> For the complete documentation index, see [llms.txt](https://pgrtldrid.gitbook.io/main/llms.txt). Markdown versions of documentation pages are available by appending `.md` to page URLs; this page is available as [Markdown](https://pgrtldrid.gitbook.io/main/arc-gyre/43-anchored-in-faith.md).

# 43 — Anchored in Faith

![](https://github.com/ppyroath/ppyroath.github.io/blob/main/src/assets/pgr/images/anchored-in-faith-banner.webp?raw=true)

{% hint style="info" %}

#### sebelum membaca

sangat disarankan untuk membaca nya langsung di dalam game karena mengandung banyak informasi penting yang tidak semua saya tulis disini, seperti penjelasan terkait kata kata teknis yang muncul pada chapter ini dan juga beberapa percakapan/dialog/narasi yang mungkin penting tidak tertuang disini.
{% endhint %}

## 43-1 Ocean Heart Awakens

![](https://assets.huaxu.app/glb/image/bgstory/bgstory1492.webp)

* Bertahun-tahun lalu, di area latihan kapal F.O.S. milik Babylonia, SKK yang saat itu masih kadet menyaksikan Adelyde, instruktur *Construct* yang dijuluki "devil instructor", menyelesaikan latihan perebutan posisi tembak dengan catatan waktu yang nyaris mustahil. Adelyde menegaskan bahwa di pertempuran sungguhan tidak ada jawaban buku teks, dan SKK harus memercayai instingnya sendiri.
* SKK merasa wajah Adelyde terasa akrab, tetapi *frame*-nya seperti milik orang asing. Di hari libur, Adelyde menyadari SKK sedang memendam sesuatu, lalu mematikan pengawasan agar SKK bisa bicara bebas.
* SKK menunjukkan sebuah tes simulasi yang semua percobaannya, dari seluruh kadet, berakhir gagal, dan menyimpulkan tes itu memang dirancang untuk tidak bisa dimenangkan. Adelyde tidak menyangkal. Ia menjelaskan bahwa tujuan tes itu adalah agar kadet merasakan takut mati dan belajar memikulnya, karena memimpin skuad dengan kepala dingin di tengah ketakutan adalah syarat mutlak bagi setiap komandan Task Force.
* SKK menambahkan bahwa setiap simulasi F.O.S. dibuat berdasarkan pertempuran nyata, tetapi catatan sumber tes ini tidak ada di arsip mana pun. Simulasi itu menampilkan struktur logam raksasa yang runtuh dan dari jauh tampak seperti mata merah. SKK ingin tahu siapa yang meninggalkan catatan itu, dan bertekad mencari jalan keluar bersama orang tersebut.
* Di masa kini, tak lama setelah *Atlantic Calamity* kedua, Nikola keluar dari kantor Kepala Staf dengan marah setelah memarahi Wells karena membuat kesepakatan diam-diam di belakangnya. Di pintu, ia berpapasan dengan Collins, eksekutif Kurono, yang mengejeknya dengan sebutan "little Nicky".
* Collins masuk menemui Wells. Menurutnya, Nikola terlalu sibuk mengurus hantaman batu bulan dan kebocoran "pompa air raksasa" sehingga tidak akan sempat menghalangi operasi bantuan tidak resmi Wells.
* Ada tiga masalah yang belum terpecahkan dalam operasi menuju *Atlantic Eye*: cara masuk (sistem *Ananke* menyegel bendungan dari dalam, sementara *Comet Patrol Array* yang lepas kendali menguasai langit dan perairan di luarnya), peta bagian dalam fasilitas, dan Watcher Society, kelompok penyintas *Atlantic Calamity* yang ditetapkan sebagai personel inti oleh Transatlantic Economic Community (TEC) dan dilarang meninggalkan wilayah itu. Ketiga hal inilah yang membuat perundingan Babylonia dengan TEC buntu.
* Dalam perundingan, perwakilan keluarga TEC menuntut akses penuh ke *Omega File* dan mengungkit bahwa peneliti mereka dilarang menyentuh *Omega Device* selama pembangunan Balder di Port Podesta. Anggota dewan Babylonia berbicara soal kewajiban, perwakilan keluarga balik menuntut tanggung jawab atas serangan kinetik dari permukaan bulan, dan perwakilan militer meledak karena prajurit kedua pihak sedang bertempur di *Red Tide*. Hassen menghentikan perdebatan dan menunda rapat.
* Collins menawarkan Kurono sebagai perantara dengan TEC. Uang mukanya sudah dibayar: Adelyde, *Construct* yang memimpin penyelamatan saat *Atlantic Calamity* dan kini menjadi instruktur F.O.S., sedang dikirim ke *Atlantic Eye* di bawah "kawalan" Kurono. Sebagai pelunasan, tim Kurono di *Atlantic Eye* tidak tunduk pada otoritas militer mana pun, dan semua aset teknologi yang mereka bawa keluar dari bendungan menjadi milik Kurono, termasuk separuh *Understanding Sefirah*, dengan prinsip siapa cepat dia dapat.
* Wells sempat mencengkeram pergelangan tangannya sendiri, tetapi akhirnya menyetujui dan menjabat tangan Collins. Collins menyebut bahwa berkat Karenina dan SKK yang memulihkan komunikasi Atlantik, para ahli yang selama ini disembunyikan TEC akan dikirim ke garis depan minggu ini beserta cetak birunya, karena *Comet Patrol Array* adalah buatan mereka sendiri. Wells menyebut langkah itu sama saja mengirim mereka sebagai tikus pengendus ranjau.
* Collins menjelaskan bahwa *Ananke* diduga bisa memancarkan sinar yang membengkokkan ruang-waktu setempat, membekukan bendungan tepat sebelum bencana terjadi. Sistem itu dibangun Dominik di belakang keluarga Erhorn dan tidak pernah terlihat lagi sejak *Atlantic Calamity*. Wells membalas bahwa ada yang pernah melihatnya saat bencana itu terjadi, dan karena itulah Collins memasukkan Adelyde ke daftarnya.
* Collins menerima panggilan dari kapal Kurono yang ditumpangi Adelyde. Seorang kru panik melaporkan bahwa kapten mereka, Clausen, sudah dilumpuhkan. Adelyde lalu merebut terminal, berterima kasih atas "kawalan" Collins, dan menyatakan ia tidak membutuhkannya lagi. Ia hanya melumpuhkan kru yang terus menghalanginya dan menyindir bahwa prajurit Collins perlu lebih banyak latihan.
* Wells menyatakan kesepakatan tetap berlaku karena Adelyde tetap menuju *Atlantic Eye*. Sebelum pergi, Collins mengetuk lemari kaca di dinding dan menyindir Wells yang belum bisa menyingkirkan "benda ini".
* Setelah Collins pergi, Wells mengambil pistol standar Task Force berukir lambang elang perak dari lemari itu. Di dalamnya tersembunyi terminal yang menampilkan satu misi, *Project Atlas*, yang sudah melewati tahap kritis. Wells bergumam bahwa tidak ada jalan kembali lagi.

## 43-2 Abyss Offensive

![](https://assets.huaxu.app/glb/image/bgstory/bgstory1598.webp)

* Setelah perbaikan kabel bawah laut, kapal Balder membawa *Omega Device* menuju *Atlantic Eye*. Lewat panggilan, Lee melaporkan bahwa konsentrasi *Punishing Virus* di *Red Tide* melampaui batas pertahanan kapal mereka, sehingga ia dan Lucia harus memutar dan baru bisa bergabung di tepi zona larangan terbang dan berlayar. SKK mengizinkan mereka mengambil pesawat tempur agar bisa menyusul lebih cepat.
* Lucia melaporkan bahwa sinyal Arius menghilang setelah serangan Karenina, tetapi itu berarti Arius akan makin mengincar separuh *Understanding Sefirah* yang tersegel di bawah *Atlantic Eye*. Lucia dan Lee memimpin kembali tim *node* utara.
* Di koridor, SKK menemukan Aristo, insinyur TEC, yang sedang menempel ke saluran energi *Omega Device* dan terus merecoki Rosa, asisten Asimov, lewat hologram. Rosa akhirnya menegaskan bahwa tugas utamanya dari Asimov adalah memastikan Aristo tidak tersesat dan terlambat ke rapat karena teralihkan oleh setiap mesin. SKK kemudian mengambil alih dan mempersilakan Rosa pergi.
* Aristo adalah salah satu insinyur paling brilian di TEC. Ia dulu developer dan teknisi pemeliharaan termuda *Comet Patrol Array* di *Atlantic Eye* sekaligus penyintas *Atlantic Calamity*, dan karena itu permintaannya untuk hadir langsung selalu ditolak TEC. Ia mengaku kembali ke tempat ini terasa seperti menuju pemakamannya sendiri, dan merasa pernah melihat seseorang berwajah seperti SKK saat ia nyaris mati dulu.
* Dalam rapat di pusat informasi tempur Balder, Wells menjelaskan bahwa separuh *Understanding Sefirah* lainnya tersimpan di dalam *Atlantic Eye*, Arius ingin menyatukannya dengan separuh yang sudah ia bawa, dan lokasinya belum diketahui. Semburan dari *Atlantic Eye* terus membesar dan mengandung dua unsur: *Red Tide* dan *Consciousness Tide* yang sama dengan saat *Atlantic Calamity* pertama.
* Asimov menjelaskan, berdasarkan dokumen yang diambil dari Carthaki, bahwa *Consciousness Tide* adalah alam bawah sadar kolektif umat manusia. Energinya hanya bisa diambil dengan aman lewat kendali *Sefirah*, dan jika kendali itu gagal, bobot energi informasinya merusak tatanan fisik hingga melarutkan manusia, *Construct*, bahkan materi.
* Wells menetapkan dua tujuan operasi: mencapai separuh *Understanding Sefirah* sebelum Arius, dan menyelidiki serta memutus semburan *Red Tide* dan *Consciousness Tide*.
* Aristo memaparkan dua penghalang: *Comet* di luar dan *Ananke* di dalam. *Comet* adalah kawanan *drone* penjaga *Atlantic Eye* dengan perisai resonansi yang secara teori mampu menahan serangan orbital. Setelah *Atlantic Calamity* menghancurkan sistem kendali pusat, unit-unitnya berkeliaran liar, dan sebagian terinfeksi *Punishing Virus*.
* Para pengembang *Comet* dulu menyisakan *backdoor* dengan kunci yang tidak lazim: pecahan cadangan kesadaran para developer dan teknisinya, satu fragmen memori per unit, yang disimpan dalam chip. Insinyur *Atlantic Eye* di tiap kapal membawa chip itu untuk memicu *reset* sistem *Comet* saat berada dalam jangkauan. Saat ditanya soal peluang berhasil, Aristo menjawab seratus persen, karena kalau gagal, dunia tamat lebih cepat. Asimov hanya bisa memijat kening.
* Untuk *Ananke*, perancangnya, Dominik, nyaris tidak meninggalkan dokumentasi. Dugaan Aristo, *Ananke* adalah sistem pengaman di dalam *Atlantic Eye* yang aktif saat *Consciousness Tide* meledak tidak normal. Perangkat-perangkatnya tersebar di seluruh bendungan dan memancarkan sinar *Ytterbium-174* yang membentuk jaringan penyerap kelebihan energi. Ketika sistem itu rusak, terjadilah dua *Atlantic Calamity* dengan jarak puluhan tahun. Menurut Aristo, yang menyebut dirinya bagian dari "kami para Watcher", pemulihan dan stasis ruang-waktu yang terlihat selama ini mungkin hanya efek permukaan, bahkan efek samping dari *Ytterbium-174* itu sendiri.
* Asimov menambahkan bahwa unsur ini unggul untuk sensor, komunikasi, penyimpanan energi, dan penguatan pulse, bahkan sempat menjadi kandidat material teknologi *Construct*. Semakin tinggi beban energi pada *Ytterbium-174*, semakin lambat peluruhannya saat transfer, sehingga memungkinkan perpindahan energi menembus batas ruang-waktu. Aristo menduga jaringan itu bahkan bisa menyampaikan pesan antar titik ruang-waktu, tetapi ia menolak ide mengirim orang ke dalamnya.
* Rencana Aristo adalah menemukan unit-unit sub-kendali *Ananke* dan ruang kendali utamanya, lalu membangun ulang jaringannya. Lokasi unit-unit itu tidak diketahui sejak Arius menjebol bendungan, tetapi kebocoran sinar *Ananke* bisa dilacak, dan Balder sedang mengejar sumbernya.
* Rapat terpotong oleh tiga torpedo tak terdeteksi yang meluncur ke arah Balder. Aristo menyambar semua *drive* data penting dan berlari secepat SKK, sambil mengaku bahwa dulu di F.O.S. ia paling unggul di mata kuliah evakuasi darurat. Torpedo berhasil dicegat, tetapi SKK menyadari bahwa serangan itu hanya pengalih agar semua orang naik ke dek.
* Langit-langit kabin runtuh dan seorang wanita ber-*frame* mekanis gelap dengan cahaya hijau di jarinya menerobos masuk. Peluru SKK memantul dari lapisan pelindungnya. Aristo melempar sebuah benda dan menyuruh SKK menembaknya, lalu benda itu meledak menjadi kabut pembeku yang hanya menahan penyerang itu sesaat. SKK menyadari bahwa wanita itu tidak menyerang dengan kekuatan penuh karena targetnya harus ditangkap hidup-hidup. Wanita itu mencekik SKK dan membawanya melompat ke sebuah pesawat. SKK sempat menusuknya dengan belati EMP.
* Adelyde tiba dan memerintahkan penyerang itu menjauh dari muridnya, lalu menghantamnya dengan meriam salib raksasa. Penyerang itu ternyata Rusalka, yang seharusnya sudah mati. Rusalka meminta SKK membantu mereka membawa kembali cara mengurai "benang-benang emas" karena Arius percaya SKK tidak akan mengecewakan, lalu melempar SKK dari pesawat ke laut.
* Adelyde terjun menyusul dan memerintahkan SKK tersambung ke *M.I.N.D.*-nya. Tepat saat ujung jari mereka bersentuhan, SKK tenggelam dan dilewati benang-benang emas yang tak terhitung jumlahnya, lalu dunia di sekitarnya terkelupas seperti film yang robek.
* SKK mendengar siaran Atlantic Voice yang mengumumkan bahwa unit turbin keenam di Sektor EOA-01 sudah beroperasi, menandai rampungnya fase pertama proyek *Atlantic Eye*. Proyek itu didanai empat keluarga besar TEC dan dipimpin Profesor Dominik dan Profesor Arius.
* SKK tersadar di sebuah ruang senjata kelabu dan melihat seorang anak kecil memikul salib raksasa, dipanggil "Subjek 23, Adelyde Helio". Tangan SKK menembus salib itu dan suaranya tidak terdengar, seolah ia hanya boleh menyaksikan tanpa bisa mengubah apa pun. SKK menduga dirinya terlempar ke *Golden Age*.
* Rangkaian kata dari cahaya emas muncul dan meminta SKK menemukan "anak itu" dan menuntunnya maju, lalu berjanji akan menunggu SKK di awal perjalanan. Jalur yang terbentuk hanya mencapai 21,33% sebelum terblokir.
* Adelyde kecil duduk meringkuk di ruangan gelap setelah baru saja gagal dalam sesi latihan, sambil bergumam bahwa berikutnya adalah sesi latihan ke-102. SKK mencari cara agar kehadirannya bisa dirasakan, salah satunya dengan mencoba menyalakan lampu ruangan.

## 43-3 Handshake Protocol

![](https://assets.huaxu.app/glb/image/bgcg/cg6801_5.webp)

* Di ruang latihan simulasi keluarga Helio, Adelyde kecil menjalani tes angkut beban sambil memikul salib hitam raksasa yang kelak menjadi senjatanya. Pengujinya adalah Rusalka, yang menyuruhnya menundukkan kepala agar postur tubuhnya benar, tetapi Adelyde menolak dan terus menatap lambang Helio di atasnya.
* Adelyde menanyakan apakah ia boleh membawa pulang ibunya jika lulus tes ini. Rusalka menegaskan bahwa keluarga Helio menepati janji, asalkan Adelyde layak mendapatkannya dengan menembus garis merah di jarak 100 meter, jarak yang belum pernah ia capai.
* Adelyde memancing Rusalka mengakui bahwa jika subjek berhasil, postur dan metode apa pun diperbolehkan. Ia pernah melihat pewaris lain memasukkan kode tertentu untuk mengaktifkan sistem levitasi salib, tetapi hanya tahu separuh pertamanya, jadi ia memutuskan memecahkan sisanya sendiri sambil berjalan.
* Sepanjang tes, ingatan Adelyde kembali ke ibunya, Florence Helio. Florence terus mendapat penilaian terburuk dari keluarga karena ingin menghabiskan waktu bersama Adelyde, hingga akhirnya divonis menderita gangguan disosiatif parah yang tidak bisa pulih dan dipindahkan ke fasilitas perawatan tertutup. Adelyde kecil sempat mengejar dan menghadang para orang dewasa, tetapi permintaannya ditolak.
* Di jarak 31,9 meter, Adelyde berhasil memecahkan sisa kode. Beban salib berkurang separuh, tetapi hanya selama sepuluh detik. Ia berlari sekuat tenaga sambil teringat ucapan ibunya bahwa "keajaiban" datang saat seorang anak paling membutuhkannya. Namun ibunya tidak pernah sembuh, dan Adelyde belajar prinsip keluarga Helio: yang kuat punya suara, yang lemah bukan apa-apa.
* Hitungan habis di jarak 80 meter dan beban salib kembali menimpa Adelyde. Tes angkut beban ke-101 dinyatakan gagal. Rusalka tidak memuji maupun memarahinya karena meretas sistem keluarga, dan hanya menegaskan bahwa keluarga menilai hasil, dan hasilnya gagal. Ia memeriksa kondisi Adelyde, meninggalkan handuk, lalu pergi.
* Sendirian di ruang gelap, Adelyde membuka buku catatan berjudul "Catatan Merawat Ibu", berisi latihannya menyuapi, membalikkan badan, dan mengajak bicara ibunya, serta tanaman ibunya yang ia rawat agar mekar saat ibunya pulang. Ia menulis catatan baru tentang rekor 80 meter hari ini.
* Adelyde mencoba bangkit untuk sesi latihan ke-102, tetapi jatuh. Ia lalu berbicara sendiri, memerankan para prajurit yang mempertanyakan kegagalan "Jenderal Adelyde" 101 kali berturut-turut, hingga ia menutup telinga dan meringkuk. Ia membenci kegagalan, kegelapan, ruangan kosong, dan "keajaiban" yang tak pernah datang.
* Sebuah lampu kecil di sudut ruangan tiba-tiba menyala, disusul cahaya keemasan. Jalur koneksi SKK akhirnya terbuka penuh, dan sosok abu-abu pucat muncul di pintu. Adelyde langsung menodongkan pistol dan menanyakan bagaimana sosok itu bisa melewati lima tingkat izin akses dan Rusalka.
* Sosok itu, yaitu SKK, hanya mampu menyampaikan potongan kata: Adelyde sudah berusaha dengan sangat baik, jangan bersedih, tetap angkat dagu dan terus melangkah. Adelyde menolak dikasihani dan menegaskan dirinya kuat. Sosok itu berharap mereka bertemu lagi sebelum terseret arus cahaya dan menghilang, meninggalkan satu lampu yang tetap menyala.
* Rusalka kembali dan mendapati Adelyde berteriak ke arah pintu. Adelyde mengira ia berhalusinasi karena kelelahan. Rusalka mengabarkan bahwa kepala keluarga Erhorn dan Kepala Teknisi Science Council ingin menemui para pewaris Helio, lalu menawarkan biskuit latihan atau kue stroberi kesukaannya sendiri. Ia menegaskan kegagalan tetaplah kegagalan, tetapi usaha keras Adelyde tetap berarti.
* Di ruang tamu keluarga Helio, Dominik, Kepala Teknisi Science Council dan tokoh panutan umat manusia, bersama Arius Erhorn, jenius keluarga Erhorn yang mengepalai seluruh riset *M.I.N.D.*, berbicara kepada para pewaris muda. SKK kembali hadir sebagai sosok abu-abu di dalam ruangan.
* Dominik memperkenalkan *Atlantic Eye*, *Current Hydrodynamic Energy System* di jantung perairan Atlantik yang dibangun untuk mengendalikan arus di sepanjang tulang punggung Atlantik, menjaga keseimbangan iklim, dan mencegah umat manusia kembali ke zaman es. Arius memperkenalkan program Watcher, program pelatihan calon teknisi inti *Atlantic Eye* dengan akses langsung ke eksperimen dan proyek paling mutakhir.
* Dominik membacakan nama anggota angkatan pertama, dan nama terakhirnya adalah Adelyde Helio. Adelyde menandatangani formulir persetujuan dengan gemetar karena gembira.
* Setelah para pewaris bubar, Dominik dan Arius membahas kandidat terakhir dari keluarga Spelmin: Helentine Spelmin dan Ophelia Spelmin. Arius sempat menyinggung laporan evaluasi kandidat yang satunya, tetapi menyerahkan keputusan kepada Dominik. Dominik mengikuti arahan Tavis, ayah kedua gadis itu, dan menambahkan nama Helentine Spelmin ke daftar angkatan berikutnya. Dominik sempat menatap ke arah pintu tempat SKK berdiri, lalu terkejut melihat sebuah angka di terminalnya dan membatin bahwa SKK datang dari masa depan saat *Ananke* sudah aktif.
* Kembali di ruang kosong arus waktu, SKK menyimpulkan bahwa ia tidak bisa menyentuh atau mengubah apa pun dan hanya bisa "hadir". Koneksinya dengan Adelyde terasa ditarik oleh kekuatan lain. Satu-satunya petunjuk adalah benang cahaya emas, yaitu sinar *Ytterbium-174* dari *Ananke*, padahal *Atlantic Eye* sendiri baru saja dibangun. Jika koneksi ini bertahan, SKK bisa ikut masuk ke *Atlantic Eye* bersama Adelyde dan mengungkap rancangan *Ananke*.
* SKK merenungkan Dominik, yang hampir tidak pernah terlihat publik dan tampak menyimpan beban di balik ketenangannya, serta Arius, yang di masa ini masih rekan kreatif Dominik sebelum kelak menjebol bendungan. SKK juga teringat ucapan Rusalka dan bertanya-tanya apakah kejatuhannya ke masa lalu memang bagian dari rencana Arius.
* Kata-kata emas kembali muncul: jawabannya ada di tempat yang dituju anak itu, dan SKK harus menuntunnya, sama seperti SKK dulu dituntun.

## 43-4 Sailor Adrift

![](https://assets.huaxu.app/glb/image/bgstory/bgstory1629.webp)

* Pada 21 Maret pukul 21.21, Adelyde menyusun ulang semua detail pertemuan malam itu di ruang latihan dan menodongkan pistol ke pintu selama hampir dua puluh menit sambil memanggil nama yang dibisikkan sosok abu-abu itu. Tidak ada yang muncul. Ia mulai takut sosok itu hanya khayalannya, seperti ibunya yang dulu berbicara ke sudut kosong sebelum kehilangan dirinya.
* Rusalka, yang dijuluki "Cruising Vanguard" oleh keluarga Helio karena selalu dikirim menangani tugas paling berat, menelepon sambil bertarung. Ia mengabarkan bahwa keberangkatan para pewaris ke *Atlantic Eye* dimajukan, jadi Adelyde hanya punya waktu satu bulan. Jika berhasil, Adelyde boleh membawa pulang ibunya, perawatannya akan dipindah ke rumah, dan Rusalka akan menanggung biaya tambahannya. Namun syaratnya tetap 100 meter.
* Adelyde mempelajari gambar tuas dan keseimbangan di buku "The Atlantic Eye: Foundations of Engineering" walau tidak memahami rumusnya, lalu merakit tali pengikat dari rantai sisa. Hasilnya hanya sekitar 80 meter. Saat ia memasang titik gantung darurat untuk mengangkat salib, pengaitnya retak.
* Sebuah suara memperingatkannya tepat waktu, dan salib meriam itu menghantam lantai di tempat Adelyde berdiri sebelumnya. Sosok abu-abu, yaitu SKK, muncul kembali dengan jalur koneksi 100%.
* SKK mencoba menjelaskan bahwa ia berasal dari masa depan, bahwa mereka akan bertemu dan terpisah di tengah krisis, dan bahwa ia harus menemukan waktu yang tepat untuk kembali ke titik perpisahan itu. Namun sebagian besar kata-katanya tertelan oleh kekuatan yang lebih besar, dan Adelyde menyimpulkan SKK adalah alien.
* Rusalka datang karena mendengar suara benturan dan mendapati Adelyde berbicara sendiri. Adelyde takut dianggap rusak mental seperti ibunya. SKK lalu bergerak ke pengait rantai yang longgar. Rusalka, yang membaca arah tatapan Adelyde, berjalan menembus SKK, menemukan pengait itu, dan memasangnya kembali sambil menegur bahwa rakitan itu tidak stabil dan menunjukkan kelemahan tidak pernah bijak.
* Setelah Rusalka pergi, Adelyde menyadari SKK sengaja menuntun Rusalka ke pengait itu. Ia menyimpulkan SKK nyata karena khayalan tidak bisa bertindak sendiri. SKK memperkenalkan diri sebagai "pelaut yang tersesat" yang sedang mencari Adelyde di masa depan. Mereka berjabat tangan, tetapi jari mereka saling menembus.
* SKK menyadari bahwa dua puluh hari sudah berlalu sejak pertemuan pertama, padahal baginya hanya sekejap, sehingga ia tidak bisa mengendalikan kapan mereka bertemu.
* Karena kata-katanya kembali teredam, SKK memberi isyarat agar Adelyde membongkar salib meriam. Dengan tuntunan SKK, Adelyde menemukan alur sambungan, membongkar senjata itu, lalu mengikat tiap bagiannya ke bahu dan pinggang. Beratnya tidak berkurang sedikit pun, tetapi ia bisa berjalan. Saat ia ragu apakah itu curang, SKK menegaskan bahwa kecerdasan juga sebuah kekuatan.
* Adelyde berlatih semalaman membongkar dan merakit ulang salib itu. Saat fajar, di depan Rusalka, ia membongkar senjatanya, menembus garis akhir, lalu merakitnya kembali tanpa celah. Rusalka menyebut Adelyde menunjukkan jenis kekuatan yang paling langka, dan Adelyde mendapatkan guru sungguhan serta janji membawa pulang ibunya.
* Sosok SKK memudar di bawah sinar pagi. Adelyde panik menyodorkan barang apa pun ke tangannya, tetapi semuanya tembus, lalu meminta maaf karena pernah menodongkan pistol. SKK membalas dengan membentuk pistol dari jarinya dan berkata mereka sudah impas.
* SKK menyebut ini bukan perpisahan, melainkan gladi untuk pertemuan berikutnya. Ia berjanji akan tetap mendengarkan saat Adelyde merasa tidak ada yang mendengar jeritan di dalam dirinya, tidak akan berhenti mencarinya, dan meminta Adelyde tetap memegang bagian dirinya yang ingin melindungi sesuatu dengan segenap tenaga. Kata-kata terakhir ini terdengar utuh tanpa teredam.
* Adelyde kecil kemudian terbang menuju *Atlantic Eye*, bangunan melingkar raksasa yang membentang di atas arus laut paling ganas.
* Kembali di ruang kosong, SKK berbicara dengan sumber kata-kata emas. Sosok itu mengaku terikat oleh aturan yang sama: tidak ada yang boleh membicarakan hal yang belum terjadi. Saat SKK kebingungan, suara itu menanyakan apa yang diajarkan gurunya jika tersesat di tengah misi, dan SKK membela metode gurunya.
* SKK teringat ajaran Adelyde: tetap tenang dan percaya diri, lalu telusuri kembali titik saat kontak terputus, karena pintu masuk labirin bisa juga menjadi pintu keluarnya. SKK menyimpulkan ia jatuh ke tempat ini saat *Ananke* bekerja dengan kekuatan penuh, jadi untuk keluar ia harus menemukan saat *Ananke* kembali mencapai puncaknya.
* Satu bulan lagi, Adelyde akan masuk ke *Atlantic Eye* dan bergerak menuju *Ananke*. Karena ujung lain benang cahaya itu terikat pada Adelyde, SKK yakin jawabannya ada di sana.

## 43-5 Day of Enlightenment

![](https://assets.huaxu.app/glb/image/bgcg/cg6801_11.webp)

* Sosok abu-abu itu tidak pernah muncul lagi. Adelyde sempat menunggunya di ruang latihan setiap malam, tetapi lama-kelamaan kesibukan di *Atlantic Eye* menyita seluruh waktunya. Meski begitu, ia masih selalu berhenti sedikit lebih lama setiap melewati pintu yang kosong.
* Beberapa tahun kemudian, di markas Helio di *Atlantic Eye*, Adelyde yang sudah remaja bertarung pedang melawan Rusalka di simulasi dan untuk pertama kalinya bertahan selama satu jam penuh. Rusalka lalu menyerang tanpa ampun sambil mengujinya soal kesalahan Great Family Council, yang menempatkan "rubah bermuka dua" di World Government dan tergiur mengganti pasukan keluarga dengan tentara bayaran.
* Adelyde menjawab: mereka tidak berpikir cukup jauh, karena tentara bayaran akan mengikuti penawar tertinggi, dan mereka menyerahkan inisiatif kepada pihak lain. Rusalka akhirnya menjatuhkannya dan melengkapi jawaban ketiga: mereka meremehkan tekad. Keluarga Helio menguasai energi dan infrastruktur seluruh TEC, jadi Adelyde harus berpikir menyeluruh, selalu menyerang lebih dulu, dan menjadikan tekadnya senjata pamungkas agar kekuatan yang bisa mengubah dunia tidak jatuh ke tangan yang salah.
* Seusai simulasi, Rusalka meminta Adelyde datang ke kantornya setelah ia menyelesaikan "tugas bersih-bersih" karena ada sesuatu yang ingin ia berikan. Adelyde memberanikan diri mengucapkan selamat Day of Enlightenment, hari libur yang memperingati aktivasi pertama *Atlantic Eye*, tetapi Rusalka menganggapnya hanya pesta ulang tahun sebuah fasilitas.
* Setelah Rusalka pergi, Adelyde membungkuk menahan rasa sakit dan takut yang terbawa dari simulasi. Sebuah pesan suara masuk dari dua sahabatnya: Arakna, yang pura-pura "diculik", dan Helentine Spelmin, yang mengajaknya bertemu di Pelabuhan A054 setelah latihan.
* Adelyde menyelinap keluar dari markas dengan teknik anti-pengintaian ajaran Rusalka dan melintasi kota bawah laut *Atlantic Eye*, yang dilindungi perisai energi, dipenuhi menara seperti hutan karang, dan dilalui kendaraan berbentuk makhluk laut.
* Di pelabuhan, sebuah buket mawar Bourbon melayang ke arah Adelyde diiringi teriakan "Catch!" dari Arakna. Adelyde langsung menebak lemparan serapi itu hasil kerja Helentine, bukan Arakna. Arakna memamerkan kunci Kelpie, pesawat amfibi laut-udara terbaru hasil kerja sama Spelmin dan Helio, yang ditinggalkan Adelyde saat terburu-buru dipanggil gurunya.
* Di dalam Kelpie mereka menemukan seekor Huhu, spons ekologis berbentuk jeli hasil riset bionik yang kini bekerja sebagai pembersih di seluruh *Atlantic Eye*. Arakna menamainya "Shorty" dan membawanya ikut terbang. Arakna menerbangkan Kelpie dengan ugal-ugalan melintasi laut saat matahari terbenam, sampai Adelyde harus mengambil alih kemudi di tengah jalan.
* Mereka tiba di Gardener Island, salah satu pulau hunian keluarga para staf *Atlantic Eye*, yang ditempatkan di pulau-pulau luar oleh TEC karena kota bawah laut hanya menampung personel yang bertugas. Di layar raksasa diputar video rekrutmen F.O.S. Military Command College oleh Dominik. Arakna dan Helentine membicarakannya, sementara Adelyde membatin bahwa jalan hidup pewaris Helio tidak menyisakan ruang untuk akademi itu.
* Di Wishing Platform, para peneliti menggantungkan harapan pada papan kayu yang ditujukan kepada sesama rekan kerja, bukan kepada dewa. Arakna tetap berharap memiliki kapal luar angkasa sendiri, Helentine berharap keluarganya tidak perlu bekerja terlalu keras, sementara papan Adelyde masih kosong.
* Saat Arakna bertanya mana yang lebih ajaib, orang-orang memercayai Dominik yang jarang terlihat, atau rencananya yang benar-benar terwujud, Adelyde menjawab itu bukan keajaiban. Menurutnya, dunia berjalan karena orang-orang punya kekuatan untuk menepati janji mereka. Arakna membalas bahwa banyak pencapaian besar dimulai karena seseorang sangat menginginkannya.
* Kembang api Day of Enlightenment ternyata diluncurkan oleh unit patroli *Comet*, *drone* tempur penjaga bendungan, sebagai uji kalibrasi tahunan. Seorang insinyur wanita memamerkan kembang api paling terang buatannya, yang ia namai Aristo seperti nama putranya, dan berpesan agar mereka menghargai masa ketika mereka masih bisa mengikuti kata hati.
* Teringat pesan sosok abu-abu itu, Adelyde akhirnya mengucapkan harapannya di tengah hitungan mundur: ia ingin melindungi harapan kedua sahabatnya, dan saat harapan itu terwujud, mereka masih bisa menonton kembang api bersama. Ketiganya berpelukan dan saling mengucapkan selamat Day of Enlightenment.

## 43-6 Whose New World

![](https://assets.huaxu.app/glb/image/bgstory/bgstory1636.webp)

* Ribuan kaki di bawah kembang api, di ruang terdalam *Atlantic Eye*, seluruh aliran energi dan data bermuara ke *Sefirah Engine*, mesin raksasa menyerupai ubur-ubur. Dominik, yang sudah setahun tidak menginjakkan kaki di *Atlantic Eye*, menemui Arius yang sedang bekerja sambil membawakan teh apel kayu manis. Arius langsung menebak Dominik datang untuk menanyakan sesuatu.
* Dominik sudah membaca rencana tahun depan yang akan diumumkan Great Family Council: TEC memangkas lebih dari 30% anggaran proyek sipil dan lingkungan, dari desalinasi, restorasi ekologi, hingga transportasi publik lintas samudra. Sebagai gantinya, proyek transformasi planet didorong ke zona laut dalam yang tidak stabil secara geologis, dan kapasitas *Sefirah Engine* akan dipaksa melampaui batas awalnya.
* Arius menegaskan bahwa ia menjalankan jalan yang mereka tetapkan bersama: memakai energi proyek transformasi planet untuk memproses *Sefirot* dari *Consciousness Tide* sebagai cara melawan *Filtering*. Itulah tujuan sebenarnya di balik *Phylotree of Ousia*. Di antara semua cabangnya, hanya "Understanding" yang berbuah secepat ini, yaitu *Sefirah* yang mendefinisikan struktur segala hal lewat nalar dan mampu mensimulasikan *M.I.N.D.* bahkan *Consciousness Tide* berskala kecil.
* Dominik memperingatkan bahwa *Consciousness Tide* punya puncak seperti pikiran manusia. Memaksa output melewati ambang batas sama seperti membuat celah tak terencana di bendungan, dan jika puncaknya menembus, satu titik ruang-waktu tidak akan mampu menampung energi sebesar itu. Arius membalas bahwa mereka mengambil jalan "berbahaya" karena akhir yang menanti umat manusia seribu kali lebih buruk, dan menyinggung bahwa Dominik sendiri memajukan jadwal *Project Eden*.
* Arius juga memuji Army Hiring Act sebagai langkah jitu Dominik. Keluarga-keluarga TEC memakai Trillard sebagai pion, tetapi Trillard justru melihat peluang yang lebih besar pada Dominik, dan Arius menduga keluarga Norman atau Kowloong yang memperkenalkan perantara itu kepada Dominik. Menurut Arius, cara mereka tidak jauh berbeda: Arius memeras planet dan TEC, sementara Dominik menggerakkan kekuatan World Government.
* Arius menyadari Dominik sedang ragu dan menanyakan apa yang sudah ia lihat. Dominik menjawab bahwa rencana mereka berjalan terlalu cepat, kemampuan manusia sudah melampaui prediksi, dan mereka membakar kesempatan masa kini untuk bernapas demi memaksakan bentuk masa depan.
* Arius menilai massa sebagai orang biasa yang hanya bahan bakar menunggu api, sedangkan ia dan Dominik adalah tangan pemegang obor. Dominik membalas bahwa api yang tidak menyebar akan padam, dan jika tidak ada ruang bagi "manusia" dalam rencana mereka, apa yang tersisa dari umat manusia setelah *Filtering*. Arius menjawab bahwa, lolos atau tidak, "dunia baru" menanti, lalu bersulang untuk dunia baru. Dominik ikut bersulang.
* Dominik mengatakan ia akan membuka kelas sendiri tahun depan untuk mengajari anak-anak program Watcher tentang *Consciousness Tide*. Arius membalas bahwa arus sudah berbalik dan tidak ada yang bisa menahannya, bahkan Dominik.
* Setelah keluar, Dominik membuka antarmuka "*Ananke* Link" dan mengikuti benang cahaya menuju ruang tersembunyi yang terus berpindah di bawah *Atlantic Eye* dan tidak tercantum di denah mana pun. Di ruang berisi instrumen presisi layaknya bagian dalam jam mekanis itu, ia menjalankan proyeksi "bendungan jebol" dengan data analisis *Sefirah* terbaru.
* Proyeksinya menunjukkan: di hari ke-0 integritas *Understanding Sefirah* runtuh, di hari pertama seluruh personel *Atlantic Eye* mengalami disolusi kesadaran, di hari ke-9 permukiman pesisir TEC padam satu per satu, dan di hari ke-84 seluruh aktivitas peradaban berhenti. Dominik mencoba 217 skenario, termasuk memutus daya dan meledakkan bendungan, tetapi hasilnya selalu sama.
* Faktor penyebab yang sama dari semua kegagalan adalah beban puncak energi melebihi kapasitas penyerapan satu ruang-waktu. Dominik lalu teringat *Ytterbium-174* dan mengubah premis: saluran sinar *Ytterbium-174* mengalirkan energi ke titik-titik ruang-waktu lain dan membagi puncaknya. Proyeksi ini berakhir dengan peradaban selamat.
* Dominik memperbarui spesifikasi penuh *Ananke*, sistem pengaman yang ia bangun diam-diam sejak hari pertama *Atlantic Eye*, menjadi jaringan saluran pelimpah menuju banyak titik ruang-waktu. Ia lalu membandingkan puncak teoretis sinar *Ananke* dengan "Reading 0" yang tercatat di kediaman Helio, dan hasilnya setara. Karena *Ananke* yang belum selesai tidak mungkin memancarkan radiasi sebesar itu, Dominik menyimpulkan sosok pembawa Reading 0 datang dari masa depan saat bencana sudah terjadi dan *Ananke* sudah aktif. Ia menahan pertanyaan apakah perjuangan mereka berarti di masa depan itu, dan bertekad harus bersiap.
* Keesokan malamnya, Adelyde datang ke kantor Rusalka, Kepala Pengendali Risiko Helio, dan mencium bau darah. Ia menebak Rusalka terluka karena gurunya itu sangat menjaga kebersihan, lalu merawat luka di bahu Rusalka seperti biasa.
* Adelyde menyadari Rusalka memasang lebih banyak modifikasi tubuh. Rusalka tetap menolak modifikasi untuk Adelyde sebelum gaya bertarungnya matang, lalu menjelaskan bahwa unit bionik tulang belakang dan skapula barunya adalah hadiah keluarga Erhorn, tetapi pembuat sebenarnya adalah Kurono, yang baru saja mengumumkan kepemilikan saham mayoritas atas Erhorn. Adelyde menyimpulkan aliansi Erhorn dan Kurono sudah terjalin jauh sebelum diumumkan.
* Rusalka memberikan sebuah kotak beludru hitam berisi seragam putih keluarga Helio dengan lambang kuda laut pembawa matahari. Meski pelantikan resminya masih lama, Adelyde sudah berhak mengenakan warna keluarga saat bertugas.
* Di depan cermin, Rusalka memperingatkan bahwa badai akan datang. Ia tahu Adelyde dekat dengan murid yang disponsori Copperfield dan dengan pewaris Spelmin, dan meminta Adelyde tahu jelas untuk apa ia berjuang saat keadaan berbalik. Adelyde tidak menemukan jawaban, dan lambang yang dulu ia impikan kini terasa berat dan panas di dadanya. Rusalka menyambutnya ke dunia yang "baru".

## 43-7 Shattered Dawn

![](https://assets.huaxu.app/glb/image/bgstory/bgstory896.webp)

* Dua tahun setelah menerima seragam Helio, Adelyde sudah tumbuh cakap dan memikul salib meriamnya dengan mudah. Pembangunan *Atlantic Eye* melaju melampaui proyeksi paling optimis, modifikasi mekanis Rusalka makin meluas, Copperfield memamerkan teknologi bioniknya ke seluruh dunia, dan Erhorn serta Kurono makin sering menggelar kuliah bersama tentang teknologi *M.I.N.D.* Keempat keluarga besar masih rutin bertemu, tetapi semua orang makin berhati-hati berbicara.
* Pada malam Tahun Baru, yang bertepatan dengan Day of Enlightenment, Adelyde menolak perayaan dan menemani ibunya, Florence, yang kini menderita atrofi multisistem dan diperkirakan dokter tidak punya banyak waktu lagi. Kamarnya dipenuhi pot bunga dari halaman belakang dan peralatan medis.
* Adelyde bercerita kepada ibunya tentang sahabat-sahabatnya. Arakna, murid rakyat biasa yang disponsori keluarga Copperfield, bercita-cita menjadi penjelajah antarbintang, sudah menuntaskan semua kredit navigasi antarbintangnya lebih awal, dan tengah membangun satelit "Interstellar Drift Bottle" yang akan diluncurkan tengah malam itu. Helentine, pewaris Spelmin yang jenius namun lembut, selalu membereskan masalah Arakna dan mengajari Adelyde soal kekuatan yang lembut. Rusalka kini makin sering mengutus Adelyde mewakili keluarga sendirian.
* Tepat tengah malam, terminal Adelyde dibanjiri pemberitahuan darurat. Great Family Council memasuki prosedur restrukturisasi darurat, dan keluarga Copperfield diselidiki atas pelanggaran berat dengan seluruh asetnya dibekukan. Keluarga Helio langsung menyatakan dukungan penuh terhadap penyelidikan dan memberlakukan protokol diam bagi seluruh anggotanya, termasuk larangan berhubungan dengan pihak yang diselidiki.
* Adelyde curiga ini bukan soal pelanggaran, melainkan kudeta yang dibungkus prosedur, mengingat persaingan Copperfield dengan Kurono yang bersekutu dengan Erhorn. Kanal obrolan para murid dikunci, profil rekan-rekan yang terkait Copperfield padam satu per satu, dan Arakna maupun Helentine, yang sama-sama hadir di upacara yang diselenggarakan Copperfield, tidak bisa dihubungi.
* Adelyde mendatangi Rusalka. Rusalka menjelaskan bahwa Helentine dilindungi keluarganya, tetapi semua orang yang disponsori Copperfield, termasuk Arakna, masuk daftar penyelidikan. Adelyde ingin memakai pasal jaminan dalam kode keluarga untuk menjamin Arakna secara pribadi, tetapi Rusalka menolak karena kepala keluarga sudah memutus semua hubungan dengan Copperfield, dan jaminan itu justru akan menjadi celah bagi Erhorn untuk menyandera Helio.
* Rusalka juga memperingatkan bahwa setiap pembelaan Adelyde akan tercatat sebagai "kedekatan dengan pewaris Helio" di berkas Arakna dan justru menjadikannya sasaran. Saat Adelyde bertanya apakah menemukan jawaban tentang untuk apa ia berjuang bisa menyelamatkan Arakna, Rusalka mencabut seluruh hak akses Adelyde selama sebulan dan memerintahkannya pulang ke ibunya. Adelyde menyadari ini pembersihan politik yang terarah, dan diamnya Helio berarti Helio berdiri bersama Erhorn.
* Selama tiga hari, Adelyde memakai semua teknik pengintaian ajaran Rusalka terhadap keluarganya sendiri dan mengetahui bahwa kapal penumpang akan berangkat dari Pelabuhan A054 pukul enam pagi untuk mengasingkan orang-orang berisiko rendah ke belahan dunia lain. Ia menitipkan ibunya kepada perawat, lalu memacu Kelpie ke pelabuhan.
* Di pelabuhan, kerumunan orang yang diasingkan berjalan seperti iring-iringan pemakaman. Orang-orang berpaling saat melihat lambang Helio di dada Adelyde, dan seseorang menyuruhnya enyah.
* Seorang peneliti muda yang dulu ia temui di Day of Enlightenment menyerangnya dan menuduh Helio sebagai kaki tangan Erhorn yang memakai *Atlantic Eye* sebagai kedok untuk mencuri hasil riset dan mengusirnya bersama istrinya dari rumah. Adelyde tidak sanggup membela diri karena semua alasannya terlalu tipis dibanding penderitaan pria itu. Pria itu tidak mengenal Arakna dan mengatakan sudah ada kapal lain yang berangkat pukul empat dan lima.
* Adelyde menyusuri kerumunan sampai ujung barisan tanpa menemukan Arakna. Ia teringat pertemuan terakhir mereka di lokasi uji peluncuran "Interstellar Drift Bottle" yang gagal. Saat itu Arakna bercerita bahwa satelit itu menyimpan "harta" berupa suara teriakan mereka bertiga di atas kapal, suara Huhu, ombak Atlantik, dan pesan untuk bintang-bintang. Arakna ingin pergi ke bintang dan membawa semua orang bersamanya, karena menurutnya hal paling berharga di *Golden Age* adalah orang-orang dari mana saja bekerja bersama menuju mimpi yang sama.
* Kini Arakna tidak ada, dan satelit yang seharusnya membuktikan hasil kerja kerasnya tidak pernah diluncurkan. Adelyde teringat sambutan "dunia baru" dari Rusalka dan merasa untuk pertama kalinya ia tidak memenangkan apa pun. Ia menyimpulkan permainan ini memang tidak pernah dirancang untuk punya pemenang, sementara *Atlantic Eye* tetap berkilau megah seolah tidak ada yang berubah.

## 43-8 The Long Road

![](https://assets.huaxu.app/glb/image/bgstory/bgstory1630.webp)

* Adelyde pulang ke kediaman Helio dan sudah menyiapkan diri untuk berdebat dengan Rusalka, tetapi lampu kantor Rusalka padam begitu ia tiba dan gurunya tidak datang. Adelyde masuk ke ruang latihan virtual dan menyelesaikan simulasi tingkat tertinggi tanpa bantuan dengan nilai sempurna di semua aspek, peringkat S dan posisi pertama.
* Nilai sempurna itu tidak menjawab di mana Arakna berada. Adelyde merasa sepuluh tahun ia menjadi kuat demi menang ternyata tidak berarti apa-apa, lalu mulai menembaki panel-panel nilainya satu per satu.
* Sebelum ia menembak panel terakhir, SKK muncul dari baliknya sambil mengangkat tangan. Setelah sepuluh tahun, sosok itu sama sekali tidak berubah. Adelyde melempar pistol virtualnya, dan SKK ternyata bisa menangkapnya. Adelyde menyimpulkan bahwa di dalam simulasi semuanya berupa sinyal data, dan SKK juga semacam sinyal, sehingga mereka bisa saling bersentuhan di sini.
* Adelyde mengubah mode latihan menjadi kerja sama berdua dengan skenario di atas batas aman. Mereka bertarung bersama di pesawat angkut yang jatuh, di pangkalan terapung saat badai, dan di fasilitas bawah tanah yang gelap gulita dengan SKK sebagai penunjuk jalan. Lama-kelamaan mereka saling berebut sasaran, dan hasil akhirnya seri.
* Kelelahan itu terasa melegakan, dan kekosongan di dada Adelyde berhenti menelan segalanya. SKK mengaku belajar bertarung dari Adelyde sendiri, tetapi penjelasannya kembali teredam. Adelyde lalu mengusulkan tanya-jawab lewat anggukan dan gelengan.
* Dari isyarat itu, Adelyde mengetahui bahwa SKK adalah militer, bahwa yang ditemukan dan yang masih dicari SKK sama-sama dirinya, dan bahwa SKK mencari Adelyde di masa depan. Adelyde tidak kaget karena pernah mendengar kuliah Dominik tentang teori string: materi tidak bisa melampaui kecepatan cahaya, tetapi informasi berdensitas tinggi secara teori bisa melintasi waktu lewat getaran string.
* Saat ditanya apakah masa depan damai, SKK bisa mengangguk atau menggeleng (pilihan pemain). Di salah satu cabang, Adelyde menyebut SKK pembohong karena tidak mungkin terdampar di sini jika masa depan memang damai. Di kedua cabang, Adelyde menegaskan bahwa jika masa depan buruk memang harus datang, ia ingin menghadapinya dengan kakinya sendiri.
* Adelyde bertanya kenapa SKK memilih dirinya, padahal setelah sepuluh tahun ia bahkan tidak mampu mempertahankan satu sahabat. SKK menjawab ia tidak menemani Adelyde karena mengharapkan sesuatu. Ia memang punya misi, tetapi ia menyeberangi waktu justru agar orang-orang tidak perlu lagi mengorbankan apa pun, dan ia tidak berlayar sendirian. SKK lalu menyampaikan pepatah dari tempat asalnya: "I do not walk alone, and I will never give up."
* SKK mengulurkan tangan untuk membantu Adelyde berdiri. Meski tahu mereka tidak bisa bersentuhan, SKK menegaskan jarak di antara mereka tidak akan menghentikannya untuk mengulurkan tangan. Tepat sebelum jari mereka bersentuhan, SKK memudar sambil berpesan agar Adelyde menjaga dirinya.
* Adelyde membuka email yang sudah seminggu ia abaikan: panduan penerimaan khusus F.O.S. Military Command College, akademi yang didirikan Dominik dan menyimpan cita-cita paling murni *Golden Age*. Di bagian paling bawah email itu tertulis pepatah yang sama, pesan F.O.S. untuk setiap muridnya, dan Adelyde menyadari dari mana "sang pelaut" berasal.
* Adelyde menyimpan email itu di folder yang sama dengan "Catatan Merawat Ibu", lalu kembali ke kamar ibunya untuk bercerita tentang Arakna, gurunya, sang pelaut, dan pepatah yang baru ia pelajari.
* Kembali di arus emas, SKK menyadari bahwa Adelyde sudah tidak butuh penunjuk jalan, bahkan justru memberikan kepingan terakhir yang ia cari: SKK kini adalah informasi yang melintasi ruang-waktu. *Ananke* hanya mengirimkan informasi saat bekerja dengan kapasitas penuh, dan dalam sejarah yang SKK ketahui, itu hanya terjadi dua kali: saat hantaman batu bulan, dan saat *Atlantic Calamity* dimulai. Jalan pulang SKK ada di pusat bencana itu, di masa tergelap hidup Adelyde.
* Sosok kata-kata emas mengakui bahwa ia yang selama ini membuka celah-celah jalur agar SKK bisa bertemu Adelyde, tetapi jalan menuju masa depan sudah rusak dan harus dibuka SKK sendiri. SKK kembali bertanya-tanya mengapa Arius mengirimnya ke masa lalu dan apa sebenarnya "cara mengurai benang emas" yang ia incar. Pintu masuk berikutnya muncul, mengarah ke F.O.S. dan sosok berambut putih yang tidak lagi menoleh ke belakang.

## 43-9 Past Intertwined

![](https://assets.huaxu.app/glb/image/bgstory/bgstory1491.webp)

* Di auditorium F.O.S. Military Command College diumumkan bahwa *Atlantic Eye* dinaikkan ke status pertahanan tertinggi dan World Government akan membentuk distrik militer baru di wilayah TEC. Setahun lagi F.O.S. akan menggelar Military Combat Competition, dan pemenangnya langsung dipromosikan ke distrik militer TEC tanpa perlu sponsor.
* Seorang pemuda penakut mengeluh soal kompetisi bertarung itu kepada gadis dingin di sebelahnya. Gadis itu, yang dipanggil "Ana" oleh temannya, Alyssa (belakangan terungkap bahwa "Ana" adalah Arakna, dan pemuda penakut itu adalah Aristo), justru tampak lapar akan kesempatan yang tidak membutuhkan restu siapa pun.
* Seorang anggota dewan TEC naik ke podium, memamerkan keindahan TEC, rencana kota seni Constellia, dan *Atlantic Eye*, lalu mengumumkan bahwa dana Enlightenment Scholarship dilipatgandakan dan hibah riset dibuka untuk semua lab yang mengerjakan proyek pembangunan TEC. Para murid menyambutnya dengan tepuk tangan, tetapi "Ana" menegaskan F.O.S. adalah akademi Dominik untuk seluruh dunia dan ia tidak ingin melihat tangan TEC masuk ke sini, lalu pergi lebih dulu.
* Di bagian belakang aula, Adelyde melihat video promosi kota bawah laut tempatnya tumbuh besar, tempat yang belum siap ia datangi lagi, lalu pergi.
* Di kantor instruktur taktik, Wells, instruktur muda yang baru ditugaskan ke F.O.S., memeriksa catatan nilai dan menemukan misi serbu tiga orang yang diselesaikan seorang murid sendirian, tetapi nilai kerja samanya tercatat 100. Instruktur senior yang akan pensiun mengaku tidak mau cari masalah dengan TEC karena murid itu seorang Helio.
* Hassen menelepon Wells lewat jalur terenkripsi. Wells mengaku lebih baik dianggap "tidak cocok untuk pekerjaan nyata", seperti julukan dari Ballard, daripada satu gedung dengan Collins, yang dalam debat promosi pernah menyatakan masa depan tidak butuh keberanian atau kecerdasan, melainkan orang yang paham cara memainkan permainan. Menurut Hassen, World Government butuh uang dan pendukung Collins memilikinya. Wells melaporkan kedatangan anggota dewan TEC dengan dana-dana barunya, karena tidak ada yang gratis dari mereka. Hassen berjanji Parlemen tidak akan tinggal diam.
* Adelyde datang dan meminta nilai kerja sama misi ketujuhnya diubah menjadi nol karena ia mengerjakannya sendirian. Wells memancing dengan menyebut nilai nol akan merusak catatannya yang sempurna, tetapi Adelyde menegaskan ia tidak butuh apa pun yang bukan miliknya. Wells mengubahnya di depan Adelyde, memperkenalkan diri sebagai instruktur taktik barunya, dan menegaskan bahwa di kelasnya kerja sama wajib, karena menjalankan misi tim sendirian bukan hal hebat, melainkan nekat.
* Wells lalu membaca berkas seorang murid dari wilayah tertinggal di Atlantik Selatan yang lolos jalur umum tersulit dengan nilai teratas dunia. Di belakangnya ada lembar tinjauan latar belakang tanpa tanda tangan yang merekomendasikan pembatasan akses murid itu ke jalur komando dan mewajibkan penjamin dari fakultas untuk ikut kompetisi. Wells memasukkan lembar itu ke mesin penghancur kertas.
* Keesokan harinya di lapangan tembak, murid-murid bergunjing tentang Adelyde, termasuk soal keluarganya yang mengorbankan Copperfield saat kebocoran *Atlantic Eye*. Adelyde melakukan peregangan sendirian seperti biasa, gerakan yang dua tahun lalu masih dibantu Rusalka.
* Dua tahun sebelumnya, ibu Adelyde meninggal di musim semi, tepat saat bunga-bunganya mekar. Adelyde menulis catatan terakhir di bukunya: 2 April, cerah, Ibu sempat melihat bunganya mekar. Saat Adelyde berkemas, Rusalka memintanya tetap tinggal. Adelyde menjawab bahwa ia tidak bisa menemukan jawaban di keluarga, dan ia masih sulit menerima tindakan keluarganya saat Purge. Rusalka bersedia menunggu sampai Adelyde lulus dari F.O.S. dan akan mengawasinya.
* Helentine menghampiri Adelyde dan mengajaknya berpasangan untuk latihan saling melindungi, tetapi Adelyde menolak karena pasangan pewaris Helio dan Spelmin di F.O.S. pasti akan diketahui kedua keluarga, dan ia tidak ingin menyeret Helentine maupun adiknya, Ophelia, yang juga bersekolah di F.O.S. Setiap hari latihan, percakapan mereka selalu berakhir dengan keheningan yang sama.
* Di area persiapan, Adelyde bertukar informasi dengan Greta, kadet berpenampilan sangat biasa dari keluarga berlatar intelijen maritim yang ia bayar. Setahun lalu keluarga Helio mengirim email "amnesti" kepada korban Purge. Dari alamat penerimanya, Greta melacak bahwa para buangan dikirim ke Atlantik Selatan untuk bekerja di fasilitas cabang energi Helio, dan menemukan laporan pemogokan yang waktunya bertepatan dengan email tersebut. Sebagian orang berhasil kembali ke TEC, tetapi Arakna tidak termasuk dan jejaknya berhenti di sana.
* Greta menyarankan Adelyde berhenti mencari karena semuanya sudah selesai dua tahun lalu. Adelyde menegaskan bahwa melangkah maju bukan berarti menutup mata. Greta menegaskan hubungan mereka hanya kesepakatan, bukan pertemanan.
* Di kelas taktik, Wells mengumumkan ada murid pindahan dari jalur penerimaan khusus yang akan dipasangkan dengan murid tanpa pasangan. Pintu terbuka dan masuklah Arakna Sorano dari TEC. Wells menugaskannya ke tim Adelyde, tetapi mata Arakna yang dulu penuh bintang kini menatap Adelyde dengan hampa, dan ia hanya menyapa, "Nice to meet you, Helio."

## 43-10 Upstream

![](https://assets.huaxu.app/glb/image/bgstory/bgstory1634.webp)

* Di koridor persiapan latihan tempur hologram, Adelyde berjalan lima meter di belakang Arakna. Setiap kali Adelyde mencoba bicara atau meminta maaf, Arakna memotongnya dan meminta jalur komunikasi dikosongkan untuk keperluan taktis.
* Wells memberikan misi simulasi: merebut menara kendali pusat di sebuah pelabuhan saat badai dan mempertahankannya selama 120 detik dari gelombang musuh yang makin berat. Ia juga menguji sistem peran baru untuk kompetisi: Adelyde sebagai penyerang, Arakna sebagai pendukung tembakan, dan anggota ketiga sebagai koordinator taktis.
* Arakna menolak pembagian tugas dan menantang Adelyde bertarung terpisah, siapa yang nilainya lebih tinggi berhak memberi perintah. Keduanya saling kejar skor sementara si koordinator taktis tertinggal. Keributan mereka memicu alarm, dan pertahanan pelabuhan tiba-tiba berubah dengan daya tembak berlipat.
* Keduanya berlindung di terowongan pipa yang sama. Adelyde diam-diam bersiap menerobos sendirian, dan Arakna membentaknya karena dua tahun lalu Adelyde juga memendam dan memikul semuanya sendiri. Arakna menegaskan jika salah satu dari mereka "mati", tidak akan ada yang tersisa untuk menerima permintaan maafnya.
* Anggota ketiga menyusul mereka: Aristo dari TEC, murid peringkat terbawah di kelas itu. Ia punya nilai sempurna di semua mata kuliah teori dan sains, tetapi gagal di semua mata kuliah tempur dan sedang mengulang kelas ini untuk kedua kalinya, dengan ancaman dikeluarkan jika gagal lagi. Karena terlalu takut mati, ia mengirim semua *drone* pengintainya lebih dulu, dan rekamannya memetakan seluruh pertahanan baru: dua turret fase yang saling menutup, ladang ranjau di timur, sembilan musuh bersenjata berat di barat, dan meriam pelacak suara di puncak menara.
* Adelyde mengakui peluang menang sendirian adalah nol dan menyusun rencana: Arakna menahan tembakan terberat dari barat selama dua puluh detik, Aristo memakai *drone* untuk pengintaian dan umpan di ladang ranjau timur, dan Adelyde menerobos celah 1,4 detik di antara tembakan turret. Adelyde meminta tolong kepada Arakna, dan Arakna menyanggupinya.
* Rencana itu berhasil dan tim tujuh mendapat nilai S, yang terakhir diraih empat tahun lalu. Namun Wells memberi peringatan resmi kepada Adelyde dan Arakna karena di paruh pertama mereka sama sekali tidak berkoordinasi, sedangkan Aristo dipuji sebagai satu-satunya yang menjalankan perannya dari awal sampai akhir. Adelyde lega karena di depan instruktur ini ia hanyalah seorang murid, bukan seorang Helio.
* Seusai latihan, Arakna mengakui sebagian ucapannya keterlaluan. Adelyde menanyakan ke mana saja Arakna selama dua tahun, dan Arakna terkejut Adelyde benar-benar tidak tahu. Pada malam Purge, pendaftarannya di *Atlantic Eye* dicabut, tempat tinggal dan semua aksesnya diputus, dan orang-orang yang terkait Copperfield dikirim ke Atlantik Selatan lewat "Program Realokasi Sumber Daya Manusia" yang katanya sukarela. Arakna, yang besar di panti asuhan, tidak punya pilihan.
* Di Atlantik Selatan, Arakna bekerja di pabrik komponen paduan milik TEC yang memproduksi pipa dan katup untuk *Atlantic Eye*, dibayar per potong. Mereka saling menguatkan karena percaya semua itu hanya sementara. Ketika email "amnesti" datang dengan syarat menandatangani perjanjian kerahasiaan, Arakna membujuk rekan-rekannya untuk percaya pada keempat keluarga.
* Perjanjian itu ternyata mewajibkan penandatangannya membeberkan semua relasi pribadi. Gelombang kedua pun datang: orang-orang yang mereka sebutkan, yang tidak pernah masuk daftar mana pun, ikut dibekukan dan dikirim ke Atlantik Selatan. Arakna menyebut dirinya pendosa dan sempat ingin mengakhiri hidup, tetapi rekan-rekannya tidak menyalahkannya dan justru mengumpulkan uang agar ia berhenti dari pabrik dan kembali sekolah. Para pemodel arus laut, insinyur bionik, dan doktor pemenang penghargaan di jalur perakitan itu menyebut Arakna sebagai "proyek baru" mereka.
* Adelyde berjanji akan kembali ke keluarganya setelah lulus, mengambil alih bisnis keluarga dari dalam, dan membawa pulang semua orang. Arakna bertanya apa jaminannya Adelyde tidak akan menjadi seperti mereka. Menurutnya mereka bisa bertarung bersama dengan sempurna, tetapi terhadap Adelyde dan keluarganya, Arakna menarik garis. Adelyde menyatakan akan menghormati keputusan itu.
* Beberapa bulan kemudian, di Prism Square, Arakna berpidato atas nama koran mahasiswa Voice of the Planet menjelang pemungutan suara soal kerja sama yayasan riset TEC dengan klub riset kampus. Ia membeberkan bahwa sumber dana yayasan itu disamarkan, dan penyandang dana terbesarnya adalah Kurono.
* Arakna juga membeberkan bahwa Armada Kargo No. 7 di jalur Atlantik Selatan, yang dioperasikan anak perusahaan logistik Kurono, tercatat mengangkut bantuan kemanusiaan, padahal nomor-nomor kirimannya cocok dengan kode narapidana hukuman mati dari tiga yurisdiksi berbeda, dengan perjalanan sekali jalan.
* Poin ketiga Arakna menyoroti waktu kejadiannya: dua tahun lalu TEC mengumumkan diri sebagai pemegang saham terbesar Kurono dan mulai bekerja sama secara resmi, dan hampir bersamaan keluarga Copperfield diselidiki, sehingga TEC tinggal menyisakan tiga keluarga.
* Arakna menutup dengan kisah Purge, pembuangannya ke Atlantik Selatan saat berusia enam belas tahun, dan orang-orang yang mengorbankan segalanya agar ia bisa bersekolah. Ia meminta para murid tidak menelan mimpi yang disuapkan orang tanpa bertanya, dan mengingatkan bahwa emas *Golden Age* seharusnya diukur dari manusianya, bukan pencapaiannya. Pidatonya disambut tepuk tangan meriah.
* Di sisi alun-alun, Adelyde mengaku kepada Greta bahwa ia sempat mencoba mencegah pidato itu dan kini hanya berjaga. Ia sadar tidak bisa mengubah keluarganya sendirian, tetapi jika ia menarik perhatian keluarganya kepada Arakna, ia justru membahayakan Arakna. Greta menegaskan bahwa Adelyde tidak bisa memegang latar belakang dan sumber dayanya sambil tetap bebas bertepuk tangan, dan memperingatkan bahwa orang yang bersorak hari ini bisa menjual Arakna besok.
* Dari kantornya, Wells, yang ikut mendengarkan bersama Hassen, menyerahkan kasus ini kepada Hassen karena tidak terkait langsung dengan kepentingan World Government dan bisa ditindaklanjuti tanpa izin.
* Beberapa minggu kemudian, komite etika sains World Government menyatakan tidak menemukan pelanggaran, tetapi F.O.S. sendiri melakukan audit kepatuhan dan menangguhkan tujuh belas proyek terkait TEC, termasuk sponsor teknis Military Combat Competition, klausul berbagi data murid penerima beasiswa, dan kursi panel dana riset.
* Di Great Family Council, seorang anggota dewan melaporkan bahwa rencana tiga tahun agar semua perwira distrik militer melewati tangan mereka kini gagal, padahal keluarga Helio menyumbang dana sebesar Erhorn. Sesosok wanita jangkung di sudut ruangan bertanya apakah Arakna melakukan semua itu sendirian, lalu melirik wajah Arakna di layar saat berjalan keluar.

## 43-11 Mutual Destruction

![](https://assets.huaxu.app/glb/image/bgstory/bgstory1626.webp)

* Setahun kemudian, World Military Academy Joint Combat Competition digelar di Laureate Arena F.O.S., dengan hadiah bagi juaranya berupa penerimaan langsung ke jajaran militer World Government tanpa penilaian maupun sponsor. Adelyde menonton dari tribun sambil mencari Arakna di barisan peserta.
* Beberapa bulan sebelumnya, Arakna mengatakan kepada Adelyde bahwa masuk militer adalah satu-satunya jalan agar ia punya panggung untuk mengubah sesuatu, dan ia sadar lari dari segalanya tidak membuatnya bebas, meski itu berarti mengubur mimpi kapal luar angkasanya. Adelyde tidak ikut kompetisi karena akan kembali ke keluarganya. Ia memberi Arakna botol resin buatan tangan berisi kapal luar angkasa kecil yang miring, "Interstellar Drift Bottle" versinya sendiri. Arakna menolak hadiah dari seorang Helio, tetapi menerimanya ketika Adelyde bilang itu dari Adelyde, sambil menyebutnya jelek dan berjanji mengajari Adelyde membuat yang bagus setelah kompetisi.
* Di antara delegasi resmi yang hadir terdapat delegasi TEC, dan di dalamnya ada Rusalka dengan seragam putih Helio. Saat jeda, Adelyde melihat Rusalka berbicara dengan Alyssa, rekan setim Arakna, yang lalu pergi sambil menggenggam kertas terlipat.
* Rusalka menyapa Adelyde dan mulai membicarakan masa depannya setelah lulus: mengawasi jalur energi dari *Atlantic Eye* hingga cabang Atlantik Selatan, karena kepala keluarga akan segera pensiun dan kursi Helio di Council tidak boleh terlewat. Ia meminta Adelyde duduk di sampingnya di tribun TEC untuk memberi sinyal yang tepat, dan Adelyde menurut.
* Tim 09 diperkenalkan sebagai favorit juara: Arakna Sorano, peringkat satu dunia di ujian penerimaan khusus; Alyssa Lin, peringkat sepuluh dunia; dan Aristo Colman, koordinator taktis dengan penglihatan seluruh arena lewat *drone*. Namun Alyssa mengambil mikrofon dan menyatakan mundur karena alasan pribadi. Sesuai aturan, tim yang anggotanya kurang dari tiga karena pengunduran diri langsung didiskualifikasi.
* Arakna menahan Alyssa. Alyssa membalas bahwa salah satu sponsor TEC yang dihentikan akibat penyelidikan Arakna adalah miliknya, dan ia tidak bisa menolak kesempatan terakhir yang ditawarkan "wanita itu". Arakna menyadari seseorang menawarkan Alyssa semua yang dituduhkan telah Arakna rebut darinya, dengan harga mundur di depan semua orang, demi mematahkan masa depan Arakna di depan dunia.
* Komentator membuka jendela pergantian pemain: murid yang belum terdaftar boleh menggantikan asalkan dijamin langsung oleh seorang instruktur. Arakna berteriak ke arah tribun keluarga bahwa seseorang memakai sponsor untuk mengancam rekan setimnya, dan saat mikrofonnya dimatikan dari tribun keluarga, ia membuang earpiece-nya dan berteriak bahwa setiap orang berhak menentukan masa depannya sendiri, lalu bertanya siapa yang mau menempuh jalan ini bersamanya.
* Aristo, yang selalu takut terluka, maju dengan wajah pucat dan berdiri di samping Arakna sambil memohon satu orang lagi. Adelyde bangkit dari tribun keluarga. Rusalka mencengkeram pergelangan tangannya dan memerintahkannya duduk, tetapi Adelyde membalas genggaman itu, melepaskan diri, dan menuruni tangga tribun, teringat semua malam ia berjalan sendirian sejak Purge.
* Adelyde mengangkat tangan Arakna dan mendaftarkan diri sebagai pengganti di Tim 09. Ia mengutip kata-kata yang pernah ia dengar: jarak di antara mereka nyata, tetapi itu tidak akan menghentikannya mengulurkan tangan. Wells Adelman berdiri dari kursi fakultas dan menjamin Adelyde dengan seluruh wewenangnya sebagai instruktur. Tepuk tangan para murid menggema, sementara rombongan berseragam putih di tribun keluarga pergi dalam diam, dan Tim 09 dinyatakan kembali ikut bertanding.
* Malam itu, Rusalka mencekik Adelyde ke dinding dan memerintahkannya pulang. Menurutnya, Adelyde telah menantang seluruh TEC di depan semua perwakilan faksi hanya demi "persahabatan" dan "keadilan", seperti anak pelabuhan yang berkelahi demi permen, dan ini kesempatan terakhirnya. Adelyde menatapnya tanpa marah maupun takut, dan Rusalka menghunus pedangnya sampai sehelai rambut dari leher Adelyde tanpa sanggup menebaskannya.
* Adelyde menegaskan bahwa kekuasaan bisa merampas status, karya, bahkan nyawa seseorang, tetapi tidak bisa menyentuh keyakinannya, dan bahwa ini F.O.S., bukan TEC. Rusalka menyebut jiwa Adelyde ditempa oleh TEC, tetapi Adelyde menjawab ia berhak menentukan siapa dirinya dan tidak akan kembali.
* Rusalka menetapkan Adelyde sebagai pengkhianat keluarga secara internal: nama keluarganya tetap, tetapi semua gelar, hak akses, dan posisi pewarisnya dicabut, dan setelah lulus ia hanya akan bertugas di pinggiran tanpa pernah boleh mendekati *Atlantic Eye* lagi. Sebagai guru, Rusalka memintanya kembali sekali lagi. Adelyde membungkuk dalam-dalam, berterima kasih atas semua ajaran Rusalka yang akan selalu ia bawa, lalu berjalan pergi tanpa menoleh ke belakang.

## 43-12 Golden Dawn

![](https://assets.huaxu.app/glb/image/bgcg/cg6801_7.webp)

* Setelah berminggu-minggu babak gugur, Tim 09 lolos ke final dengan penampilan gemilang. Awalnya Adelyde dan Arakna hanya bertukar perintah singkat di jalur taktis, tetapi pertempuran demi pertempuran memaksa mereka saling memunggungi, dan kerja sama mereka berbicara lebih banyak daripada kata-kata.
* Malam sebelum final, Arakna menjahit spanduk dukungan bergambar enam tokoh chibi: Tim 09 (Arakna, Adelyde, Aristo) dan lawan mereka di final (Helentine, Ophelia, Greta). Menurut Arakna, kalau kainnya cukup besar, ia ingin menjahit ke-32 tim dan semua murid F.O.S., karena F.O.S. mulai terasa seperti rumah baginya.
* Arakna mengungkit Huhu yang menyelinap ke Kelpie di Day of Enlightenment, dan untuk pertama kalinya sejak kejadian di pelabuhan, Adelyde bisa mengenang masa lalu. Arakna memintanya lebih sering tersenyum, karena saat serius Adelyde tampak seperti patung di gerbang sektor Helio. Saat Adelyde hendak membahas kemungkinan buruk, Arakna memotong bahwa apa pun yang terjadi mereka akan menemukan jalan, lalu mengingatkan janjinya mengajari Adelyde membuat botol yang bagus. Adelyde membalas bahwa Arakna tetap menyimpan botol jelek itu di samping tempat tidurnya.
* Final berupa misi penyelamatan di kapal yang rusak diterjang badai, dengan nilai dihitung dari jumlah korban yang diselamatkan, menjatuhkan musuh tidak dihitung, dan jika kedua tim bekerja sama dalam satu penyelamatan, keduanya sama-sama mendapat poin. Adelyde dan Arakna bergerak tanpa banyak bicara dengan koordinasi yang sempurna.
* Di rute pelarian terakhir, Adelyde dan Helentine berlomba melewati lorong yang hampir runtuh. Helentine mengaku senang Adelyde kini lebih sering bercanda sejak bertarung bersama Arakna. Saat panel lambung kapal jatuh ke arah Helentine, Adelyde menariknya mundur hingga punggungnya sendiri menghantam pipa. Helentine, yang sudah hampir mencapai pintu keluar, berbalik dan menarik Adelyde keluar bersamanya.
* Tim 09 menang tipis 3280 banding 3260. Adelyde mengulurkan tangan kepada Helentine, dan Arakna memeluk keduanya hingga mereka jatuh tertawa. Tim 09 (Arakna, Adelyde, dan Aristo) mengangkat trofi emas bersama, sementara Helentine menjadi yang pertama bertepuk tangan.
* Helentine yakin ayahnya tidak akan mempermasalahkan kebersamaan mereka. Adelyde memuji tembakan presisi Ophelia di pertandingan tadi dan mengajaknya berlatih menembak bersama. Ophelia pura-pura tidak butuh pujian, tetapi tetap tersenyum.
* Arakna membagikan spidol kepada semua orang untuk menandatangani spanduk. Saat Adelyde bertanya apakah ia sudah dimaafkan, Arakna menjawab tidak ada yang perlu dimaafkan, dan spidol itu hanya berarti "di sini, sekarang, kita". Arakna lalu menghidupkan kembali tradisi Wishing Platform: siapa pun boleh menulis nama dan harapannya di spanduk, dan siapa pun yang membacanya ikut membantu mewujudkannya.
* Ibu Aristo, insinyur yang dulu mereka temui di Gardener Island, menulis harapan agar putranya tumbuh sehat dengan mata yang selalu bersinar seperti bintang. Wells menulis dirinya sebagai sponsor dengan semboyan "Fiat justitia ruat caelum". Seorang murid berwajah biasa diam-diam menulis "World peace" di sudut yang paling tidak terlihat.
* Di bawah kembang api upacara penutupan, Adelyde teringat harapannya di Gardener Island dan mengakui harapan sahabat-sahabatnya belum terwujud. Arakna membalas bahwa "suatu hari" biarlah untuk suatu hari nanti, dan kembang api malam ini untuk malam ini.
* Dari kejauhan, di dalam arus emas, sosok abu-abu SKK menyaksikan Adelyde yang akhirnya kembali bersama sahabat-sahabatnya dan tersenyum puas sebelum terbawa ke jalur berikutnya.
* Bertahun-tahun kemudian, saat Adelyde sudah menjadi instruktur F.O.S., ia menggantung spanduk ini di aula memorial agar kemuliaan, keyakinan, dan semangat murid-murid terbaik akademi itu tetap menjadi bagian dari F.O.S.

## 43-13 Cataclysm and Resurrection

![](https://assets.huaxu.app/glb/image/bgstory/bgstory391.webp)

* Di masa kini, beberapa waktu sebelum SKK jatuh ke laut, Rusalka terbangun dalam kondisi setengah sadar dan mendengar suara yang menceritakan hidupnya: ia belajar bertahan hidup dengan memangsa kehidupan lain, lalu membawa cara itu ke darat hingga dijuluki "binatang laut" oleh keluarga Helio. Suatu hari ia mati tanpa alasan, tetapi tidak mati sepenuhnya.
* Arius memegang kepala Rusalka, yang hanya tersisa bersama potongan tulang belakang dan separuh jantung, lalu menjatuhkannya ke kolam cahaya biru. Tubuh Rusalka tumbuh kembali dengan paksa, dan kepalanya dibanjiri suara para korban *Atlantic Eye* serta penglihatan tentang umat manusia yang menghancurkan bahteranya sendiri di luar angkasa dan *Red Tide* yang menyapu daratan.
* Arius menegaskan Rusalka harus melihat semua itu karena itulah kenyataan yang sudah terjadi. Ia menduga tubuh yang dibangun ulang dengan separuh "Understanding" tidak sempurna, lalu menekan kepala Rusalka ke dalam air agar pikirannya yang goyah terbasuh dan ia menjadi perpanjangan diri Arius.
* Arius mengungkapkan bahwa separuh *Sefirah* lainnya ada di bagian terdalam *Atlantic Eye*, tetapi bahkan ia sebagai penciptanya tertahan di pintu karena hak akses *Ananke* lenyap bersama Dominik. Untuk mendapatkannya, ia harus pergi ke "waktu" saat Dominik masih hidup. Alih-alih pergi sendiri, ia cukup mendorong SKK dan Adelyde ke dalam rancangan Dominik yang belum selesai, jawaban yang sudah ditunjukkan "Understanding" kepadanya bertahun-tahun lalu.
* Puluhan tahun lalu, di ruang *Sefirah Engine* pada larut malam, Arius menanyakan keberadaan Adelyde kepada Rusalka. Terungkap bahwa Rusalka pernah meminta bantuan Arius untuk merebut kekuasaan dari kepala keluarga Helio, dan sebagai gantinya ia mendukung Purge dengan seluruh industri berat Helio. Arius membalas bahwa Rusalka tidak punya pilihan, karena *Zero-point Energy* dan kolonisasi luar angkasa akan membuat industri energi dan infrastruktur Helio usang.
* Rusalka menuntut bukti kemajuan *Sefirah*. Arius membuka strukturnya dan memperlihatkan heliks ganda kristal yang berputar di tengah ruangan. Rusalka menjerat Arius dengan cambuk, menodongkan pedang ke lehernya, dan mengancam membunuhnya lalu mengambil *Sefirah* itu.
* Arius melepaskan diri dengan satu tangan, dan urat-urat bercahaya menjalar dari pedang ke tubuh Rusalka hingga melumpuhkan gerakan dan indranya. Arius menjelaskan bahwa ia sudah menghubungkan dirinya dengan *Sefirah* begitu dekripsinya selesai. Sesaat ia merasa bisa memahami segalanya, tetapi sebelum gerbang itu tertutup, ia melihat dua sosok memetik hasil kerjanya: seseorang berjubah dengan sayap abu-abu yang tidak ia kenal, dan seseorang berwajah seperti murid Rusalka.
* Arius menduga Rusalka sengaja menjauhkan Adelyde dari *Atlantic Eye* karena naluri pemburunya merasakan bahaya. Ia lalu memaksa tangan Rusalka menekan terminal perintahnya sendiri dan mengirim sebuah pesan.
* Beberapa hari kemudian, di anjungan lepas pantai yang belum selesai di Atlantik Utara jauh, Adelyde bekerja sebagai kapten tim survei bawah laut. Para pekerja, termasuk Karin, pekerja magang yang mengaguminya, menyayanginya. Mereka dulu mendengar bahwa Adelyde adalah pewaris yang dibuang ke proyek tanpa keuntungan, tetapi ia justru berhasil memecahkan bagian tersulit proyek itu. Karin bertekad mengikuti Adelyde ke mana pun, tetapi Adelyde memintanya memikirkan masa depannya baik-baik.
* Pesawat militer berlambang Helio mendarat, dan dua regu prajurit keluarga mengepung Adelyde. Pemimpinnya menyampaikan perintah Rusalka agar Adelyde kembali ke *Atlantic Eye* mengenakan seragam kebesaran Helio, dengan ancaman akan menembak para pekerja jika ia menolak. Pemimpin itu ternyata Alyssa.
* Adelyde berganti seragam tanpa perlawanan. Saat Karin menerobos barisan prajurit, Adelyde melindunginya dan membentak siapa pun yang berani menembak pegawai keluarga. Ia menitipkan data dan rencana kalibrasi tahap akhir kepada Karin dan menenangkannya bahwa gurunya tidak akan menyakitinya.
* Di pesawat, yang ternyata penerbangan rotasi teknisi ke *Atlantic Eye*, Adelyde mencoba bertanya dan disetrum tongkat kejut oleh Alyssa. Alyssa mengaku dulu Rusalka memberinya pilihan: ambil masa depan atau hancur sendiri. Ia marah karena Adelyde memakai pengkhianatannya sebagai panggung untuk menjadi pahlawan. Adelyde membalas bahwa akibat kejadian itu Arakna dinilai terlalu radikal untuk militer dan Adelyde dicoret dari garis suksesi, sementara Alyssa mendapatkan apa yang ia mau. Kini Rusalka menepati janji memasukkannya ke *Atlantic Eye*, dan keluarganya diundang ke perayaan Day of Enlightenment di Gardener Island.
* Adelyde langsung merasa ada yang salah, karena Rusalka tidak pernah merayakan Day of Enlightenment. Sebelum ia sempat bertanya siapa yang sebenarnya memberi perintah, ledakan dahsyat terjadi. *Atlantic Eye* memancarkan pilar cahaya biru dan emas ke langit, dan gelombang kejutnya melarutkan konsep diri Adelyde hingga ia merasa menjadi semua orang sekaligus.
* Sebuah suara memanggil nama Adelyde, dan sepasang tangan dari arus emas mengangkatnya kembali dari "lautan" itu. Adelyde tersadar di kursinya, sementara semua orang lain di pesawat tak sadarkan diri dan pesawat tersedot ke dalam pilar energi.
* Adelyde melepas sabuk pengaman, bahunya terkilir saat menghantam pintu kokpit dan ia memasangnya kembali sendiri, lalu mendobrak masuk, memindahkan pilot yang pingsan, dan mengambil alih kemudi. Teringat pesan untuk memberikan segalanya, ia berhasil menarik pesawat keluar dari arus energi.
* Seorang prajurit Helio yang sudah sadar menodongkan senjata ke leher Adelyde, tetapi sosok berjubah bermotif sayap abu-abu menodongkan dua pistol ke wajah prajurit itu dan memerintahkannya menjatuhkan senjata karena Adelyde baru saja menyelamatkan nyawa mereka semua. Adelyde tertawa lirih karena akhirnya ia mendengar suara itu dengan jelas. Sosok itu adalah SKK, yang menjawab, "Aku di sini."

## 43-14 Conviction

![](https://assets.huaxu.app/glb/image/bgstory/bgstory211.webp)

* Di dalam arus emas, SKK mencari momen *Ananke* bekerja pada puncaknya, yaitu saat *Atlantic Calamity* meletus. Ia melihat kembali banyak versi Adelyde yang pernah ia temui dan mendengar gema suara rekan-rekannya dari masa kini, lalu melompat ke pusaran terdalam tempat semua itu bermuara.
* SKK kini berwujud fisik di pesawat angkut. Alyssa menuntut penjelasan karena pemindaian biometrik tidak menemukan penyusup, dan Adelyde mengarang bahwa "Gray Raven" adalah informan kepercayaannya yang sudah lama terdaftar di database keluarga. Adelyde lalu memerintahkan pilot yang sudah sadar untuk menjauhi arus biru.
* Adelyde meyakinkan Alyssa bahwa mereka bukan musuh dan sama-sama ingin sampai ke *Atlantic Eye*. Alyssa menceritakan bahwa beberapa hari lalu ia mendengar para peneliti membicarakan proyek besar yang dipimpin langsung kepala keluarga Erhorn dan akan diumumkan setelah upacara Day of Enlightenment: analisis *Understanding Sefirah* sudah selesai.
* Kali ini kata-kata SKK sampai utuh ke Adelyde, karena hanya hal yang sudah terjadi yang bebas dari hukum waktu. SKK menjelaskan bahwa informasi bisa diubah menjadi energi, dan energi dari alam bawah sadar kolektif skalanya tak terbayangkan. Adelyde teringat kuliah terakhir Dominik yang menyebut *Sefirah* sebagai antarmuka untuk mengambil informasi dari *Consciousness Tide*, dan menyadari bahwa Arius telah meledakkan alam bawah sadar kolektif umat manusia.
* Marco Helio, kepala keluarga Helio yang bertahun-tahun tidak aktif, menghubungi Adelyde. Ia menghapus semua catatan pembangkangan Adelyde dan mengangkatnya sebagai komandan operasi pemulihan *Atlantic Eye* dengan kendali penuh atas sumber daya Sektor EOA-01. Misinya rahasia: tiba sebelum World Government dan keluarga TEC lain, lalu mengambil sebanyak mungkin aset teknologi dan data, termasuk cadangan memori dari chip orang-orang yang tidak bisa diselamatkan. Jika berhasil, Adelyde akan diumumkan sebagai kepala keluarga berikutnya.
* Saat Adelyde bertanya apakah keluarga akan mengirim bantuan ke pulau-pulau hunian yang terdampak, Marco menjawab itu bukan prioritas. Adelyde memutus sambungan dan mencengkeram lambang Helio di dadanya sampai telapak tangannya berdarah.
* Para penumpang yang punya keluarga di pulau-pulau itu panik dan merangsek ke arah Adelyde. SKK ikut menahan kerumunan dan mengingatkan bahwa hanya Adelyde yang bisa memberi perintah sekarang. Teringat pertanyaan Rusalka tentang untuk apa ia berjuang, Adelyde meminta siapa pun yang punya keluarga di pulau hunian mengangkat tangan.
* Adelyde menugaskan Alyssa, yang ikut mengangkat tangan, memimpin tim penyelamat ke pulau-pulau hunian dengan separuh pesawat, kapal, kru, dan suplai. Alyssa memberi hormat khas murid F.O.S. sebelum berangkat.
* Adelyde memerintahkan petugas sinyal menyiarkan panggilan darurat kemanusiaan ke seluruh dunia atas nama TEC lewat semua saluran, termasuk saluran pribadinya: *Atlantic Eye* meledak akibat kecelakaan eksperimen internal, lengkap dengan koordinat semua titik masuk. Ia juga membuka kanal operasi penyelamatan publik dan membagikan seluruh suplai, peralatan, dan intel tim Helio.
* Di depan semua orang, Adelyde menyatakan keluarga yang membesarkannya telah mengkhianati semua yang dijunjungnya, lalu memaknai ulang ajaran Rusalka: berpikir menyeluruh bukan berarti egois, mengambil inisiatif bukan berarti menyiapkan jalan kabur, dan setia bukan berarti bicara untung. Ia mengaku takut seperti yang lain, tetapi masih punya kekuatan untuk melawan. Meski tidak ada yang mengikutinya, ia akan menerobos jurang dan, jika perlu, mencuri perahu dari sungai Styx untuk membawa orang-orang kembali. Ia lalu meminta keyakinan mereka.
* Seorang peneliti wanita langsung menyatakan ikut turun bersama Adelyde, disusul prajurit dan insinyur keluarga. Di kanal publik muncul dua sambungan: Arakna, kini instruktur F.O.S., yang mengerahkan instruktur dan kadet senior, serta Helentine dari keluarga Spelmin, yang mengalihkan kapal-kapal terdekat untuk penyelamatan dan akan menyusul setelah menangani Jareit Island.
* Satu per satu, World Government Emergency Management Division, divisi operasi laut dalam *Cosmos Technicians Union*, dan pusat penghubung Atlantik Utara Arctic Route Union ikut bergabung. Adelyde menutup wajahnya dan berterima kasih, lalu bangkit sebagai komandan operasi: mereka akan membawa semua orang di bawah sana naik dalam keadaan hidup, dan menyeret Arius keluar untuk dimintai jawaban.

## 43-15 Styx Crossing

![](https://assets.huaxu.app/glb/image/bgstory/bgstory1645.webp)

* Di wilayah udara luar *Atlantic Eye*, *drone* pengintai tim Adelyde langsung dihancurkan oleh *Comet Patrol Array* begitu melewati batas siaga, meski separuhnya berhasil lolos. SKK menunjukkan bahwa unit-unit *Comet* tidak saling menyerang, sehingga sistem identifikasi kawan-lawan antarunit masih utuh. Adelyde berencana menangkap satu unit *Comet* untuk mengecoh sistem itu dan bersiap terbang sendiri dengan Silverwing-9. SKK bersikeras ikut.
* Sebuah unit *Comet* tiba-tiba mendekat dengan manuver kacau sambil berteriak lewat pengeras suara yang dipasang untuk perayaan Day of Enlightenment, jelas dikemudikan manual. Pengemudinya mengirim koordinat pelabuhan dok yang masih utuh dan meminta mereka mengikuti "benang emas" menuju kamp penyintas. Saat SKK menyebut *Ananke*, orang itu terkejut. Unit *Comet* itu menempel ke bawah pesawat seperti bintang laut, dan unit-unit lain tidak menyerang mereka.
* Di sudut kabin, Adelyde menanyakan apakah yang SKK cari ada di sini. SKK menjelaskan *Ananke* adalah kunci baginya untuk kembali. Adelyde memintanya langsung pergi begitu saatnya tiba, tetapi SKK menegaskan mereka akan mengungkap kebenaran bencana ini bersama, karena masa depan SKK adalah masa lalu Adelyde dan mereka hanya punya satu dunia.
* Pelabuhan dok terlalu rusak untuk dijadikan kamp, dan menara suar sudah padam. Adelyde tersandung papan bertuliskan "Port A054" yang roboh sementara bangunan raksasa di belakangnya mulai runtuh. Ia teringat pertama kali tiba di bendungan ini sebagai anak kecil, dan pertemuan pertamanya dengan Arakna dan Helentine di taman memorial kota bawah laut.
* Kapal selam tim menembus kota bawah laut yang hancur: jembatan membeku di tengah keruntuhan, menara meleleh, dan semua tempat yang pernah menjadi bagian hidup Adelyde lenyap dalam cahaya biru. Mereka menemukan Profesor Hell, direktur lab di pusat output daya arus, yang kesadarannya mundur menjadi seperti bayi lalu tubuhnya berubah menjadi abu bercahaya hingga hanya jas labnya yang tersisa.
* Seorang anggota tim histeris dan menyebut semua ini kuburan. Adelyde menyelamatkannya dari busur energi, lalu menegaskan bahwa orang-orang yang mengirim unit *Comet* masih menunggu mereka, dan memberinya satu menit untuk menenangkan diri atau kembali dengan kapsul penyelamat. Unit 007 akhirnya menemukan benang emas, dan saat lampu dimatikan, benang-benang *Ananke* berkumpul di sekitar SKK, seolah *Ananke* juga sedang mencarinya.
* SKK menduga, jika jaringan *Ananke* bisa mengirim pesan antar titik ruang-waktu dan energinya berasal dari *Consciousness Tide*, informasi yang mengalir di dalamnya mungkin adalah kesadaran manusia.
* Benang emas mengarah ke sebuah gedung yang masih utuh, terbungkus jaring cahaya emas seperti dalam amber. Di pintunya berdiri Aristo, kini insinyur tetap di proyek *Comet*, yang ternyata pengemudi unit *Comet* tadi. Gedung itu awalnya menyisakan empat lantai, tetapi dalam kurang dari enam belas jam hanya tersisa dua.
* Aristo menjelaskan bahwa setelah ledakan, sistem kendali pusat runtuh, lalu tiba-tiba aktif sebuah sistem tanpa catatan pengembangan bernama *Ananke*. Sub-unitnya yang berbentuk jam pasir menghubungkan terminal kuantum di berbagai lokasi menjadi *Ananke's Link*, dan setiap titik yang terjangkau adalah kamp penyintas. Kini hanya tersisa 71 kamp, dan output *Ananke* terus menurun. *Ananke* tidak berjalan sebagaimana mestinya, dan titik akses terbesarnya kemungkinan adalah *node* induk yang terlalu dalam untuk dicapai.
* Aristo menunjukkan rekan-rekannya yang tubuhnya sudah berupa debu biru bercahaya. Kesadaran mereka larut sedikit demi sedikit, jadi mereka menyambungkan diri ke *Ananke's Link* untuk mengunggah seluruh pengetahuan mereka, dari makalah hingga cetak biru, sekaligus mengekspor rahasia riset yang hanya tersimpan di *Atlantic Eye*.
* Aristo bertanya apakah keluarga-keluarga akan membangun *Atlantic Eye* kedua jika mendapatkan semua ini. Adelyde menjawab tidak: Council kemungkinan sedang memotong kerugian, dan nama *Atlantic Eye* akan dihapus sebagai noda. Namun ia menegaskan bahwa semangat *Atlantic Eye* tidak akan mati, karena orang-orangnya memulai dengan niat baik dan bertahan sampai akhir: "Kitalah *Atlantic Eye*." Ia mengirim tim penyelamat ke sub-unit dan berangkat bersama SKK mencari ruang kendali utama *Ananke*.
* Aristo memilih tetap tinggal sampai ekspor selesai dan menyerahkan terminal yang tersambung ke *Ananke's Link* kepada Adelyde. Dalam perjalanan menyelam, terminal itu dipenuhi panggilan dari berbagai kamp: kru yang habis tersapu gelombang, server yang menitipkan chip berisi data, regu Spelmin yang menjemput penyintas, tim medis F.O.S. yang meminta atropin, dan pesan-pesan terakhir untuk keluarga, rekan, bahkan Huhu peliharaan.
* Saat daya kapal selam tinggal 1%, masuk panggilan dari Arakna, pemimpin F.O.S. Support Team One. Adelyde meminta SKK menyambungkannya secara pribadi. Arakna sudah mengirim murid-muridnya ke atas bersama para penyintas dan chip, dan tidak bisa menghubungi Helentine. Kaki kanannya sudah tersapu gelombang energi, dan *node* *Ananke* di tempatnya hampir mati.
* Arakna mengaku bahwa di Pelabuhan A054 bertahun-tahun lalu ia sebenarnya ada di sana dan memperhatikan Adelyde dari jauh, tetapi tidak sanggup menemuinya karena ia masih ingin percaya pada Adelyde meski membenci semua yang membentuk dirinya. Adelyde memintanya tidak menyesal. Saat Arakna bertanya apakah Adelyde merindukannya selama bertahun-tahun menjaga jarak, Adelyde menjawab ya.
* Arakna meninggalkan surat rekomendasi agar Adelyde bisa mengajar di F.O.S. jika suatu saat ia tidak punya tempat tujuan, lalu menyerahkan harapan Day of Enlightenment miliknya kepada Adelyde: temukan kebahagiaan dan kebebasan di seberang rasa sakit. Sambungan *Ananke's Link* padam, dan Adelyde menangis tersedu-sedu.
* SKK merangkul Adelyde dan menegaskan semuanya belum berakhir, karena mereka belum tahu ke mana *Ananke* bisa membawa mereka. Dengan sisa daya yang hanya cukup untuk masuk ke sinar *Ananke*, Adelyde mengucapkan "I do not walk alone, and I will never give up", lalu memacu kapal selam dengan kecepatan penuh ke dalam lautan cahaya emas.

## 43-16 Keeping Watch at Eternity's End

![](https://assets.huaxu.app/glb/image/bgcg/cg6801_9.webp)

*sub-chapter ini berisi pengungkapan besar tentang Ananke dan sosok pemandu SKK, sangat disarankan membacanya langsung di dalam game.*

* Adelyde mengambang di ruang tanpa bentuk dan tidak bisa merasakan tubuhnya. Sosok dirinya semasa kecil muncul dan menanyakan apakah ia terlalu lelah atau terlalu kecewa. Adelyde menjawab bahwa lelah dan kecewa sudah biasa ia hadapi, meski sebelum hanyut ke sini ia sempat melihat gurunya bersekongkol di *Sefirah Engine* dan kepala keluarga Erhorn menelan "buah" yang seharusnya milik umat manusia.
* Saat ditanya apakah ia terlalu sedih, Adelyde tidak bisa menjawab. Adelyde kecil memeluknya, dan dari pelukan itu Adelyde kembali merasakan tubuhnya, balas memeluk, dan berterima kasih. Anak itu lalu mendorongnya ke arah cahaya.
* Adelyde dan SKK terdampar di sebuah pulau abu yang dikelilingi lautan merah. Tanahnya berupa debu logam berkarat yang menimbun sisa-sisa sejarah manusia secara acak, dari kapal perusak TEC Rosaline yang hilang hingga pedang Kowloong kuno dan inti reaktor. Di ujung pandangan, sebuah pohon raksasa menjulang ke kehampaan dengan cabang seperti galaksi.
* Sebuah suara menjelaskan bahwa pohon itu adalah proyeksi *M.I.N.D.* *Phylotree* yang bisa dipahami tetapi tidak bisa disentuh. Di pangkal pohon muncul Dominik, tubuhnya ditembus dan diikat oleh sinar-sinar *Ananke*. Ia menyebut dirinya cadangan kesadaran di dalam *Ananke*, dan tempat ini adalah ujung *Ananke*: tepi kematian panas semesta, kuburan peradaban.
* Menurut Dominik, hanya di sini ia bisa lolos dari "pengamatan" pihak yang menjalankan *Filtering*, yang mengawasi setiap bagian *Phylotree* yang bisa dipanen. Ia juga menyinggung "Merciful One" yang pernah menunjukkan kepada SKK amber peradaban lain di dalam menara.
* Dominik menjelaskan bahwa *Ananke* adalah saluran pengalih energi *Consciousness Tide*, semacam sirkuit ekstradimensi buatan. Saat *Sefirah* salah membaca dan memicu letusan *Consciousness Tide*, *Ananke* menyerap kelebihan energi lewat sinar *Ytterbium*, menyebarkannya ke berbagai titik ruang-waktu, lalu mengembalikannya ke *Consciousness Tide*. Ia membangunnya diam-diam sejak rancangan pertama *Atlantic Eye*.
* Bertahun-tahun lalu di kediaman Helio, terminal Dominik untuk pertama kalinya menangkap pembacaan "0", puncak teoretis sinar *Ananke* saat aktif penuh, yang berarti ketakutan terburuknya menjadi kenyataan. Sejak saat itu ia bersiap. *Ananke* seharusnya aktif otomatis dan menambatkan seluruh fasilitas ke detik sebelum bencana, tetapi letusannya begitu besar hingga *Ananke's Link* terputus dan harus dinyalakan ulang secara manual. Dominik meminta maaf.
* Adelyde menuntut mengapa Dominik, pemimpin umat manusia yang sudah meramalkan semua ini, tidak menghentikannya dari akarnya. Dominik mengibaratkan umat manusia sebagai kereta yang melarikan diri, dan rute tercepatnya menyusuri tepi jurang. Ia tidak bisa mencabut mesinnya dan membiarkan semua orang mati, jadi ia membangun rem agar kereta tidak jatuh.
* Dominik mengaku bahwa Arius dulu rekannya dan benar-benar mencintai proses penciptaan, dan *Atlantic Eye* yang mereka bangun tetap sesuatu yang indah. Jika ia menghakimi masa kini dengan masa depan yang sudah ditentukan, ia tidak ada bedanya dengan Arius. Karena merasa tidak layak mendapat belas kasihan, ia memenjarakan dirinya di sini sebagai wadah hak akses administratif tertinggi *Ananke*.
* Dominik menolak anggapan bahwa kedatangan mereka sudah pasti terjadi. Menurutnya, hati manusia adalah satu-satunya variabel yang tidak bisa dipecahkan persamaan mana pun. *Ananke* hanya menyediakan jalan, sedangkan orang-orang *Atlantic Eye* yang memilih menyambungkannya dan Adelyde yang memilih menjawab.
* Saat Adelyde bertanya mengapa jangkar yang dicari SKK harus dirinya, Dominik membuka jalan di antara benang-benang cahaya. Dari sana muncul *Construct* berbaju merah dengan meriam salib: Adelyde dari masa depan. Dialah yang selama ini menuntun SKK lewat kata-kata emas. Puluhan tahun kemudian, ia dan SKK jatuh ke dalam *Ananke* bersama, dan ia hanyut ke tempat ini lebih dulu. Untuk membawa SKK pulang, *Ananke* harus utuh, dan satu-satunya yang bisa menuntun SKK sampai ke ujung *Ananke* lewat *Styx Crossing* adalah dirinya yang lebih muda. Dengan tangannya sendiri, ia menutup lingkaran takdirnya.
* Adelyde muda menyentuh lengan mekanis dirinya di masa depan dan langsung bertanya bagaimana mendapatkannya, sementara Adelyde *Construct* menjawab belum waktunya. Dominik mengingatkan agar hal-hal dari masa depan dibiarkan tetap di masa depan.
* Dominik menyerahkan hak akses administratif tertinggi *Ananke* dan kunci rekonstruksinya kepada SKK, karena bobot informasi itu akan menarik perhatian para pengawas *Filtering* dan hanya SKK yang bisa melindunginya di luar kuburan ini. *Ananke's Link* akan mengirim mereka ke titik akses terdekat dengan ruang kendali utama, dan kunci itu harus dimasukkan ke konsol utama untuk meredam semburan. Dominik tidak bisa tinggal lama setelah terlepas dari *Ananke* karena ada korupsi yang menyebar di kuburan peradaban dan harus ia selidiki, tetapi ia berjanji ini bukan pertemuan terakhir mereka.
* Peta pelayaran terbentang di depan SKK, menandai jalur setiap kesadaran di dalam *Ananke*. Adelyde *Construct* mengangkat lengan SKK seperti saat mengoreksi posisi tembaknya di F.O.S., dan Adelyde muda ikut meletakkan tangannya. Ketiganya menerobos keluar dari arus cahaya.
* Mereka tiba di fasilitas uji mekanoid penyerang milik keluarga Helio, ribuan meter di bawah laut, yang langsung dipenuhi mekanoid siaga. Kedua Adelyde hafal tata letak tempat itu. Adelyde muda mengambil senjata plasma, menantang dirinya di masa depan berlomba, dan keduanya menerobos bersamaan dengan koordinasi sempurna.
* SKK menyadari Adelyde muda enggan berpisah, karena demi menjaga garis waktu, semua kejadian ini harus ia simpan sendiri selama bertahun-tahun: ia tidak boleh mencari SKK atau menceritakan kebenaran tentang *Ananke*, sahabat-sahabatnya tewas atau kehilangan ingatan, dan keluarganya berpaling darinya. Adelyde *Construct* lalu mengirim satu pesan yang hanya didengar SKK: "Percayalah padaku." Ketiganya akhirnya tiba di depan pintu ruang kendali utama.
* Setelah adegan animasi, SKK seperti terlelap panjang dan melihat kilasan hidup Adelyde setelahnya: membebaskan Huhu dari area riset tersegel, termasuk Huhu bertelinga pendek yang melompat ke pelukannya; berdiri berjubah di depan monumen marmer hitam saat bunga putihnya terinjak massa; menyelamatkan Greta di garis depan melawan *Punishing Virus*; dipanggil "guru" oleh Karin yang sudah dewasa di F.O.S.; dan direcoki Aristo yang lebih tua soal senjata baru di lengannya.
* Lautan kesadaran berbisik pesan-pesan terakhir, dan Arakna berterima kasih kepada dunia karena telah mempertemukan mereka.
* Sepasang tangan menarik SKK ke permukaan. Adelyde menariknya naik ke pesawat dan berkata mereka sudah kembali. Balder terlihat di dekat mereka, seseorang berambut merah muda keriting berteriak dari dek, dan di tengah badai, *Construct* berbaju merah itu menyala seperti obor.

## 43-17 Bearer of the Heavens

![](https://assets.huaxu.app/glb/image/bgstory/bgstory1588.webp)

* Di dek Balder, Adelyde menyelimuti SKK dengan selimut termal. SKK menyadari bahwa sejak kembali ke dunia nyata, koneksi *M.I.N.D.* dengan Adelyde sudah menggantikan *Ananke's Link*. Lewat koneksi itu, Adelyde menjelaskan ia sengaja tidak menghubungi siapa pun lebih dulu karena sinyalnya mungkin dilacak Kurono, yang kapalnya ia tumpangi untuk mengurus beberapa urusan.
* Aristo, yang kini sudah berumur, menjelaskan bahwa Adelyde menyelamatkan SKK bahkan sebelum sekoci diturunkan, jadi waktu SKK di dalam *Ananke* hanya sekejap di dunia luar. Rusalka langsung terbang ke arah *Atlantic Eye* setelah menjatuhkan SKK. Aristo terkejut mendengar nama Rusalka Helio, yang dinyatakan hilang dan tewas saat *Atlantic Calamity*.
* Adelyde curiga seluruh operasi mereka, yang sejauh ini berjalan mulus sejak kabel bawah laut dipulihkan, justru berjalan sesuai rencana Arius. SKK lalu memasukkan parameter detektor yang hanya bisa diketahui pemegang hak akses tertinggi *Ananke*, dan hasilnya cocok dengan gelombang radiasi di laut saat itu. Lucia dan Lee dari pasukan *node* utara juga sudah bergabung dengan armada utama.
* Suara Arius tiba-tiba terdengar dari arah *Atlantic Eye*. Adelyde langsung berdiri di depan SKK, diam-diam melempar terminalnya kepada Aristo dengan dua kata di layar, "Comet" dan "Atlas", lalu meminta SKK lewat koneksi *M.I.N.D.* untuk mengalihkan perhatian Arius.
* Arius, *Ascendant* berambut perak, melayang di atas tornado *Punishing Virus* merah gelap dan bertepuk tangan. Ia menjelaskan bahwa semuanya selalu soal *Understanding Sefirah*: separuhnya dicuri dan disembunyikan di Podesta, separuhnya lagi tersegel di dalam *Ananke*. Separuh pertama cukup dibangunkan dengan aliran informasi kabel bawah laut, tetapi *Ananke* milik Dominik tidak bisa ia pecahkan.
* Arius mengungkapkan bahwa puluhan tahun lalu ia menyaksikan dua "tikus jam" yang diputar Dominik dengan omongan soal moral dan tugas, lalu dengan patuh masuk ke *Ananke* untuk menyelesaikan langkah terakhir Dominik. Ia meniru cara itu: satu serangan orbital, dan semua orang berbondong-bondong datang menyelamatkan keadaan sambil sekalian mengangkat *Sefirah* untuknya.
* Ratusan unit *Comet Patrol Array* yang terinfeksi *Punishing Virus* bangkit dari *Red Tide* dan membidik setiap kapal. Arius menyatakan hanya Adelyde dan SKK yang berarti baginya, sementara bagi kekuatan di balik Babylonia dan TEC, semua orang di laut ini tidak berarti apa-apa, dan warisan *Atlantic Eye* tidak akan ditentukan oleh mereka. Racun kata-katanya mulai merembes ke para kru. Ia menegaskan bahwa *Atlantic Eye* adalah ciptaannya, sehingga nasibnya hanya miliknya.
* Sebuah laser melesat ke arah leher Arius dari belakang, dan Arius nyaris tidak sempat menghindar. Satu unit *Comet* yang sudah di-*reset* bangkit dengan cahaya emas dan menyerbu Arius, meski langsung dihancurkan puluhan sinar merah. Aristo lalu berbicara ke seluruh kapal: unit *Comet* itu juga bernama Aristo, karya hidup ibunya. Para insinyur *Atlantic Eye* suka menamai karya mereka, dan bendungan itu dibangun sedikit demi sedikit oleh banyak orang. Menurutnya, kontribusi boleh berbeda ukuran, tetapi cinta dan kebanggaan tidak punya hierarki, dan ia tidak akan membiarkan mimpinya menjadi buaian iblis.
* Pengisian *Atlas Shield* mencapai 100% dan perisai raksasa Balder terbentang, membelah *Red Tide* dan melindungi seluruh armada menuju *Atlantic Eye*.
* Di rapat perang darurat di gedung Parlemen, para anggota dewan terpukau melihat perisai itu. Collins mempertanyakan apakah Science Council menyembunyikan terobosan ini, karena pada perisai itu tampak pola *Phylotree*, dan bertanya mengapa teknologi yang tidak dimiliki Babylonia terpasang di kapal TEC. Asimov menjawab bahwa 90 persen pasukan di armada itu adalah pasukan mereka sendiri, lalu mempersilakan Jenderal Wells menjelaskan.
* Wells memperkenalkan *Project Atlas*, riset bersama Science Council dan Watcher Society yang menggabungkan *Omega File* dengan teknologi resonansi energi *Atlantic Eye*, dua teknologi rahasia yang secara resmi dilarang saling dibagikan. Aristo menemukan secara kebetulan bahwa output senjata Omega meningkat setiap sistem resonansi Balder diaktifkan, sementara Asimov menemukan riset bersama Dominik dan Arius di arsip *Phylotree of Ousia* yang menunjukkan *Atlantis Zero-point Reactor*, cikal bakal *Omega File*, punya desain resonansi yang mirip dengan *Atlantic Eye*. Kerahasiaan ini perlu karena hantaman batu bulan membuktikan "ular berbisa" sudah lama ada di antara mereka.
* Wells menunjukkan lencana elang perak kecil di telapak tangannya dan menegaskan bahwa sebagai prajurit ia tidak bisa menerima korban yang terus berjatuhan akibat keterbatasan senjata Omega. Saat anggota dewan meragukannya, Wells menyatakan siap diselidiki, lalu melepas papan nama Kepala Staf dan meletakkannya di depan Komandan Nikola.
* Sebelum Nikola sempat bicara, Liv masuk ke aula. Ia tidak ikut ke garis depan demi melindungi *frame* *Sefirah*-nya dan membantu pengembangan *Project Atlas* di Babylonia. Ia membawa pesan yang ditandatangani prajurit-prajurit yang berangkat bertempur, dipimpin SKK dan Adelyde, instruktur F.O.S.: "I will always believe in the path that saves lives." Wells menahan air mata.
* Pada malam sebelum Adelyde berangkat ke *Atlantic Eye* setelah *Atlantic Calamity* kedua, Wells, mantan instrukturnya di F.O.S., menemuinya di Training Ground 004. Wells masih terbayang skuad elite Silver Falcon (Cecily, Nata, Arabella, dan Zikka) yang tewas dalam misi sederhana tanpa ada yang curiga. Adelyde menegaskan bahwa kesepakatan Wells dengan Kurono sudah mereka bahas bersama dan ia punya alasan sendiri untuk pergi.
* Wells meminta Adelyde sampai di Balder sebelum *Atlas Shield* aktif, karena setelah itu ia kemungkinan menghadapi mosi tidak percaya dan perintahnya akan kehilangan bobot, sehingga dibutuhkan komandan di garis depan. Adelyde menjawab SKK ada di kapal itu dan pasti bersedia menerima penunjukan Wells, lalu mengaku bangga pada muridnya. Saat Wells pergi, Adelyde mengatakan *Project Atlas* bukan mengirim mereka ke neraka, melainkan memberi semua orang kesempatan pulang.
* Surat penunjukan komandan operasi *Atlantic Eye* yang baru muncul di terminal setiap kombatan dengan segel resmi militer. Arius mengamati pola *Atlas Shield* sejenak, menyebutnya "familier dengan cara yang tidak menyenangkan", lalu melangkah ke *Red Tide* menuju pusat bendungan sambil berkata akan menunggu di *Sefirah Engine*. Para *Construct* Task Force memberi hormat kepada Komandan Gray Raven dan Letnan Kolonel Adelyde, dan pesawat menuju *Atlantic Eye* siap berangkat.

## 43-18 Parting the Sea

![](https://assets.huaxu.app/glb/image/bgstory/bgstory1369.webp)

*ada battle disini, story lanjut ke post battle.*

* Di lift berkecepatan tinggi menuju kota bawah laut *Atlantic Eye*, Adelyde melindungi SKK dari guncangan. Ia menjelaskan bahwa setelah *Ananke* diperbaiki dan evakuasi selesai tiga puluh tahun lalu, ruang-waktu *Atlantic Eye* membeku di detik sebelum bencana: fasilitasnya pulih tetapi tidak bisa dimasuki. Tak lama kemudian *Punishing Virus* mewabah, dan TEC tidak pernah bangkit lagi. Keluarga Helio benar soal akhir mereka, tetapi yang menghancurkan infrastruktur dan industri energinya ternyata *Punishing Virus*, bukan *Zero-point Energy*. Orang-orang yang larut ke dalam *Consciousness Tide* tidak ada yang kembali.
* Begitu pintu lift terbuka, Adelyde menembakkan meriam salibnya dan menguapkan semua makhluk di jalurnya. Meriam itu adalah salah satu dari sedikit barang masa lalu yang ia bawa saat meninggalkan Helio, tempat semua kejayaan, kekecewaan, dan penyesalan yang tidak bisa ia ungkapkan ditempa menjadi satu. Ia bertarung habis-habisan dengan presisi dan kekuatan sekaligus, sementara SKK melindungi sisi sayapnya.
* Setelah area bersih, Adelyde memaparkan teorinya: *Red Tide* menunggu di ujung benang-benang emas. *Ananke* pada dasarnya adalah saluran transmisi struktur data lintas ruang-waktu, dan *Punishing Virus* juga sejenis struktur data, sehingga *Red Tide* memburu mereka lewat *Ananke* dari dimensi lain yang terhubung. Karena *Red Tide* baru membanjir setelah hantaman batu bulan, kebocorannya disebabkan oleh kerusakan *Ananke*: seperti pipa retak yang membocorkan air bersih sekaligus memasukkan kotoran dari luar. Memperbaiki *Ananke* akan menyegel keduanya sekaligus.
* Setelah *Ananke* diperbaiki, hak akses administratif SKK seharusnya bisa mengeluarkan separuh *Understanding Sefirah* yang terkunci di dalamnya. Adelyde yakin Arius memang menunggu di *Sefirah Engine* karena ia terlalu arogan untuk menyembunyikan niatnya, dan ia siap menyadarkan Rusalka dengan paksa jika perlu.
* SKK menyiarkan rencana ke seluruh tim penyerbu dalam tiga langkah yang dijalankan bersamaan: mengaktifkan kembali semua sub-unit *Ananke* untuk membangun *Ananke's Link*, memasukkan kunci rekonstruksi secara manual di ruang kendali utama (tugas Lucia dan Lee), lalu mengeluarkan *Sefirah* dari *Sefirah Engine* di lantai terbawah (tugas SKK dan Adelyde).
* Adelyde mengingatkan bahwa para ilmuwan kedua pihak mempertaruhkan tuduhan pengkhianatan demi membangun *Atlas Shield*, dan kini mereka meminta semua orang berpencar menuju bahaya yang tidak diketahui. Ia menambahkan bagian yang tidak disebut Aristo: orang-orang yang menciptakan keajaiban saat *Atlantic Calamity* menyambungkan diri karena putus asa dan menolak menyerah, dan waktu singkat yang mereka beli cukup untuk menjaga percikan penciptaan tetap hidup, untuk berdamai dan berpamitan, dan agar generasi berikutnya bisa menyusul.
* Lucia, yang ternyata ikut mendengar lewat jalur dua arah yang sengaja dibiarkan terbuka oleh Adelyde, menyatakan bahwa idealisme mereka adalah menemukan kekuatan dalam keputusasaan dan perlawanan. Lucia dan Lee menegaskan mereka akan memberikan segalanya untuk SKK di mana pun SKK membutuhkan mereka. Adelyde tersenyum lega melihat rekan-rekan yang ditemukan SKK di sepanjang perjalanannya, dan SKK mengundangnya mampir ke Gray Raven Lounge.
* Mereka menemukan seekor Huhu yang bersembunyi di balik sub-unit *Ananke*. Adelyde teringat bahwa mereka pernah melepaskan sekelompok Huhu saat penyelamatan dulu, lalu menyadari telinga Huhu ini lebih pendek dari yang lain: Shorty, Huhu yang dulu menyelinap ke Kelpie dan yang ia selamatkan sendiri saat *Atlantic Calamity*. Adelyde memintanya menunjukkan jalan aman ke *Sefirah Engine*, dan Huhu itu menjawab dengan dua kali "huhu".

## 43-19 Rebuilding "Ananke"

![](https://assets.huaxu.app/glb/image/bgstory/bgstory1637.webp)

*ada battle disini, story lanjut ke post battle.*

* SKK dan Adelyde memasuki *Sefirah Engine*, ruang rahasia yang hanya boleh dimasuki segelintir tim riset dan belum pernah didatangi Adelyde sendiri. Benang-benang emas *Ananke* memancar dari seluruh dinding dan bertemu di satu titik yang menahan separuh *Understanding Sefirah*, heliks kristal yang lebih kecil dari bayangan Adelyde namun telah memberi mereka rumah sekaligus merenggut segalanya.
* SKK memperingatkan agar tidak menyentuh "Understanding" secara langsung karena pernah melihat Helentine kewalahan olehnya di Port Podesta. Mereka menyimpulkan seharusnya ada wadah penampung khusus di ruangan ini, dan menyusun rencana untuk menunggu tim lain, lalu mengulur waktu setelah *Sefirah* dikeluarkan sampai pasukan tiba karena Arius bisa menyerang kapan saja.
* Laporan masuk satu per satu: tiga sub-unit *Comet*, sub-unit di ruang server 41, lab *Consciousness Tide*, dan Current Ecology Station One sudah aktif, dan Lucia sudah memasukkan kunci rekonstruksi di ruang kendali utama. Jaringan yang dulu hanya berisi bisikan orang-orang sekarat kini menyala kembali.
* SKK meletakkan telapak tangannya di panel sensor dan mengonfirmasi rekonstruksi *Ananke*. Sinar emas menjalar ke seluruh kerangka bendungan, tim observasi Balder melaporkan semburan energi melemah dan *Red Tide* berhenti menyebar. SKK lalu mengonfirmasi pembukaan kunci *Understanding Sefirah*.
* Begitu *Sefirah* terlepas dari ruang-waktu yang membeku, SKK merasa seluruh informasi dunia terbuka baginya: ia seolah bisa menentukan nasib *Atlantic Eye* dengan satu pikiran, melihat semua rahasia Babylonia, dan memahami bahasa *Punishing Virus*, hukum *Phylotree*, bahkan takdir, yang semuanya memanggilnya untuk "memahami".
* Adelyde, yang juga mendengar bisikan itu, menduga *Sefirah* punya sifat sendiri yang ingin dipakai untuk membuka kemahatahuan. Ia sudah melihat nasib orang-orang yang mengejar kemahatahuan, dan menyimpulkan bahwa seseorang tidak perlu memahami segalanya untuk melakukan hal yang benar. Ia menolak panggilan itu, dan sebuah kapsul tersegel naik dari dasar kubus untuk menampung separuh "Understanding".
* Adelyde menyambar kapsul itu tepat saat sebuah suara memujinya. Kilat biru menyambar dari kejauhan, dan Adelyde menangkisnya dengan meriam lalu mundur bersama SKK dan kapsul. Dengan amarah yang membara, ia berdiri di depan SKK dan menuntut penjelasan dari Rusalka.

## 43-20 Inquest and Farewell

![](https://assets.huaxu.app/glb/image/bgstory/bgstory1637.webp)

* Rusalka mengabaikan SKK dan meminta Adelyde menyerahkan kapsul *Sefirah*, karena ia tidak berniat bernostalgia. SKK memperkuat *Mind Beacon* agar Adelyde tetap tenang dan mengingatkannya pada kejanggalan yang ia dengar dari Alyssa dulu: Rusalka tidak pernah merayakan Day of Enlightenment.
* Adelyde membalik keadaan dengan menyatakan bahwa ia bisa menyerap separuh *Sefirah* itu kapan saja, sehingga dialah yang menentukan apakah mereka bertarung. Rusalka akhirnya bersedia bicara. Saat ditanya sejak kapan ia bekerja untuk Arius, Rusalka menjawab "tidak pernah" sekaligus "selalu": ia hanya setia pada rasa laparnya akan kekuasaan, dan Arius adalah satu-satunya orang di dunia munafik ini yang mengakui dan memanfaatkan rasa lapar itu.
* Rusalka bertanya apa yang Adelyde lihat saat memandang *Atlantic Eye*. Adelyde menjawab ia melihat "kita", orang-orang yang dulu yakin bisa berdiri sejajar dengan para dewa. Menurut Rusalka, semua itu dibangun oleh rasa lapar akan kekuasaan, yang akan hidup kembali lewat *Sefirah* di tangan Adelyde seperti *Sefirah* itu menghidupkan dirinya. Ia mengajak Adelyde menyingkirkan para pemimpin di laut dan luar angkasa, dan matanya mulai memerah.
* Adelyde menyadari bahwa Rusalka berbicara seperti Arius, termasuk soal "kebangkitan" dan "penodaan". Rusalka sendiri mengaku bahwa saat separuh "Understanding" menariknya keluar dari *Consciousness Tide*, sebagian dirinya tertinggal dan celahnya diisi pecahan Arius. Ia tidak lagi bisa membedakan keduanya, tetapi belum pernah merasa seutuh dan sedamai ini.
* Adelyde dan SKK sama-sama menyadari bahwa justru karena mereka tidak utuh dan tidak damai, mereka tetap manusia. Adelyde teringat bahwa sepanjang hidupnya mengejar kekuasaan, Rusalka selalu menghormati kekuatan tekad, itulah sebabnya ia menerima Adelyde kecil yang keras kepala sebagai murid. Adelyde tahu guru yang dulu memercayainya lalu membuangnya tidak akan kembali, tetapi selama masih ada sisa Rusalka di dasar jiwanya, ia tidak akan membiarkannya jatuh. Ia mengisi meriamnya dan menantang siapa pun yang ada di dalam tubuh itu untuk menyaksikan tekad manusia.

*(After Battle)* ![](https://assets.huaxu.app/glb/image/bgstory/bgstory784.webp)

* Di dalam ingatan Rusalka, tak lama setelah *Atlantic Eye* selesai dibangun, seorang pelayan keluarga Helio memintanya menjemput Adelyde yang dikurung kepala keluarga karena berkelahi dengan anak-anak keluarga lain. Rusalka menyanggupinya dan memberi pelayan itu libur keesokan paginya.
* Rusalka tidak menghukum Adelyde, melainkan bertanya apakah ia lapar, lalu membawanya naik pesawat ke apartemen lamanya. Di sana Rusalka memasak roti lapis hamburger steak dengan teliti, dan mereka memakannya di atap sambil menunggu fajar.
* Adelyde mengaku ia berkelahi karena anak-anak itu mengejek Rusalka setelah melihatnya pulang ke lingkungan ini, menyebut mereka "anak terlantar tak tahu adat yang mengajari anak terlantar yang tidak diinginkan siapa pun". Laporannya soal perundungan terhadap rekrutan baru diterima dan ia memenangkan perkelahian. Rusalka memujinya, lalu menyarankan agar lain kali ia berkelahi saat latihan sore supaya lukanya bisa disebut kecelakaan.
* Rusalka menceritakan bahwa keluarganya tidak punya darah Helio sama sekali. Ayahnya hanya pelaut sewaan Helio yang tidak pernah kembali dari badai, dan Rusalka dimasukkan ke akademi keluarga sebagai kompensasi. Keluarga Helio ingin menjadikannya bukti bahwa orang luar bisa diterima, tetapi justru mendapat seseorang yang memahami prinsip lama keluarga lebih baik daripada siapa pun, karena sejarah tidak mengingat garis darah, hanya nama.
* Saat Adelyde bertanya apakah sejarah akan mengingat namanya, Rusalka menjawab paling buruk ia akan tercatat sebagai "Adelyde, murid Rusalka". Adelyde justru senang karena mereka akan berada di baris yang sama. Rusalka memeluknya, dan sosok Adelyde kecil larut menjadi buih.
* Arius muncul dan menyadari bahwa Rusalka menghapus sendiri ingatannya tentang Adelyde agar tidak bisa ia gali, meski itu membuat pikiran Rusalka makin tidak stabil dan makin mudah ia masuki. Saat Arius menanyakan pesan terakhirnya, Rusalka menjawab ia percaya Adelyde akan menemukan jalan keluar dan sebaiknya bisa mengalahkannya setelah bertahun-tahun berlatih. Untuk Arius, ia hanya berkata: "Go to hell, Arius."

## 43-21 Anchored in Faith

![](https://assets.huaxu.app/glb/image/bgcg/cg6801_13.webp)

*sub-chapter ini adalah klimaks chapter, sangat disarankan membacanya langsung di dalam game.*

* Setelah pertarungan, Rusalka jatuh berlutut dan helmnya pecah. Dengan kesadarannya sendiri, ia menyentuh wajah Adelyde dengan cakarnya untuk pertama kali dan mengaku kalah. Adelyde menegaskan bukan kemenangan yang ia kejar, melainkan kesempatan untuk bertemu Rusalka lagi.
* Rusalka memperlihatkan lengan kirinya yang memulihkan diri dengan cepat, diliputi cairan biru bercahaya dan merah darah. Kendali Arius menyebar kembali, dan saat pikirannya diambil alih lagi, Adelyde tidak akan bisa mengulang trik yang sama. Arius muncul di salah satu tentakel *Sefirah Engine* dan menyatakan tidak bisa melepaskan Rusalka, karena pikirannya akan runtuh begitu kekuatan Arius ditarik.
* Rusalka mengungkapkan bahwa Arius membangun ulang *frame*-nya dengan tetap mempertahankan mekanisme *self-destruct* yang dulu ia pasang sendiri, awalnya agar ia tidak gagal dalam misi, lalu agar para tetua keluarga tidak bisa masuk ke kepalanya. Kesetiaannya hanya milik dirinya sendiri, dan kehendak bebasnya adalah satu-satunya hal yang tidak boleh hilang sampai akhir. Ia berterima kasih kepada Adelyde karena telah membangunkannya.
* Rusalka meminta Adelyde tidak mengenangnya lebih baik daripada yang pantas dan tidak menyesali pilihannya, karena Adelyde akan selalu membawa bagian terbaik dari dirinya serta keyakinan dan kejayaan TEC yang hilang. Dengan tuntunan SKK, Adelyde melepaskan pegangannya, berdiri tegak, dan berjanji Rusalka akan menyaksikan pelayarannya di seberang sana. *Frame* Rusalka larut menjadi buih putih dan hanyut ke cahaya *Ananke*.
* Arius mencemooh obsesi manusia untuk menghancurkan diri sendiri, lalu menyerang: tentakel mekanis pecah menjadi ribuan bilah yang mengincar Adelyde, sementara rantai kabel mengincar SKK agar Adelyde terpaksa menukar *Sefirah* dengan SKK.
* Keduanya sudah menyiapkan rencana sejak menunggu *Ananke's Link* pulih. Di Port Podesta, semua serangan tidak mempan terhadap Arius karena separuh "Understanding" membuatnya bisa membaca setiap lintasan serangan, sedangkan *Ananke* di ruangan ini dibangun khusus untuk "Understanding". SKK bertugas memancing Arius ke titik pertemuan sinar *Ananke*, dan Adelyde memegang *Sefirah* sebagai kartu terakhir. Jika Adelyde kehilangan kendali, SKK harus mengarahkan *Ananke* kepadanya. Adelyde yakin *Ananke* tidak akan melukai mereka, karena kekuatannya berasal dari ikatan keyakinan orang-orang.
* Rantai Arius berhenti di tepi sinar emas tempat SKK berlindung, tetapi Arius tidak mau mendekat ke sinar *Ananke*. Teringat ajaran Adelyde untuk memercayai insting, SKK berteriak agar Adelyde melempar *Sefirah* kembali ke dalam *Ananke*. Arius langsung memecah dunia menjadi pecahan cermin, membekukan SKK, dan menebas dengan pedang merah.
* Adelyde menghadang tebasan itu dengan tubuhnya. Pedang Arius menembus sisinya, sementara meriamnya sama sekali tidak tergores. Ternyata Adelyde terpaksa memakai kekuatan *Sefirah*. Cabang-cabang biru *Phylotree* meletus dari tangannya dan membelit Arius. Ia memasukkan separuh "Understanding" kembali ke wadahnya, melemparkannya kepada SKK, dan menyingkirkan *Mind Beacon* SKK dari jangkauan kekuatan *Sefirah* yang kini menggerogoti *M.I.N.D.*-nya. Ia meminta SKK lari, tetapi SKK menolak meninggalkannya menghadapi *Consciousness Tide* sendirian.
* Arius yang terbelit mencoba menyusup ke pikiran SKK, tetapi di langit malam pikiran SKK muncul pasangan-pasangan mata milik orang-orang yang pernah bertempur bersama SKK, dipimpin sepasang mata merah bermotif bidikan, yang bersama-sama mengusirnya.
* Arius akhirnya memegang kedua separuh *Understanding Sefirah* dan menyatukannya, tetapi tidak terjadi apa-apa. Kedua separuh itu menolak menyatu, bahkan setelah Arius mengerahkan *Red Tide* dan seluruh kekuatannya. Arius, yang merasa sudah menaklukkan hidup dan mati, ruang dan waktu, kehilangan seluruh ketenangannya dan meneriakkan nama Dominik.
* Adelyde bangkit bertumpu pada meriamnya dan meminta SKK mengarahkan *Ananke* kepada Arius dan dirinya sekaligus. Jaringan *Ananke* beresonansi dengan panggilan SKK, "Create. Share. Protect. Heritage. Believe.", dan sinar-sinarnya menembus Arius dan Adelyde bersamaan.
* Di tengah *Consciousness Tide*, kenangan Adelyde mulai tercabik, dan SKK menahan setiap kepingnya dengan jaringan *Ananke*. Kenangan tentang Rusalka, Arakna, dirinya yang lebih muda, kemenangan bersama sahabat-sahabatnya, dan kembang api Day of Enlightenment meledak seperti bintang yang sekarat dan mengembalikan cahaya ke mata Adelyde, yang kini meneteskan air mata merah darah.
* Penglihatan Adelyde memudar, dan SKK membantunya membidik. Adelyde menyatakan bahwa bukan hanya Dominik yang menghalangi Arius: Arius mencemooh tekad manusia, mengejek ikatan mereka, dan mengabaikan nyawa mereka, sehingga dialah orang yang paling jauh dari "Understanding" dan tidak layak memilikinya. Tembakan meriam Adelyde menelan Arius hingga separuh tubuhnya meleleh.
* Benang laba-laba turun dari sisa *Red Tide* di langit-langit dan menarik sisa tubuh Arius dari sorotan sinar, lalu memintalnya ke dalam lubang hitam. Sebuah tangan pucat seperti giok es menyeretnya masuk, dengan suara yang menganggap pemulihan "Understanding" sebagai hadiah bagi Arius karena setidaknya semua bagiannya sudah terkumpul. Sepasang mata emas yang pernah dilihat SKK berkilat dalam gelap: Aisling, yang berkata, "We'll meet again, my kin," sebelum menghilang bersama benang, lubang hitam, dan Arius.
* Lucia dan Lee mendobrak masuk, tetapi saat SKK menoleh, Adelyde menutup matanya dan roboh ke lantai.

## 43-22 Into the Future

![](https://assets.huaxu.app/glb/image/bgcg/cg6801_14.webp)

* Tiga puluh satu hari setelah keberhasilan *Styx Crossing* kedua, Hassen menemui Wells di kantor kecil tanpa papan nama di ujung koridor paling sempit gedung administrasi Babylonia. Wells kini diskors dan sedang diselidiki, tetapi tetap sibuk, termasuk berjaga di Star of Life sampai semua prajurit yang terluka melewati masa kritis.
* Wells merangkum perkembangan terakhir: *Understanding Sefirah* yang pecah tampaknya tidak bisa diperbaiki, Arius yang terluka dibawa pergi oleh agen berkode Aisling dan sedang diburu, World Government dan keluarga-keluarga TEC bekerja sama membangun ulang *Atlantic Eye* sambil merundingkan kepemilikan teknologinya, dan Science Council bersama Watcher Society melanjutkan riset serta berencana membangun lokasi uji *Atlas-Omega Device* (*A.O. Device*) di sana. Senjata Omega penyerap *Red Tide* ternyata juga menonaktifkan kunci ruang-waktu *Ananke* tanpa merusak transmisi energinya, dan Asimov langsung mengurung diri sejak penemuan itu.
* Hassen mengungkapkan bahwa orang yang paling gigih mengupayakan pemulihan jabatan Wells adalah Collins, karena tanpa Wells semua kesepakatan di bawah meja mereka akan mati dan Collins tidak mau kehilangan kursi di *Project Atlas*. Keduanya tertawa terbahak-bahak.
* Hassen menyebut Wells, yang selama lebih dari satu dekade mengandalkan probabilitas dan logika, kali ini justru bertaruh pada kebaikan manusia. Wells, yang kini memakai pin elang perak kecil di kerahnya, menjawab bahwa berpegang pada keyakinan dan berani memperjuangkannya adalah hal yang membawa mereka sejauh ini.
* Nikola datang mengabarkan bahwa surat pemulihan jabatan Wells sudah ada di mejanya dan ada rapat siang nanti, lalu memarahi Hassen yang ternyata selalu menyelinap ke sini saat istirahat siang. Wells menyodorkan garpu, dan Nikola akhirnya ikut masuk dan menutup pintu untuk menikmati wafel bersama.
* Di pelabuhan dok *Atlantic Eye* yang kembali ramai, para pekerja dari berbagai pihak bekerja berdampingan: pekerja dok Port Podesta dengan *Construct* Engineering Force, dan pelaut Balder dengan insinyur Watcher Society. Aristo menyambut SKK dan Adelyde. Sebulan lalu, ia nyaris membanjiri ruang perbaikan dengan air mata saat melihat Adelyde terbaring tak sadarkan diri.
* Day of Enlightenment kini diperingati sebagai hari peluncuran Atlas Tower, menara suar lama yang sumber dayanya diganti dengan sumber daya *Omega Device*. Aristo memberi SKK dan Adelyde headset untuk memimpin hitungan mundur.
* Sambil menunggu, Adelyde mengaku kini lebih lega karena tidak perlu lagi merahasiakan sang pelaut misterius dan krisis yang akan datang. Ia sempat bingung harus berlayar ke mana setelah semua ini, sampai jadwal mengajar F.O.S. semester depan sudah menunggu begitu ia keluar dari ruang perbaikan.
* Adelyde menyebutkan harapan-harapannya: merawat mawar Bourbon dari rumah kaca Babylonia, membuat roti lapis hamburger steak sendiri meski ia hampir lupa rasanya, dan memperkenalkan SKK dengan orang-orang yang hanya SKK temui di dalam *Ananke*. SKK lega karena Adelyde masih mengingat hal-hal kecil itu, tanda pikirannya tidak rusak, lalu mengetuk lengan Adelyde dengan pistol jari seperti dulu. Adelyde membalas dengan gerakan yang sama.
* Tepat saat hitungan mundur selesai, Atlas Tower memancarkan sinar yang mekar menjadi perisai di langit. Aristo melaporkan konsentrasi *Punishing Virus* nol dan uji coba *Clean Zone* berhasil. Adelyde menyatakan bahwa mulai hari ini *Atlantic Eye* bukan lagi sisa bencana, monumen rebutan keluarga, atau ajang ambisi pribadi, melainkan suar harapan dan benteng milik seluruh umat manusia.
* Adelyde melompat dari tepi pelabuhan dok dan muncul kembali dengan pesawat merah ramping. Ia mengulurkan tangan kepada SKK, "Gray Raven, pelaut, guru, sahabat", dan mengajak SKK pergi bersamanya menuju masa depan. SKK menyambut tangannya, dan mereka terbang menembus badai menuju langit biru.

## 43-23 Caged Bird

![](https://assets.huaxu.app/glb/image/bgstory/bgstory1429.webp)

* Belum lama ini, jauh di bawah tanah Aufbruch, di Zero-point City 01, Trout terbangun kembali meski seharusnya sudah mati. Luka dari *pyro katana* di tubuhnya makin terbuka, dan potongan memori yang sudah lama terhapus membanjir masuk. Tanpa berpikir, ia menggumamkan "*Dark Star*", "*contaminating memetic*", dan "*Hetero Tower*", lalu berjalan tertatih mengikuti arah yang entah bagaimana ia ketahui.
* Trout pernah menyimpulkan bahwa *Hetero Tower* muncul ke dunia saat *Zero-point Reactor* 1 dinyalakan, peristiwa yang juga memicu wabah *Punishing Virus*, sehingga menara itu mungkin bisa muncul lagi saat reaktor tersebut dinyalakan ulang. Kini ia mulai meragukan kesimpulannya sendiri dan bertanya-tanya apakah yang menuntunnya ke sini adalah Dominik atau *contaminating memetic*.
* Ia menembus wilayah dengan konsentrasi *Punishing Virus* tertinggi di Bumi dan mendapati pintu reaktor sudah dibobol dari luar. Begitu masuk, ruangannya berubah menjadi cahaya keemasan dan langit yang terbakar, dengan jalan menuju pohon raksasa dipenuhi mayat bertopeng yang semuanya berwajah sama: versi-versi Trout sendiri yang mati dengan cara berbeda.
* Di ujung tumpukan mayat berdiri Vonnegut, yang menyebut tempat ini sebagai masa depan yang "ditakdirkan terjadi", dan tidak ada apa pun di sana. Berkat \[Atheism] yang memutus lingkaran takdir, Trout menjadi yang terakhir dari mereka. Ingatan Trout yang terpotong kembali, termasuk tentang Alpha dan Lucia, dan ia menyadari bahwa Nemo sudah mengetahui semua ini sejak awal. Vonnegut menjelaskan bahwa ia sengaja diam agar Trout menjalankan rencananya sendiri dan memahami semuanya.
* Vonnegut menyimpulkan bahwa tujuan Trout selama ini adalah mempertahankan setidaknya satu peradaban manusia saat bencana tak terelakkan datang, dan mungkin sudah saatnya mengakui bahwa ada pihak yang melakukannya lebih baik daripada mereka. Ia lalu memperlihatkan sosok yang meringkuk di dalam jalinan benang emas: Chaos.
* Sebelum *Hetero Tower* hancur, *M.I.N.D.* Vonnegut menyerap data dari lapisan bawah Chaos, dan ia berhasil selamat hingga sampai ke tempat ini, tempat asal semua kesadaran dan kuburan semua peradaban yang dinamai Dominik dan Arius *Phylotree*. Trout mengetahuinya karena *Project Cthylla* meniru *Phylotree* dan "kunci"-nya menarik kekuatan dari sana. Sosok Chaos itu adalah bagian Chaos yang paling terhubung dengan SKK, yang ditarik Vonnegut dari *Red Tide* di dasar Atlantik. Vonnegut ingin Chaos terlahir kembali dari *Phylotree* yang sesungguhnya dan mengambil seluruh otoritasnya, karena mereka berutang kepada SKK.
* Vonnegut memanggil benang-benang *Phylotree* yang menampilkan semesta-semesta padam yang diputus \[Atheism], dengan sebuah *Dark Star* menggantung di atasnya. Trout menyadari bahwa sejak *Hetero Tower* lenyap, hampir semua yang pernah terjadi terulang kembali, kecuali hal-hal yang berhasil dicegah SKK. Masih ada satu variabel terakhir yang belum muncul: *contaminating memetic*.
* Vonnegut mengingatkan bahwa cobaan di depan masih panjang dan Trout masih berhak mundur. Trout menjawab bahwa bagaimanapun awal dan akhirnya, pilihan mereka tetap sama. Ia melepas topengnya dan menutup wajahnya dengan tangannya sendiri, dan seluruh informasi dari dunia-dunia yang tersisa mengalir ke Vonnegut, menguras kekuatan *Ascension-Network*. *Phylotree*, yang merasakan krisis mendekat, memilih Vonnegut sebagai agennya.
* Dengan pengetahuan tak terbatas itu, Vonnegut menyimpulkan bahwa kehampaan kuantum adalah tempat berkembang biak *Punishing Virus*, dan *contaminating memetic* sudah tiba di Bumi sebagai "pelopor"-nya jauh sebelum virus itu datang. Ia berbalik, dan di hadapannya berdiri Dominik yang menyapa Nemo dan Profesor Trout.

***

> [**Lanjutkan Membaca: Chapter 43 (Hidden Story) — 43-24 hingga 43-29**](/main/arc-gyre/43-anchored-in-faith/43-anchored-in-faith-hidden.md)
