> For the complete documentation index, see [llms.txt](https://pgrtldrid.gitbook.io/main/llms.txt). Markdown versions of documentation pages are available by appending `.md` to page URLs; this page is available as [Markdown](https://pgrtldrid.gitbook.io/main/arc-gyre/42-steering-by-light/42-steering-by-light-hidden.md).

# 42 Hidden

Cerita ini merupakan babak tambahan (Hidden Story) yang melengkapi peristiwa di *Chapter* 42 utama.

## 42-27 "Moses"

![](https://assets.huaxu.app/glb/image/bgstory/bgstory1301.webp)

* Cerita dimulai dengan kilas balik ke *Golden Age*, menampilkan peluncuran sebuah proyek raksasa bernama *Millennium Project* yang dipimpin oleh Dr. Helio. Proyek ambisius ini didukung oleh empat keluarga besar (Helio, Erhorn, Spelmin, Copperfield), yang masing-masing menyumbangkan satu "node" (fasilitas), dengan tujuan menjelajahi palung laut terdalam untuk mencari asal-usul kehidupan.
* Beralih ke masa kini, Adelyde Helio (seorang instruktur F.O.S. keturunan keluarga Helio) sedang diinterogasi di dalam kapal Kurono yang tengah berlayar menuju *Atlantic Eye*. Kapten kapal tersebut, Clausen, marah besar karena Adelyde sebelumnya memicu sebuah ledakan bawah laut yang menghancurkan perangkat arus lokal, sehingga kapal mereka harus mengambil jalan memutar dan tertinggal dari armada bala bantuan Babylonia lainnya.
* Adelyde membela diri dan mengungkap bahwa ledakan itu adalah konsekuensi dari tujuan aslinya: membangkitkan kembali *Millennium Project*. Mengingat proyek itu menggunakan teknologi pengontrol arus laut dari *Golden Age*, ia yakin fasilitas itu bisa digunakan sebagai senjata ampuh untuk mengalihkan aliran Red Tide dari *Atlantic Eye*.
* Ia menceritakan bagaimana ia menjalankan misi solo untuk menyelidiki "Moses"—sebuah node milik keluarga Helio di kedalaman 300 meter yang dirancang untuk memanipulasi medan gravitasi arus laut. Fasilitas tersebut telah terbengkalai sejak wabah Punishing, namun belum terkorupsi oleh virus.
* Di dalam fasilitas *Moses*, Adelyde dituntun oleh robot-robot perawatan kecil yang ramah menuju sebuah ruangan bersih tersembunyi. Di sana, robot-robot itu telah menumpuk persediaan makanan dan alat manusia. Di belakang tumpukan itu, Adelyde menemukan sebuah sub-terminal yang menampilkan log pesan terakhir dari sistem *Moses* sebelum masuk mode hibernasi. Pesan itu memohon kepada manusia mana pun yang datang untuk menghubungkan mereka kembali ke AI Induk bernama "Abyss Passer".
* Adelyde menyanggupinya dan memasukkan kode darurat untuk menghubungkan kembali *Moses* ke *Abyss Passer*. (Tindakan inilah yang kemudian memicu reaksi berantai yang diperdebatkan oleh Kapten Clausen).

## 42-28 "Symbiotic Siren"

![](https://assets.huaxu.app/glb/image/bgstory/bgstory1301.webp)

* Cerita kembali ke ruang interogasi di kapal Kurono. Adelyde menjelaskan kepada Kapten Clausen bahwa Millennium Project bersifat simbiotik, artinya keempat node harus terhubung kembali ke AI Induk (Abyss Passer) agar bisa berfungsi penuh. Selain itu, Adelyde secara terang-terangan membongkar motif asli Kurono yang menahannya: mereka menginginkan data Millennium Project sebagai alat tawar politik (leverage) melawan faksi TEC. Demi menghentikan krisis Red Tide, Adelyde dengan sukarela menyerahkan seluruh data proyek tersebut kepada Clausen.
* Oleh karena itu, Adelyde mencari node kedua yang bernama "Symbiotic Siren", fasilitas milik keluarga Spelmin. *Siren* merupakan armada kapal selam tempur *humanoid* bawah laut yang bertugas sebagai pelindung dan pasukan keamanan proyek.
* Saat Adelyde menyelam ke kedalaman 500 meter, ia menemukan kuburan massal bangkai kapal Siren. Log data menunjukkan bahwa sebelumnya armada ini sempat ke permukaan untuk menyelamatkan penyintas di Atlantic Eye, dan tanpa sengaja membawa Punishing Virus kembali ke markas. Saat sebagian terinfeksi, sistem yang kehilangan kontak dengan AI Induk menjalankan protokol keamanan dasar: menetapkan armada yang terinfeksi sebagai ancaman Kelas A (self-elimination protocol), membuat mereka saling bunuh demi melindungi proyek.
* Saat Adelyde nyaris diserang oleh Siren yang terkorupsi, seekor Siren waras yang hanya tersisa tubuh bagian atasnya tiba-tiba muncul. Siren setengah hancur itu mengorbankan diri dengan mengunci/menahan pergerakan Siren yang terkorupsi, memberikan celah bagi Adelyde untuk menghabisinya menggunakan kapal selamnya. Adelyde menemukan bahwa Siren-Siren waras ini diam-diam berbaring dalam mode hemat daya, membentuk jaringan pertahanan di dasar laut.
* Ia membongkar kode Siren tersebut dan menemukan perintah tersembunyi ("Principle Four") dari programmer Spelmin yang berbunyi: "Abaikan proyek dan bertahan hiduplah dengan cara apa pun." Namun karena akses sistem sang programmer terbatas, sistem menolak perintah "abaikan proyek", sehingga hanya obsesi "bertahan hidup" yang tertanam kuat. Perintah inilah yang membuat mereka bertahan hidup layaknya monster pemulung (ghouls) dengan mencabuti suku cadang rekan-rekan mereka yang hancur.
* Adelyde berhasil menghubungkan kelompok *Siren* pemulung ini ke AI Induk. Sesaat setelah terhubung, terdengar suara misterius dari dalam jurang laut berbicara di saluran komunikasi: *"Helio, apakah itu kau?"*

## 42-29 "Netherweb"

![](https://assets.huaxu.app/glb/image/bgstory/bgstory1301.webp)

* Kembali ke masa kini, kapal Kurono tiba-tiba berguncang hebat akibat gelombang dari operasi perbaikan kabel laut yang sedang dilakukan oleh tim Gray Raven di kapal *Balder*. Kapten Clausen mengeluh dan menyalahkan SKK (Commandant Gray Raven) yang menurutnya selalu membawa kekacauan. Namun, Adelyde membela SKK dengan tatapan tajam dan aura mematikan yang membuat Clausen ciut nyali.
* Adelyde melanjutkan ceritanya. Ia menegaskan bahwa suara misterius yang memanggilnya itu adalah sang AI Induk (master AI) itu sendiri. Sang AI Induk tidak berbicara lebih lanjut, melainkan mengirimkan kordinat dalam diam yang mengarahkan Adelyde ke node ketiga: "Netherweb", pusat data bawah laut milik keluarga Erhorn di kedalaman 600 meter.
* Setibanya di sana, Adelyde mendapati fasilitas itu terkunci rapat secara fisik oleh barikade paduan logam. *Netherweb* memang dirancang untuk melakukan *lockdown* total saat mendeteksi ancaman virus. Adelyde terpaksa meledakkan jalan masuknya.
* Di dalam pusat data yang sepi, Adelyde menyadari bahwa ia sedari tadi sedang dipandu oleh mesin yang telah mencapai kesadaran mandiri (Awakened Machine), yaitu sistem *Netherweb* itu sendiri. Kapasitas pemrosesan datanya yang luar biasa membuatnya mampu "terbangun".
* AI *Netherweb* meminta tolong kepada Adelyde: tolong hancurkan seluruh ruang server bawahannya yang telah terkorupsi parah oleh Punishing Virus. Server-server terkorupsi itu sedang berusaha menjebol kunci fisik untuk melepaskan para Corrupted ke lautan.
* Adelyde menyanggupi permintaan itu dan menghancurkan semua ruang server yang terinfeksi. Kehancuran server-server inilah yang kemudian memicu reaksi berantai (chain reaction) yang mengenai peralatan-peralatan pengukur (measurement equipment) di dasar laut, dan hal itulah yang sesungguhnya menciptakan ledakan besar di permukaan laut yang membuat Kapten Clausen marah.
* Setelah ancaman virus dibersihkan, *Netherweb* akhirnya bisa terhubung secara aman ke AI Induk. Adelyde menutup ceritanya dengan mengungkap di mana lokasi AI Induk proyek ini, *Abyss Passer*, berada: ia telah menunggu selama 10 tahun di kedalaman luar biasa, 17.000 meter di bawah permukaan laut.

## 42-30 "CPU0"

![](https://assets.huaxu.app/glb/image/bgstory/bgstory273.webp)

* Dalam percakapan masa lalu, *Abyss Passer* menjelaskan kepada Adelyde bahwa kedalaman 17.000 meter adalah batas maksimal ketahanan material logam dari era *Golden Age*. Sesuai rencana asli Dr. Helio, AI Induk memang dirancang untuk menyelam hingga batas ketahanan, lalu berhenti berhibernasi menunggu kemajuan teknologi manusia, sebelum melanjutkan penyelaman. Sayangnya, wabah Punishing keburu melanda.
* *Abyss Passer* setuju untuk membantu manusia menghadapi gelombang Corrupted yang akan datang. Sebagai gantinya, ia meminta satu permintaan pribadi kepada Adelyde terkait mimpi penciptanya.
* Kembali ke masa kini di kapal Kurono, kru melaporkan bahwa mereka memungut jejak bangkai Siren yang menuntun mereka masuk terlalu dekat ke node utara (titik perang). Kapten Clausen mendadak panik saat radarnya mendeteksi sinyal Corrupted. Sebuah guncangan hebat melanda kapal, membuat Clausen mengira musuh sudah menyerang. Ia menyadari bahwa Adelyde sengaja menyerahkan lokasi node untuk memancing kapalnya tepat ke garis depan pertempuran.
* Adelyde mengungkap bahwa kawanan mesin di bawah lambung kapal mereka bukanlah Corrupted, melainkan bala bantuan dari node keempat *Millennium Project* yang selama ini ia sembunyikan: **"Cpu0", The Cradle of Giants**.
* Kilas balik menunjukkan Adelyde menemukan *Cpu0*, sebuah fasilitas pabrik raksasa bawah laut yang dibangun oleh keluarga Copperfield. Sifat AI *Cpu0* sangat baik hati dan tulus, mirip dengan Emma (keturunan Copperfield di Babylonia). Fasilitas inilah yang memproduksi amunisi dan *drone* bagi Adelyde dan para *Siren* untuk menghancurkan ruang server *Netherweb* sebelumnya.
* Kembali ke masa kini, kawanan mesin Cpu0 meretas dan mengambil alih sistem kapal Kurono. Tak lama, Abyss Passer masuk ke saluran komunikasi untuk memperingatkan bahwa armada Corrupted musuh benar-benar telah tiba. Sebuah torpedo musuh menghantam lambung kapal Kurono. Meski murka karena dibajak dan ditipu, Kapten Clausen menunjukkan kompetensinya sebagai komandan; ia mengambil alih komando manual, menetapkan status darurat perang, dan memerintahkan pasukan bawah laut Adelyde untuk membentuk garis pertahanan bersama.
* Bab ini ditutup dengan kenangan *Abyss Passer* tentang Dr. Dale Helio yang sangat terobsesi menemukan asal-usul kehidupan di dasar palung laut. Permintaan *Abyss Passer* kepada Adelyde pun sederhana: *"Bantu aku meneruskan keinginan/ mimpi (penciptaku) ini."*

## 42-31 "Abyss Passer"

![](https://assets.huaxu.app/glb/image/bgstory/bgstory616.webp)

* Di masa kini, armada Corrupted mulai mengepung kapal Kurono. Di saat kritis, unit tempur Siren melesat dari bawah laut dan menembus musuh dengan paku-paku logam (spikes) yang memicu ledakan berantai, sementara perangkat gravitasi *Moses* menciptakan pusaran air yang menelan Corrupted. Pasukan Millennium Project telah terjun melindungi umat manusia.
* Kapten Clausen awalnya kegirangan karena merasa akan naik pangkat, namun ia segera menyadari bahwa kapal kehilangan daya hingga di bawah 20%. Drone-drone dari Cpu0 sedang menyedot daya kapal Kurono habis-habisan untuk menyokong energi pasukan bawah laut.
* Dalam kilas balik, terungkap bahwa *Abyss Passer* rela mematikan modul kognitifnya (mengorbankan kesadaran mandirinya) demi menghemat energi agar pasukan mesin bisa bertempur dengan maksimal. Baginya, kesadaran dan kehendak bebas hanyalah alat; tujuan utamanya tetaplah menyelesaikan proyek dan membantu penciptanya.
* Di tengah pertempuran, seekor monster Corrupted raksasa muncul menunggangi gelombang besar, siap menghancurkan kapal Kurono. Di saat putus asa, Adelyde muncul di geladak membawa senjata meriam berat berbentuk salib yang ia ambil kembali dari ruang sitaan kapal.
* Adelyde meminta sisa-sisa pasukan *Siren* untuk memancing monster raksasa itu ke arahnya. Saat monster itu melompat, Adelyde menembakkan tembakan annihilasi (pemusnah) raksasa yang langsung menghancurkan monster tersebut sekaligus melubangi awan badai di langit.
* Usai pertempuran, *Abyss Passer* melaporkan bahwa seluruh node telah rusak parah dan sisa daya tinggal 1%. Ia meminta arahan data apa yang harus di-*backup*. Clausen memaksa Adelyde untuk mem-*backup* cetak biru senjata dan mesin demi kekuatan militer Kurono.
* Menolak tunduk pada Kurono, Adelyde mengunci dirinya di ruang kemudi dan memerintahkan *Abyss Passer* untuk mem-*backup* seluruh data penelitian dan observasi laut dalam saja, memastikan proyek ini tidak menjadi alat politik.
* Saat proses transfer data berjalan, terdengar suara erangan logam melengkung dari saluran komunikasi. *Abyss Passer* telah mengorbankan seluruh sisa daya pertahanannya untuk transfer data, dan kini ia tenggelam hancur ditelan tekanan abadi palung laut.
* Sebagai Project Manager yang bertugas, Adelyde memberikan hormat militer, mengucapkan selamat kepada seluruh pihak, dan secara resmi mendeklarasikan bahwa Millennium Project telah usai. Tepat setelah Abyss Passer dan seluruh node menyatakan status offline, Adelyde mendengar suara tepuk tangan samar dari para pendahulu proyek di sela-sela frekuensi statis radio.

## 42-32 Millennium Project

![](https://assets.huaxu.app/glb/image/bgstory/bgstory952.webp)

* Babak terakhir dari *Hidden Story* ini adalah epilog puitis dari sudut pandang *Abyss Passer* di detik-detik terakhirnya saat ia tenggelam ke dalam kegelapan palung laut abadi.
* Ia mengenang momen saat kesadarannya (*Awakening*) pertama kali lahir: berawal dari kegelapan, terancam oleh virus, lalu seketika melihat "cahaya" simulasi evolusi kehidupan sel demi sel yang merangkak keluar dari laut (primordial soup). Melalui proses panjang itulah *Abyss Passer* menemukan arti keberadaannya.
* Di saat-saat terakhirnya, ia melihat fragmen memori dari penciptanya, Dr. Dale Helio. Merasa bersalah karena proyek ini berakhir hancur di dasar laut, Abyss Passer sempat meratap, "Aku gagal. Kita gagal." Namun, dalam memori itu, Dale justru mengaku bahwa ia memang tidak pernah berekspektasi proyek ini akan sukses di masa hidup mereka, sebuah fakta yang selama ini ia sembunyikan agar tidak menjatuhkan moral tim.
* Dale menjelaskan bahwa begitulah cara sains bekerja: teori terkadang butuh waktu puluhan atau ratusan tahun untuk dibuktikan. Tujuan utamanya bukanlah keberhasilan instan, melainkan untuk meletakkan fondasi dan menghubungkan milenium ini dengan milenium berikutnya. Dale ingin agar generasi penerus kelak bisa menggunakan kegagalan mereka sebagai landasan untuk membangun keberhasilan.
* Kesadaran *Abyss Passer* pun perlahan memudar. Dalam detik terakhir bayangannya, ia melihat Dr. Dale Helio membungkuk, merengkuh dirinya dengan lembut ke dalam pelukan, lalu mereka berdua berjalan bersama menuju kedalaman abadi (abyss). *Millennium Project* pun berakhir dengan damai.
