedip tetapi tidak bersuara.
* Lucia mengabarkan lewat saluran komunikasi bahwa ia telah selesai mengumpulkan perangkat di areanya dan sedang terbang dengan kecepatan tinggi menuju lokasi SKK menggunakan keunggulan mobilitas frame barunya.
* Cerita beralih ke ingatan tiga hari sebelumnya di ruang latihan Science Council. Asimov memeriksa data performa Lucia. Meskipun stabil, Asimov menilai ruang latihan terlalu membatasi untuk menguji frame Pyroath. Ia merekomendasikan misi standar di lapangan agar performa frame dapat diuji dalam pertempuran nyata dengan data yang diunggah secara real-time.
* Lucia mendarat dari langit di hadapan SKK di dekat sebuah danau. Mereka bertukar sapa menggunakan gelar baru mereka dalam misi ini (acting Commandant Lucia dan Captain SKK).
* Saat hendak mengambil perangkat suara terakhir, Lucia berhenti karena melihat sepasang burung (induk dan anaknya) di dekat perangkat tersebut. Lucia memilih untuk menunggu sejenak agar tidak mengejutkan hewan-hewan tersebut. Ia mengekspresikan rasa kagumnya terhadap kehidupan baru yang mulai muncul di hutan tersebut.
* Setelah burung-burung pergi, Lucia mengambil perangkat suara terakhir di area tersebut.
* Secara mengejutkan, seekor anjing pelacak muncul dari semak-semak. Melalui pemeriksaan cip pada kerah lehernya, terverifikasi bahwa hewan tersebut adalah anjing milik tim patroli resmi yang dilatih untuk melacak gelombang suara frekuensi rendah.
* Anjing tersebut berada sendirian tanpa anggota tim patrolinya dan mulai menggonggong serta berperilaku gelisah, memberi isyarat agar diikuti.
* Terdengar suara gemerisik dari semak-semak yang lebih jauh. Anjing tersebut langsung melompat mengejar ke arah semak. Lucia mengidentifikasi adanya kehadiran seseorang di sana, yang diduga merupakan bagian dari kelompok pemulung keras kepala yang menghindari penangkapan. Cerita berakhir saat SKK memberikan perintah untuk mengejar, dan Lucia bergerak melaksanakan perintah tersebut.

## Lucia: Pyroath II

![](https://3561806657-files.gitbook.io/~/files/v0/b/gitbook-x-prod.appspot.com/o/spaces%2FquS8tcvXaN6rGmTpzPZM%2Fuploads%2Fgit-blob-ec9e76ac5abbf563a60f66b8c7ea12f73d599062%2Fpyroath2.webp?alt=media)

* Anjing patroli bernama Beefy memandu Lucia dan SKK hingga sampai ke reruntuhan bangunan tua pasca-hujan. Beefy menggonggong ke arah dinding yang runtuh untuk menandai lokasi target.
* Seorang pemulung ditemukan bersembunyi di dalam reruntuhan dalam kondisi kelelahan. Pemulung tersebut langsung bersikap defensif, panik, dan membentak Lucia agar tidak mendekat.
* Lucia mencoba menjelaskan dengan tenang bahwa hutan sudah tidak aman karena penyebaran Red Tide. Namun, pemulung tersebut meluapkan kemarahannya secara emosional. Ia merasa kehidupan mereka yang sudah mandiri (bisa menanam makanan sendiri) diganggu oleh kedatangan pihak Babylonia yang ingin mengusir mereka.
* Atas isyarat dari SKK, Lucia menunjukkan perangkat suara frekuensi rendah yang telah mereka kumpulkan. SKK menjelaskan bahwa tiga kamp pemulung lainnya telah hancur karena gelombang frekuensi rendah dari perangkat tersebut justru memandu para Corrupted dan Hetero-Creatures untuk melacak keberadaan manusia.
* SKK memperlihatkan peta proyeksi udara dari Babylonia yang menampilkan visualisasi tingkat konsentrasi Punishing Virus dan kecepatan penyebaran Red Tide yang akan segera menelan seluruh hutan tersebut. Melihat fakta tersebut, sang pemulung langsung terduduk lemas dan menyadari kekeliruannya.
* Ketika pemulung tersebut putus asa karena kehilangan segalanya dan kehabisan bibit tanaman, SKK dan Lucia menawarkan solusi di area konservasi. Mereka menjelaskan bahwa di sana lebih aman, terdapat bantuan tenda, bibit tanaman baru, serta peluang kerja (seperti pengemudi transportasi atau kru patroli). Penjelasan ini berhasil menumbuhkan kembali harapan sang pemulung.
* Setelah merasa aman dan diyakinkan bahwa mereka tidak sendirian, pemulung tersebut memanggil anggota keluarga dan teman-temannya yang lain keluar dari tempat persembunyian untuk bersiap dievakuasi.
* Anggota Patroli A tiba di lokasi setelah sebelumnya sempat tersesat setelah bertarung melawan Corrupted. Ia langsung disambut oleh anjingnya, Beefy.
* Setelah mengetahui bahwa para pemulung akhirnya menyadari bahaya perangkat suara tersebut, Anggota Patroli A mengapresiasi kerja keras Lucia dan SKK yang berhasil membersihkan zona tersebut. Ia setuju untuk mengawal seluruh pemulung kembali ke area konservasi dengan aman.
* Karena merasa Beefy sangat menyukai Lucia (mengingatkan Lucia dan SKK pada anak anjing yang pernah mereka rawat dulu) dan memiliki kemampuan melacak yang sangat hebat, Anggota Patroli A menawarkan agar Beefy ikut membantu misi mereka. Lucia menerima tawaran tersebut, dan mereka bersiap melanjutkan pembersihan perangkat di zona tersisa bersama Beefy.

## Lucia: Pyroath III

![](https://3561806657-files.gitbook.io/~/files/v0/b/gitbook-x-prod.appspot.com/o/spaces%2FquS8tcvXaN6rGmTpzPZM%2Fuploads%2Fgit-blob-2c5b38214e349b84b7f75fe03510fcd1945e2551%2Fpyroath3.webp?alt=media)

* Saat menyusuri medan hutan yang rimbun, Lucia menyadari adanya keanehan karena sinyal target terus berubah arah secara berlawanan. Mengingat minimnya aliran air di depan, mereka menduga perangkat tersebut dipindahkan oleh hewan (mirip dengan insiden sarang burung sebelumnya).
* Pelacakan menggunakan sinyal membawa mereka ke dasar sebuah pohon raksasa yang sangat tinggi dengan kulit kayu yang penuh dengan bekas luka pertempuran.
* Karena ketinggian pohon yang ekstrem dinilai terlalu berbahaya bagi SKK (meskipun menggunakan setelan pelindung dan eksoskeleton), Lucia memutuskan naik sendiri memanfaatkan pendorong (thruster) frame Pyroath miliknya.
* Di dalam lubang pohon di atas kanopi, Lucia menemukan tumpukan barang seperti bulu, batu, dan pinus. Pelaku yang memindahkan perangkat suara tersebut ternyata adalah seekor tupai yang suka mengumpulkan barang. Lucia berhasil mengamankan perangkat kedua dari bawah tersebút.
* Dari ketinggian kanopi, Lucia melihat lokasi perangkat terakhir yang berada di dekat sebuah kolam yang dikelilingi bunga dan rumput segar.
* Kolam tersebut memicu ingatan tentang buku catatan lama berhalaman menguning yang pernah diberikan Lucia kepada SKK sebagai hadiah Hari Aktivasi. Tempat ini adalah medan pertempuran lama di mana Lucia dulu pernah bertarung sendirian melawan gelombang Corrupted. Dulu area tersebut hancur dan hanya menyisakan satu bunga kecil, namun kini ekosistemnya telah pulih dan dipenuhi tanaman serta hewan kecil berkat staf konservasi lokal.
* Di dekat kolam, Lucia mengamankan perangkat suara terakhir yang tersembunyi di bawah hamparan semanggi (clovers). Sambil mencari, Lucia mengenang saat-saat ia melihat seekor gagak abu-abu setelah pertempuran masa lalu dan impiannya untuk bisa terbang bebas bersama SKK.
* Pencarian semanggi berdaun empat tidak membuahkan hasil, namun anjing patroli Beefy tiba-tiba muncul membawa seekor katak kecil di atas kepalanya. Katak tersebut melompat dengan tenang ke atas tangan Lucia.
* Saat katak tersebut melompat kembali, perhatian Lucia dan SKK teralih ke langit sebelah timur, di mana sebuah pelangi indah membentang di atas kolam di tengah hamparan bunga yang bermekaran. Misi pembersihan perangkat suara pun berakhir dengan sukses.

## Lucia: Pyroath IV

![](https://3561806657-files.gitbook.io/~/files/v0/b/gitbook-x-prod.appspot.com/o/spaces%2FquS8tcvXaN6rGmTpzPZM%2Fuploads%2Fgit-blob-bf9c60f42138c493c2655a51b4deee2d85c9819c%2Fpyroath4.webp?alt=media)

* Cerita dimulai di kamp darurat pada malam hari. Kapten Patroli menyampaikan laporan bahwa sebagian besar perangkat suara di area tersebut telah berhasil dikumpulkan berkat bantuan SKK dan Lucia.
* Kapten Patroli mengumumkan perkembangan baru dari informasi para pemulung. Mereka menemukan sebuah resor hutan terbengkalai yang penuh dengan perangkat suara, dan area tersebut dikonfirmasi sudah mulai diinvasi oleh Corrupted. Beruntung, para pemulung belum sempat pindah ke sana karena masih mengurus ladang tanaman mereka.
* Kapten Patroli memberikan instruksi panjang lebar selama sekitar 15 menit mengenai aturan pertempuran dan protokol keselamatan untuk operasi pembersihan keesokan harinya.
* Setelah rapat selesai, Kapten Patroli menahan SKK untuk berterima kasih secara personal. Ia meminta SKK memimpin pembersihan di resor besok karena dirinya mendapatkan tugas patroli mendesak di area yang lebih jauh.
* Sebelum pergi terburu-buru, sang Kapten berjanji akan menjamu tim SKK dengan makanan spesialisasi lokal wilayah konservasi setelah tugasnya selesai.
* Sambil Lucia mengunggah data adaptasi frame barunya, SKK duduk menemani di dekat api unggun. Lucia mencoba melipat kertas origami membentuk semanggi berdaun empat (four-leaf clover) sebagai simbol kebahagiaan dan keberuntungan untuk SKK.
* Kertas pertama robek karena tingkat kesulitan melipat yang cukup tinggi. Lucia lalu merobek halaman dari sebuah buku catatan tua miliknya. Atas bantuan arahan dan bimbingan SKK, mereka berdua akhirnya berhasil membuat dua buah origami semanggi berdaun empat yang identik pada saat bersamaan dan saling bertukar origami tersebut.
* Terungkap bahwa halaman yang digunakan Lucia untuk melipat origami tersebut penuh dengan tulisan tangan. Lucia mengaku bahwa selama masa adaptasi frame, ia sering pergi ke perpustakaan untuk membaca buku-buku yang pernah dibaca SKK guna mencari "jejak" pemikiran sang SKK. Ia mencatat setiap kutipan yang menyentuh hatinya, dan sengaja memilih halaman berisi kutipan penuh doa/berkat untuk dijadikan origami.
* Setelah origami tersebut disimpan dengan aman, suasana malam menjadi rileks tanpa ada tekanan tenggat waktu. Lucia kemudian menawarkan diri untuk menceritakan kisah pertempuran masa lalu yang pernah terjadi di area tersebut kepada SKK untuk melewatkan sisa malam yang panjang.

## Lucia: Pyroath V

![](https://3561806657-files.gitbook.io/~/files/v0/b/gitbook-x-prod.appspot.com/o/spaces%2FquS8tcvXaN6rGmTpzPZM%2Fuploads%2Fgit-blob-145a57e06cdb4a09803f231b64da4770e47c52f3%2Fpyroath5.webp?alt=media)

* Saat tim sedang mencari perangkat suara di area resor, Anggota Patroli A datang dengan antusias melaporkan bahwa anjing pelacak Beefy baru saja menemukan pemandian air panas alami yang tersembunyi di balik rambatan tanaman merambat.
* Anggota Patroli A sempat mengeluh karena tidak bisa menikmatinya lantaran harus melapisi ulang pelindung air pada frame-nya terlebih dahulu. Melihat SKK yang tampak kelelahan akibat tekanan misi belakangan ini, Lucia menyarankan agar SKK beristirahat di sana setelah misi selesai. Mereka sepakat untuk memprioritaskan penyelesaian tugas terlebih dahulu.
* Menjelang tengah hari, porsi kerja di sektor tersebut selesai untuk sementara waktu. Lucia membuka paket logistik dan menyiapkan jatah makanan darurat menggunakan unit pemanas kecil.
* Menyadari bahwa setelah misi ini mereka harus segera kembali ke Babylonia untuk penyesuaian sistem sebelum menuju medan perang berikutnya, Lucia merasakan kedamaian sesaat di hutan tersebut. Lucia menggenggam tangan SKK dengan erat dan meyakinkannya bahwa suatu hari nanti, dunia akan terbebas dari Punishing Virus, Red Tide, dan Corrupted, sehingga mereka bisa berjalan bersama di bawah langit yang tenang.
* Tim berpindah ke sebuah pusat perbelanjaan (mall) besar di dalam resor yang dipenuhi debu tebal dan puing-puing runtuh. Berdasarkan informasi, para pemulung menumpuk pasokan dan menaruh banyak perangkat suara di sana.
* Saat membersihkan barang-barang yang berserakan untuk mengambil perangkat suara kedua, SKK menemukan sebuah kotak hijau yang sudah penyok dan menguning. Kotak tersebut dipastikan sebagai blind box edisi "Froggie in Search of Happiness" yang sudah lama berhenti diproduksi.
* Lucia dan SKK membuka kotak tersebut bersama-sama. Mereka sangat beruntung karena berhasil mendapatkan boneka Froggie yang sedang memeluk semanggi berdaun empat—sebuah edisi rahasia (secret edition) yang tidak tertera pada daftar reguler luar kotak.
* Sesaat setelah merasakan kegembiraan, terminal Lucia berbunyi memberikan peringatan darurat mengenai kedatangan para Corrupted yang terpikat oleh sinyal frekuensi rendah. Lucia mengikatkan boneka Froggie tersebut di pinggangnya dan langsung bersiap maju ke depan pintu toko. Momen ini membangkitkan ingatan SKK pada masa lalu, di mana Lucia berdiri dengan tekad bulat yang sama, membawa Froggie di pinggangnya demi melindungi kenangan bersama mereka.

## Lucia: Pyroath VI

![](https://3561806657-files.gitbook.io/~/files/v0/b/gitbook-x-prod.appspot.com/o/spaces%2FquS8tcvXaN6rGmTpzPZM%2Fuploads%2Fgit-blob-801f6ee4854b4ece58d6f7e1e7bbeeea533b2bcd%2Fpyroath6.webp?alt=media)

* Cerita dimulai dengan runtuhnya musuh terakhir akibat kobaran api Lucia, disusul oleh satu tembakan penyelesaian yang tepat sasaran dari SKK ke arah inti energi musuh.
* Anggota Patroli A datang memberikan pujian atas kerja sama tim Gray Raven yang dinilainya sangat bersih dan efisien. Namun, Anggota Patroli B menenangkannya agar memberikan waktu bagi SKK dan Lucia untuk beristirahat.
* Tim patroli mengonfirmasi bahwa dengan bersihnya pusat perbelanjaan tersebut, misi Gray Raven secara resmi telah selesai. Karena pesawat transportasi menuju Babylonia baru akan tiba lusa, tim patroli menyarankan mereka menikmati waktu luang sebelum pergi terburu-buru mengurus barang-barang pemulung.
* Atas saran spontan dari Lucia yang teringat rekomendasi kapten patroli sebelumnya, mereka menyusuri jalan tersembunyi menuju pemandian air panas terbengkalai di resor tersebut.
* Meskipun sudah bertahun-tahun tidak terawat, aliran air segar menjaga kolam tetap bersih dari dedaunan mati. SKK merendam kaki di air hangat untuk menghilangkan penat. Lucia kemudian membantu memijat leher dan punggung SKK yang kaku menggunakan teknik yang ia pelajari dari buku di perpustakaan Babylonia.
* Lucia menyatakan bahwa rangkaian keberuntungan belakangan ini (menemukan boneka Froggie, pelangi, dan mengunjungi kolam) terasa seperti mimpi yang menjadi kenyataan. Atas ajakan SKK, Lucia yang sebelumnya sudah melapisi frame-nya dengan pelindung air ikut merendam kakinya di kolam.
* SKK menebak bahwa kelancaran misi ini bukan sekadar keberuntungan, melainkan karena Lucia sengaja memacu kecepatan operasinya agar SKK bisa mendapatkan waktu istirahat. Lucia membenarkannya, namun ia juga mengingatkan bahwa SKK pun memilih lokasi misi ini agar Lucia bisa melepas penat. Mereka menyadari bahwa mereka memiliki sifat yang sama dalam hal memprioritaskan satu sama lain.
* Dalam suasana kabut uap yang tenang, Lucia memanggil nama SKK dan menyatakan kebahagiaan terbesarnya adalah bisa terus berada di sisi SKK.
* Lucia melingkarkan lengannya ke bahu SKK, menempelkan dahinya, dan memberikan kecupan lembut berulang kali di pipi serta sudut bibir SKK. Cerita diakhiri dengan bisikan lembut Lucia yang meminta sebuah janji agar mereka berdua tidak akan pernah terpisahkan lagi di masa depan.

## Lucia: Pyroath VII

![](https://3561806657-files.gitbook.io/~/files/v0/b/gitbook-x-prod.appspot.com/o/spaces%2FquS8tcvXaN6rGmTpzPZM%2Fuploads%2Fgit-blob-d0f2ab453916b9f0dc558950906e0e86e3417468%2Fpyroath7.webp?alt=media)

* Skuad Gray Raven berada di dalam pesawat transportasi yang berguncang menuju Babylonia. Akibat kelelahan, SKK tertidur pulas (doze off).
* Draf laporan misi yang belum selesai ditulis terlepas dari genggaman SKK dan jatuh ke lutut Lucia yang duduk tepat di sebelahnya. Lucia kemudian memungut buku catatan tersebut.
* Teks dokumen menunjukkan formulir permintaan dukungan Wilayah Konservasi (Conservation Area Support Request) dengan peringkat komisi B, yang berisi tugas mengevakuasi penduduk dan mengumpulkan barang tertentu bersama Task Force setempat.
* Di bawah dokumen tersebut, terdapat tulisan tangan SKK yang terburu-buru melingkari ID area tersebut. Terungkap bahwa ini adalah zona konservasi yang sama tempat Lucia menjalankan misi dukungan sendirian dua tahun lalu tepat di Hari Aktivasi.
* Banyak nama misi lain yang dicoret oleh SKK karena dianggap tidak cocok. SKK sengaja memilih misi ini dengan tujuan memberikan kesempatan bagi Lucia untuk beristirahat dan memulihkan diri dari efek adaptasi frame Pyroath yang sangat menguras tenaga.
* Saat tidur, posisi leher SKK bergeser karena guncangan atau karena mendengar panggilan lirih Lucia. Lucia dengan lembut membenarkan posisi tidur SKK agar bersandar dengan lebih nyaman di pundaknya.
* Lucia mengambil pulpen dan melanjutkan pengisian laporan misi yang terbengkalai tersebut hingga selesai tanpa suara.
* Lucia menutup buku catatan tersebut lalu menatap pemandangan luar jendela pesawat. Setelah terdiam sejenak menikmati ketenangan, Lucia memejamkan mata dan menyandarkan kepalanya ke arah SKK yang menjadi tempat bernaungnya yang damai. Cerita diakhiri dengan metafora bahwa dalam mimpinya, boneka Froggie akhirnya telah berhasil menemukan semanggi berdaun empatnya sendiri.
