> For the complete documentation index, see [llms.txt](https://pgrtldrid.gitbook.io/main/llms.txt). Markdown versions of documentation pages are available by appending `.md` to page URLs; this page is available as [Markdown](https://pgrtldrid.gitbook.io/main/arc-homeward/er15-the-dying-sun.md).

# ER15 — The Dying Sun

## //ER15 The Dying Sun

![](https://github.com/ppyroath/ppyroath.github.io/blob/main/src/assets/pgr/images/the-dying-sun.jpg?raw=true)

sebelum membaca: untuk chapter ini saya mencoba mengganti style penulisan guna menghemat waktu membaca, saya membuatnya jadi rangkuman berisi poin poin ringkasan setiap kejadian, dan tentunya ada plus minus dari pergantian ini, mohon kesediannya untuk menyampaikan pesan dan kesan di kolom komentar [facebook](https://www.facebook.com/share/p/1CWk4yiYMt/) postingan terbaru page ini untuk saya jadikan referensi di chapter berikutnya, terimakasih!!

[ER15-1 Fantasist](#er15-1-fantasist)\
[ER15-2 False Sun](#er15-2-false-sun)\
[ER15-3 Broken Bones](#er15-3-broken-bones)\
[ER15-4 Ezette](#er15-4-ezette)\
[ER15-5 Blood Ties](#er15-5-blood-ties)\
[ER15-6 Shattered Mirror](#er15-6-shattered-mirror)\
[ER15-7 Eclipsed Void](#er15-7-eclipsed-void)\
[ER15-8 Setting Sun](#er15-8-setting-sun)\
[ER15-9 The Dead and the Departed](#er15-9-the-dead-and-the-departed)\
[ER15-10 Lowly as Ants](#er15-10-lowly-as-ants)\
[ER15-11 Closest, Yet Furthest](#er15-11-closest-yet-furthest)\
[ER15-12 Wandering Sun](#er15-12-wandering-sun)\
[ER15-13 The Mortal and the Mourner](#er15-13-the-mortal-and-the-mourner)\
[ER15-14 Sunspot](#er15-14-sunspot)\
[ER15-15 The Sun-Seeker and the Ash-Bearer](#er15-15-the-sun-seeker-and-the-ash-bearer)\
[ER15-16 Home and Ruins](#er15-16-home-and-ruins)\
[ER15-17 Following the Same Road](#er15-17-following-the-same-road)\
[ER15-18 No Way Out](#er15-18-no-way-out)\
[ER15-19 Phoenix](#er15-19-phoenix)\
[ER15-20 A Crime Forced Upon You](#er15-20-a-crime-forced-upon-you)\
[ER15-21 Why We Love and Why We Hate](#er15-21-why-we-love-and-why-we-hate)\
[ER15-22 Be Free for Me](#er15-22-be-free-for-me)\
[ER15-23 The Fool and the Hero](#er15-23-the-fool-and-the-hero)\
[ER15-24 The Orphan](#er15-24-the-orphan)\
[ER15-25 Family Day](#er15-25-family-day)

## ER15-1 Fantasist

![](https://3561806657-files.gitbook.io/~/files/v0/b/gitbook-x-prod.appspot.com/o/spaces%2FquS8tcvXaN6rGmTpzPZM%2Fuploads%2Fgit-blob-9fa7b1f595609c184c36c5c3c4bbb4755f4f5621%2F3c2754f67ea4.webp?alt=media)

* Cerita dimulai dengan Kamui yang berusaha memperbaiki sebuah alat perekam kuno yang sering rusak. Ia berniat membuat video kejutan untuk menyambut kepulangan SKK ke Babylonia.
* Pencarian Rekan Tim: Kamui berkeliling pangkalan untuk mengajak anggota Strike Hawk lainnya memberikan pesan dalam video tersebut:
  * Ia mendatangi Chrome yang tampak sangat sibuk dengan tumpukan tugas administratif.
  * Ia mencoba membangunkan Wanshi, namun Wanshi mengunci diri di dalam ruang pemulihan yang kedap suara karena kelelahan ekstrem.
  * Ia mencari Camu, namun hanya menemukan catatan lama yang menunjukkan Camu sedang menjalankan misi di area berbahaya.
* Kamui menyadari bahwa selama ini ia salah mengoperasikan kamera dalam mode selfie, sehingga hanya wajahnya yang terekam, bukan interaksinya dengan orang lain. Selain itu, ia menyadari waktu telah terlewat dan ia harus segera ke gerbang utama.
* Kamui menunggu di gerbang masuk dengan persiapan konfeti, namun SKK tidak pernah muncul. Karena kelelahan, ia akhirnya memutuskan untuk tidur di tempat tidur milik SKK.
* Saat terbangun dalam mimpinya, Kamui akhirnya menyadari kebenaran yang selama ini ia tekan:
  * Dunia yang ia lalui sebenarnya kosong dan mati.
  * Chrome telah tewas karena virus, Wanshi meninggal karena kerusakan frame yang tidak sempat diperbaiki, dan Camu menghilang di kegelapan.
  * SKK telah dinyatakan gugur dalam tugas, dan Kamui menemukan sisa-sisa jasad manusia di luar markas tersebut.
* Kamui akhirnya terbangun dari "mimpi buruk semu" (pseudo-nightmare) tersebut di sebuah laboratorium di Babylonia. Ia disambut oleh SKK yang asli dan Asimov.
* Asimov menjelaskan bahwa penglihatan tersebut adalah efek samping dari turbulensi M.I.N.D. yang disebabkan oleh penggunaan "Corona Gene" pada frame milik Kamui. Kejadian ini merupakan bagian dari proses sinkronisasi M.I.N.D. yang sulit dan berisiko bagi Kamui.

## ER15-2 False Sun

![](https://3561806657-files.gitbook.io/~/files/v0/b/gitbook-x-prod.appspot.com/o/spaces%2FquS8tcvXaN6rGmTpzPZM%2Fuploads%2Fgit-blob-6e32c15f7bc49c997187fef117c57f422e279ac5%2Fcbdf32d3b000.webp?alt=media)

* Di ruang adaptasi, Asimov memperingatkan Kamui bahwa sinkronisasi frame baru dan "Corona Gene" memicu efek samping berupa rasa sakit M.I.N.D. dan "mimpi buruk semu" (pseudo-nightmares). Kamui mencoba berpura-pura baik-baik saja di depan SKK.
* Pertemuan dengan Komandan Nikola dipercepat. Nikola mengungkapkan bahwa pangkalan militer Ezette—fasilitas tempat Kamui diciptakan sebagai manusia modifikasi—telah mengirimkan sinyal bantuan setelah bertahun-tahun menghilang tanpa jejak.
* Asimov menjelaskan bahwa "Corona Gene" adalah penambah genetik manusia yang dikembangkan di Ezette (Proyek Barleycorn). Gen ini dapat menghasilkan "Solar Essence" (serum imun) dan pada subjek yang sempurna, dapat mencapai tahap "Golden Sun" yang memberikan ketahanan mental luar biasa.
* Sinyal terbaru mengklaim bahwa pangkalan Ezette tidak hancur total, melainkan berpindah tempat untuk bertahan hidup. Mereka melaporkan adanya serangan dari seorang Agent (Ascendant) yang menargetkan peralatan komunikasi kuno milik kapal induk F.O.S.
* Kamui meminta izin untuk menjalankan misi pengambilan alat komunikasi tersebut sendirian karena ia merasa bertanggung jawab dan memahami tata letak Ezette. Namun, Nikola menolak permintaan tersebut.
* Nikola memerintahkan misi gabungan. Kamui berperan sebagai pemandu yang mengenal medan, sementara SKK dibawa karena memiliki otoritas akses (clearance) F.O.S. Kamui akhirnya menerima keputusan ini dengan tekad untuk melindungi SKK dan menyelamatkan penyintas yang mungkin masih ada di Ezette.

## ER15-3 Broken Bones

![](https://3561806657-files.gitbook.io/~/files/v0/b/gitbook-x-prod.appspot.com/o/spaces%2FquS8tcvXaN6rGmTpzPZM%2Fuploads%2Fgit-blob-dad41240a6fd3a036a9fe5c688360962f47ff1f5%2F71d44dca7b67.webp?alt=media)

* Cerita dibuka dengan kilas balik atau mimpi buruk Kamui. Ia melihat sosok-sosok dari masa lalunya yang berbicara tentang keluarga dan permohonan maaf karena "terlambat datang." Mimpi berakhir tragis saat Kamui menemukan sosok-sosok tersebut telah tewas, sebelum akhirnya ia ditarik kembali ke realitas oleh SKK.
* Asimov menyatakan bahwa meskipun frame Aeternion siap dikirim, masalah turbulensi M.I.N.D. tetap tidak terselesaikan. Ia menjelaskan tentang "Sunspots"—subjek gagal dalam Proyek Barleycorn yang terasimilasi oleh gen Corona dan akhirnya ditinggalkan oleh World Government.
* Asimov menyarankan penggunaan consciousness anchors yang dipasang oleh rekan setim untuk menstabilkan mental Kamui. Namun, Kamui menolaknya karena tidak ingin rekan-rekannya menanggung beban mental atau risiko backlash jika M.I.N.D.-nya hancur.
* Anggota tim Strike Hawk (Chrome, Camu, dan Wanshi) muncul secara tiba-tiba. Terungkap bahwa mereka telah membaca laporan tersebut dan mengetahui penolakan Kamui. Camu menegaskan bahwa sebagai tim, mereka harus saling berbagi risiko.
* Meski Kamui sempat mencoba menghindar, Camu dan Wanshi memaksanya menjalani pemeriksaan frame terakhir sekaligus memasang sauh kesadaran tersebut sebagai bentuk janji untuk saling melindungi.
* Di dalam pesawat transportasi, jalur komunikasi khusus diberikan kode nama \[SU-0]. Kamui menjelaskan bahwa kode tersebut adalah singkatan dari "Second-Unnatural-0", gelar yang direncanakan untuk "Golden Sun" pertama dalam Proyek Barleycorn yang seharusnya menjadi simbol harapan bagi umat manusia.
* Kamui mengakui adanya keraguan apakah dirinya benar-benar \[SU-0] yang asli atau bukan. Ia merasa tertekan oleh ekspektasi dari gelar tersebut, yang menurut sistem F.O.S. merupakan "senjata eksklusif" bagi SKK.
* SKK meyakinkan Kamui bahwa terlepas dari gelar atau nomor seri tersebut, ia tetaplah "Kamui" anggota Strike Hawk. Hal ini memberikan ketenangan bagi Kamui, yang kemudian bertekad untuk menemukan kebenaran di Ezette dan menyelamatkan siapa pun yang masih tersisa di sana sebagai Kamui, bukan sekadar subjek eksperimen.

## ER15-4 Ezette

![](https://3561806657-files.gitbook.io/~/files/v0/b/gitbook-x-prod.appspot.com/o/spaces%2FquS8tcvXaN6rGmTpzPZM%2Fuploads%2Fgit-blob-b20fc05e55d628de2531e20addaa9af36d97892d%2F058d8e33395b.webp?alt=media)

* Kamui dan SKK tiba di reruntuhan Ezette. Kamui menggunakan teknik melempar batu untuk membedakan ketebalan dinding guna menemukan pintu masuk rahasia yang tersembunyi di balik dinding penyamaran.
* Setelah berhasil masuk, mereka menemukan pintu dalam telah rusak paksa. Kamui mendapati tanda-tanda pertempuran baru dan jejak Punishing, yang mengonfirmasi adanya serangan Agent seperti yang disebutkan dalam sinyal bantuan.
* Kamui mengakses papan pesan darurat menggunakan nama panggilan lamanya, \[SUE-03]. Terdapat pesan dari Leif (Komandan Militer Ezette) yang menginstruksikan untuk menuju ruang komunikasi dan mengambil Solar Essence yang ditinggalkan di kompartemen rahasia.
* Kamui mengonsumsi Solar Essence tersebut. Hal ini memicu proses sinkronisasi paksa yang sangat menyakitkan, di mana fragmen memori Kamui "dijahit" kembali.
* Di tengah rasa sakit, Kamui berhasil mengingat wajah kedua orang tuanya: Odile (berambut merah) dan Eurytes (bermata perak). Ia menyadari bahwa Ezette bukan sekadar pangkalan militer biasa, melainkan komunitas berbasis keluarga.
* Kamui menjelaskan bahwa Ezette tidak memiliki peta fisik untuk membingungkan musuh. Navigasi dilakukan melalui kode simbol unik yang diciptakan orang tuanya. Ia mengajarkan SKK cara membaca simbol arah dan lokasi tersebut.
* Mereka sampai di ruang arsip yang masih berfungsi. Kamui berhasil mendapatkan akses administrator dengan menggunakan akun ibunya, Odile.
* Terungkap bahwa kata sandi yang digunakan tidak pernah berubah, yaitu tanggal "Hari Keluarga Ezette" di bulan Maret, saat mereka mengambil foto keluarga pertama dan terakhir kalinya.

## ER15-5 Blood Ties

![](https://3561806657-files.gitbook.io/~/files/v0/b/gitbook-x-prod.appspot.com/o/spaces%2FquS8tcvXaN6rGmTpzPZM%2Fuploads%2Fgit-blob-241176ac1193a3e8558f0bccf2011784b214989e%2F6273f19309a4.webp?alt=media)

* Cerita dimulai dengan kilas balik Family Day di Ezette. Odile kesulitan mengoperasikan kamera tua untuk foto keluarga. Eurytes membantu mengaturnya dan mengingatkan bahwa pada hari tersebut, semua perintah militer ditangguhkan demi urusan keluarga.
* Odile menegaskan bahwa Ezette berbeda dari pangkalan lain yang memperlakukan tentara hanya sebagai senjata. Baginya, anggota Ezette adalah manusia yang memiliki perasaan dan hubungan kekeluargaan.
* Kamui kecil bersembunyi karena malu harus memakai gaun untuk foto keluarga. Terungkap bahwa ini adalah konsekuensi karena ia kalah dalam permainan "mencari harta karun" akibat tidak menghafal simbol navigasi Ezette dengan benar.
* Eurytes menenangkan Kamui dengan mengatakan bahwa pakaian tidak menentukan seorang pahlawan, melainkan keberanian dan kebaikan hati. Kamui akhirnya merasa percaya diri dan memamerkan gaunnya kepada anggota pangkalan lain (Riley, Bruce, dan Winnie) melalui panggilan video.
* Di balik keceriaan, Odile dan Eurytes berdiskusi serius mengenai tawaran pihak luar terkait "Project Barleycorn". Meskipun berbahaya, proyek ini dianggap sebagai satu-satunya cara untuk mengatasi masalah genetik yang diderita warga Ezette.
* Mereka memutuskan mengambil foto hari itu karena khawatir tidak akan ada kesempatan lagi setelah proyek dimulai. Eurytes merencanakan agar Kamui menekan tombol kamera untuk menangkap momen bersama sosok keempat di keluarga mereka yang cenderung menarik diri (namanya disensor/kabur dalam memori).
* Kembali ke realitas, Kamui menceritakan memori tersebut kepada SKK, namun ia menyadari bahwa ia tidak bisa mengingat nama atau wajah anggota keluarga keempat tersebut.
* Di ruang arsip, SKK menemukan file personal Kamui. Saat Kamui melihat data tersebut, ia mengalami syok karena foto orang tua yang tercatat dalam arsip resmi pangkalan sangat berbeda dengan sosok Odile dan Eurytes yang ada dalam ingatannya.

## ER15-6 Shattered Mirror

![](https://3561806657-files.gitbook.io/~/files/v0/b/gitbook-x-prod.appspot.com/o/spaces%2FquS8tcvXaN6rGmTpzPZM%2Fuploads%2Fgit-blob-5cc5a1d633d1316084e471e4fd12da92f1a443fb%2F1a23085852d3.webp?alt=media)

* Kamui menghadapi fakta dari arsip bahwa orang tua biologisnya adalah orang asing, bukan Odile dan Eurytes. Ia merasa ingatannya tentang "keluarga bahagia" mulai retak seperti cermin yang pecah.
* Muncul ingatan tentang Azael, anak kandung Odile dan Eurytes. Azael kecil sangat membenci Kamui dan menganggapnya sebagai penyusup. Kamui teringat foto keluarga di mana wajahnya dipisahkan oleh garis merah yang digambar Azael sebagai simbol penolakan.
* Dalam kilas balik latihan tempur, Kamui kalah telak oleh Odile hingga senjatanya patah. Odile menyadari pikiran Kamui terganggu oleh kata-kata kasar Azael yang menyebutnya bukan bagian dari keluarga.
* Saat Odile hendak menghukum Kamui dengan latihan berat, Azael tiba-tiba menginterupsi. Ia mengaku telah menyabotase senjata Kamui agar Kamui gagal dalam evaluasi. Azael melakukan itu karena merasa Odile dan Eurytes terlalu memprioritaskan Kamui.
* Odile memberikan teguran keras kepada keduanya. Ia menjelaskan bahwa Ezette dibangun bukan berdasarkan ikatan darah, melainkan nasib yang sama. Ia mengungkapkan bahwa orang tua biologis Kamui (Saul dan Rah) adalah pahlawan Ezette yang gugur saat melindungi kawan-kawannya.
* Odile menghukum keduanya untuk menjalani "Ujian Level Satu" di area terlarang—sebuah ujian yang biasanya diperuntukkan bagi calon pemimpin.
* Di kamar, Azael merawat luka Kamui secara diam-diam. Meskipun masih bersikap kasar, Azael memberikan senjatanya sendiri kepada Kamui untuk digunakan dalam ujian sebagai bentuk tanggung jawab.
* Cerita berakhir dengan Kamui dan Azael yang sepakat untuk menyelinap ke gudang senjata (arsenal) malam itu untuk memperbaiki senjata Kamui yang patah sebelum berangkat menjalani ujian keesokan harinya.

## ER15-7 Eclipsed Void

![](https://3561806657-files.gitbook.io/~/files/v0/b/gitbook-x-prod.appspot.com/o/spaces%2FquS8tcvXaN6rGmTpzPZM%2Fuploads%2Fgit-blob-eab4676cbc869994e06802a70c579d6f20aa3664%2Fef685b20b06d.webp?alt=media)

* Malam hari, Kamui dan Azael menyelinap ke gudang senjata. Kamui secara tidak sengaja menyalakan lampu, memicu kepanikan Azael yang mengira mereka tertangkap hingga ia blak-blakan mengakui kesalahannya. Mereka menemukan bahwa Odile dan Eurytes sudah menyiapkan senjata baru untuk mereka, menunjukkan bahwa rencana mereka sudah diketahui sejak awal.
* Selama empat hari di area terlarang, Kamui melakukan berbagai tindakan konyol (seperti berbicara pada ikan bakar atau mengganti telur ayam dengan kerikil) untuk mencairkan suasana dan menghibur Azael yang terlihat sangat tertekan.
* Sebuah kawanan serigala menyergap mereka. Kamui membiarkan lengannya digigit dalam oleh serigala alpha demi melindungi Azael dari serangan fatal. Setelah berhasil mengalahkan serigala tersebut, Azael mengalami ledakan emosi karena takut kehilangan Kamui dan menegaskan bahwa Kamui harus lebih menghargai nyawanya sendiri sebagai bagian dari keluarga.
* Azael mengungkapkan bahwa ia menemukan dokumen risiko kematian yang ditandatangani orang tua mereka terkait sebuah proyek misterius. Ia merasa para orang tua sedang mempersiapkan sesuatu yang berbahaya yang membuat mereka melewatkan "Hari Keluarga".
* Odile menghubungi mereka dengan nada sangat panik dan mendesak. Ia memerintahkan mereka segera kembali ke Ezette dengan kecepatan maksimal dan memperingatkan untuk menjauhi mesin-mesin aneh di perjalanan.
* Dalam perjalanan pulang, mereka melihat kota-kota telah hancur dan dipenuhi mayat. Kamui menyelamatkan seorang anak yatim piatu bernama Catrayv yang sedang diserang mesin. Meskipun Azael awalnya merasa anak itu akan menjadi beban, Kamui bersikeras membawanya pulang ke Ezette untuk dijadikan bagian dari keluarga mereka.
* Odile akhirnya menjemput mereka di tengah kepungan mesin. Cerita diakhiri dengan pemandangan gerhana matahari yang mengubah langit menjadi hitam dan merah. Narasi mengonfirmasi bahwa hari itu adalah 25 Desember 2160, saat di mana Punishing Virus pertama kali meletus dan menghancurkan dunia.

## ER15-8 Setting Sun

![](https://3561806657-files.gitbook.io/~/files/v0/b/gitbook-x-prod.appspot.com/o/spaces%2FquS8tcvXaN6rGmTpzPZM%2Fuploads%2Fgit-blob-63dfe0d8adb5b1f0846d5309203305e71c504e95%2Fecb2b8325a0f.webp?alt=media)

* Setelah wabah virus meletus, Ezette menerapkan protokol masa perang. Dengan absennya Odile dan Eurytes di garis depan, Kamui dan Azael diberikan otoritas administrasi sementara untuk mengelola pangkalan dan para pengungsi.
* Kamui menunjukkan sisi humanisnya dengan mengingat detail kecil para pengungsi. Ia menerima Kai sebagai tentara resmi Ezette karena lolos penilaian tempur, namun terpaksa memisahkan Kai dari adiknya yang tidak lolos kualifikasi fisik demi efisiensi sumber daya sesuai regulasi World Government.
* Kamui dipanggil ke bangsal medis terkait Catrayv. Meskipun Catrayv berusaha keras membantu di medis agar tidak diusir, ia kesulitan bersosialisasi karena ekspresi wajahnya yang menakutkan saat mencoba tersenyum.
* Kamui dan Azael dipanggil ke laboratorium rahasia. Mereka menemukan Odile dalam kondisi sangat lemah di dalam kapsul medis. Terungkap bahwa Odile telah menjalani eksperimen genetik secara sukarela untuk menjadi subjek tes "Corona Gene".
* Eurytes menjelaskan kepada anak-anaknya bahwa karena mutasi genetik warga Ezette, mereka akan mati jika tidak segera beradaptasi dengan virus. Proyek modifikasi genetik (Project Barleycorn) adalah satu-satunya harapan, meskipun sangat menyakitkan dan berbahaya.
* Di tengah keputusasaan, Odile dipaksa masuk kembali ke mesin sinkronisasi genetik. Eurytes menginstruksikan Kamui dan Azael untuk bersiap, karena mereka berdua adalah kandidat berikutnya untuk menjalani prosedur tersebut jika Odile gagal atau membutuhkan stabilisasi.
* Cerita berakhir dengan suasana suram di laboratorium, di mana keluarga tersebut harus mengesampingkan emosi mereka demi keberlangsungan hidup seluruh pangkalan Ezette di bawah bayang-bayang kegagalan proyek genetik yang mengancam nyawa mereka semua.

## ER15-9 The Dead and the Departed

![](https://3561806657-files.gitbook.io/~/files/v0/b/gitbook-x-prod.appspot.com/o/spaces%2FquS8tcvXaN6rGmTpzPZM%2Fuploads%2Fgit-blob-872c5d0cafaa269a0898030e6a029a6260ca0f8c%2Feb1ef49809b8.webp?alt=media)

* Kamui, Azael, dan Catrayv menyiapkan kejutan ulang tahun untuk Odile. Terjadi dialog hangat di mana Odile dan Eurytes meminta maaf karena selama ini terlalu sibuk dan berjanji untuk lebih terbuka kepada anak-anak mereka.
* Odile memberikan sebuah robot komunikator bersama bernama Cookie kepada ketiga anak tersebut. Robot ini dirancang sesuai spesifikasi yang diminta Kamui untuk mempererat hubungan mereka.
* Alarm tingkat maksimum berbunyi. Pangkalan Ezette ditembus oleh gelombang besar Corrupted karena bantuan dari World Government terlambat datang.
* Odile dan Eurytes memerintahkan Kamui, Azael, dan Catrayv untuk membawa anak-anak lain ke tempat perlindungan (shelter), sementara mereka berdua menahan musuh di garis depan.
* Setelah memastikan semua anak masuk ke shelter, Odile dan Eurytes mengunci pintu dari luar. Mereka mengungkapkan bahwa ini adalah kebohongan pertama dan terakhir mereka: mereka tidak akan masuk ke dalam demi memastikan keamanan pintu shelter.
* Kamui menyaksikan melalui panel kaca saat orang tuanya mengucapkan selamat tinggal sebelum akhirnya tewas diserang Corrupted tepat di depan matanya. Darah yang memercik ke kaca menutup pemandangan mengerikan tersebut.
* Pasca kejadian tersebut, Kamui dan Azael mengurung diri di kamar mereka selama berhari-hari, menonton rekaman video lama orang tua mereka secara berulang kali sebagai cara untuk melarikan diri dari kenyataan pahit.
* Kamui tersadar dari lamunan memorinya di hadapan SKK. Ia mengakui bahwa meskipun kejadian itu sudah lama berlalu, mengingatnya kembali terasa seperti menjalaninya lagi.
* Sensor keamanan tiba-tiba mendeteksi dua unit Corrupted yang masuk ke area arsip. Kamui menyadari adanya kejanggalan; pola gerakan dan karakteristik kedua Corrupted tersebut terasa sangat familier baginya.

![](https://3561806657-files.gitbook.io/~/files/v0/b/gitbook-x-prod.appspot.com/o/spaces%2FquS8tcvXaN6rGmTpzPZM%2Fuploads%2Fgit-blob-0f7d10b14c3cfdfd24a6ba2d5a345f85519fa4fa%2Ff4de35a25f44.webp?alt=media)

* Cerita dibuka dengan kilas balik masa kecil Kamui. Ia terlihat sangat manja kepada ayahnya, Eurytes, namun enggan menjalani latihan tempur dengan ibunya, Odile.
* Terungkap bahwa alasan Kamui menolak berlatih bukan karena malas, melainkan karena ia pernah melihat Odile terluka (berdarah) saat melatihnya. Kamui kecil merasa sangat sedih dan tidak ingin menjadi penyebab rasa sakit bagi orang tuanya.
* Odile memberikan pengertian bahwa dalam pertempuran, luka dan darah adalah hal yang tidak terelakkan demi melindungi orang lain. Ia berpesan bahwa jika suatu saat Kamui bisa mengalahkan orang tuanya dalam pertarungan, itu adalah momen yang harus dirayakan karena artinya Kamui telah menjadi cukup kuat untuk melindungi seluruh Ezette.
* Kembali ke masa kini, Kamui menyadari bahwa dua unit Corrupted yang baru saja ia hancurkan adalah orang tuanya. Hal ini ia konfirmasi melalui pola gerakan bertarung mereka yang sangat familier. Kamui memeluk sisa-sisa logam mereka sebagai bentuk penghormatan terakhir dan janji untuk tidak menangis lagi.
* Di dekat sisa-sisa tersebut, terdapat sebuah kontainer keamanan yang dijaga ketat oleh kedua Corrupted itu hingga akhir. Kamui membukanya menggunakan kata sandi keluarga dan menemukan sepucuk surat serta Solar Essence murni.
* Surat dari Odile dan Eurytes menjelaskan beberapa fakta penting:
  * Mereka secara sukarela menjadi subjek tes pertama Proyek Barleycorn agar risiko bagi Kamui dan Azael berkurang.
  * Mereka tahu bahwa tubuh mereka tidak akan bertahan dalam proses konversi menjadi Construct dan telah mendonasikan tubuh mereka untuk riset World Government.
  * Mereka berpesan agar Kamui terus melangkah dan "menelan kegelapan" (kegagalan pendahulu) untuk menjadi "Matahari" yang bersinar.
* Meskipun proses penyerapan Solar Essence akan sangat menyakitkan dan berisiko bagi M.I.N.D.-nya, Kamui memutuskan untuk melakukannya. Ia meminta SKK untuk tetap terhubung dengannya.
* Kamui membiarkan dirinya merasakan sensasi "terobek" oleh energi tersebut agar ia bisa lahir kembali dengan kekuatan yang cukup untuk memastikan tragedi kehilangan orang tercinta tidak terulang kembali.

## ER15-10 Lowly as Ants

![](https://3561806657-files.gitbook.io/~/files/v0/b/gitbook-x-prod.appspot.com/o/spaces%2FquS8tcvXaN6rGmTpzPZM%2Fuploads%2Fgit-blob-57c08e9df856a34f6ad13aeba48f6626960f6ab3%2F80daa6de7ff5.webp?alt=media)

* Sekelompok anak remaja mengenakan seragam kebesaran menjalani latihan fisik yang menguras energi di bawah pengawasan monitor virus Punishing. Carol, seorang gadis lemah, jatuh pingsan karena kelelahan dan demam tinggi.
* Carlie (kakak Carol) meledak dalam kemarahan dan menuduh otoritas Ezette—terutama Leif—hanya menganggap mereka sebagai beban. Ia menyalahkan kurangnya pasokan dan beratnya pelatihan Corona Gene sebagai penyebab sakitnya Carol.
* Azael mengungkapkan bahwa Kamui selama ini secara diam-diam membagi jatah persediannya untuk Carlie dan Carol. Ia juga mengingatkan bahwa mereka berdua memilih untuk tetap tinggal di Ezette meski sudah diperingatkan tentang risiko kesehatan Carol.
* Kamui menawarkan Solar Essence miliknya sendiri untuk mengobati Carol. Meski awalnya ditolak oleh Azael karena itu adalah jatah khusus untuk menstabilkan M.I.N.D. Kamui, Carlie akhirnya menolak tawaran tersebut karena tidak ingin Kamui dihukum demi mereka.
* Kamui dan rekan-rekannya sepakat untuk menyembunyikan Carol di asrama sementara mereka (Kamui, Azael, Catrayv) akan mengambil alih kuota latihan Carol agar tidak terdeteksi oleh terminal kehadiran.
* Marlis dari World Government tiba untuk inspeksi bersama Leif. Marlis menunjukkan empati palsu terhadap penderitaan anak-anak tersebut, namun Leif menyadari bahwa Marlis sebenarnya ingin membubarkan Ezette dan mengambil subjek yang kompatibel dengan Corona Gene.
* Kamui, Azael, dan Catrayv secara tegas menyatakan tidak akan pernah membubarkan Ezette karena menganggap pangkalan tersebut sebagai rumah mereka. Marlis memperingatkan Leif bahwa kegagalan Proyek Barleycorn akan membawa konsekuensi fatal bagi semua orang.
* Setelah Marlis pergi, Leif menghukum anak-anak tersebut dengan kurungan di asrama dan melarang staf membawakan makanan. Namun, anak-anak menyadari bahwa ini adalah taktik Leif untuk memberikan mereka waktu istirahat secara bebas dan akses ke gudang medis untuk merawat Carol tanpa pengawasan World Government.
* Cerita berakhir dengan Kamui yang meneriakkan terima kasih kepada Leif, meskipun Leif berpura-pura kesal dengan sifat Kamui yang terlalu jujur dan ekspresif.

## ER15-11 Closest, Yet Furthest

![](https://3561806657-files.gitbook.io/~/files/v0/b/gitbook-x-prod.appspot.com/o/spaces%2FquS8tcvXaN6rGmTpzPZM%2Fuploads%2Fgit-blob-7fddb69d23d0c7188c3964d82928542b5e91d4be%2F39c86f660260.webp?alt=media)

* Di asrama, Carol mengalami demam tinggi. Rekan-rekan trainee-nya berdebat mengenai metode perawatan yang tepat. Kamui berusaha mencairkan suasana dengan optimisme dan mengajarkan lagu rakyat tradisional Ezette untuk merayakan "Hari Keluarga" mereka sendiri.
* Dua tentara reguler, Loren dan Joe, membawakan obat-obatan dosis tinggi dan camilan untuk Carol. Mereka mengklaim mendapatkan barang-barang tersebut dengan mudah dari bagian medis.
* Kamui, Azael, dan Catrayv menyadari bahwa obat yang dibawa adalah kategori "special-grade" yang membutuhkan otoritas tinggi. Mereka melakukan penyelidikan diam-diam untuk mencari tahu siapa penyedia sebenarnya.
* Di koridor, mereka dicegat oleh Councilor Marlis. Ia berbohong dengan mengklaim bahwa dialah yang menyediakan obat tersebut untuk mendapatkan kepercayaan anak-anak. Ia memberikan nomor kontaknya kepada Azael.
* Tim mengonfirmasi kepada dokter pangkalan bahwa kiriman Marlis masih tersegel. Terungkap bahwa Komandan Leif-lah yang menggunakan kuota pribadinya untuk mengambil obat bagi Carol, menggunakan Loren dan Joe sebagai perantara untuk menyembunyikan perhatiannya.
* Di lapangan latihan, instruktur memaksa trainee melakukan tes taktik lapangan yang belum saatnya dipelajari. Kamui memprotes karena beban kerja tersebut tidak sesuai dengan jadwal stabilisasi Corona Gene, namun instruktur tetap memaksakan perintah.
* Di malam hari, Kamui, Azael, dan Catrayv menyelinap ke ruang kontrol dan gudang. Mereka menemukan bahwa sistem pergerakan pangkalan telah diuji coba dan pasokan logistik mulai dibagi per skuadron, menandakan persiapan mobilisasi besar.
* Mereka menangkap seorang tentara yang mencoba mencuri kartu identitas Darren untuk melarikan diri. Tentara tersebut mengungkapkan rahasia bahwa World Government telah mengeluarkan perintah relokasi tempur.
* Azael mengakses dokumen resmi yang mengonfirmasi "Ezette Combat Relocation Order". Dokumen tersebut secara eksplisit menyebutkan bahwa trainee Proyek Barleycorn akan dikerahkan lebih dulu ke zona berbahaya untuk menguji hasil eksperimen genetik, dengan label sebagai unit yang bisa dikorbankan (expendable).
* Menyadari bahwa Leif menolak memberikan jawaban jujur dan mereka hanya dianggap sebagai subjek uji coba di medan perang, para trainee mulai bersatu untuk menentukan nasib mereka sendiri tanpa bergantung pada otoritas luar.

## ER15-12 Wandering Sun

![](https://3561806657-files.gitbook.io/~/files/v0/b/gitbook-x-prod.appspot.com/o/spaces%2FquS8tcvXaN6rGmTpzPZM%2Fuploads%2Fgit-blob-f2bb99955dab4c14ecb7f556362595e2b3298164%2F197201c6e532.webp?alt=media)

* Di asrama, Kamui menyampaikan bahwa Leif tidak memberikan kepastian terkait pembatalan perintah relokasi tempur. Ia memberikan dua pilihan: bertahan dan menunggu nasib dari World Government, atau melarikan diri untuk membangun rumah baru. Para trainee sepakat memilih untuk melarikan diri.
* Mereka berhasil menyelinap keluar dari Ezette dan berkemah di hutan. Pada malam hari saat berjaga, Azael diam-diam menghubungi Councilor Marlis. Ia menukar kata sandi ruang arsip Ezette dengan sisa peta yang mereka butuhkan, menunjukkan ketidakpercayaannya pada Leif.
* Kelompok pelarian tersebut tiba di area konservasi yang dituju, namun ternyata tempat itu telah hancur dan dikuasai oleh pasukan Corrupted. Mereka disergap secara tiba-tiba dan kehilangan arah untuk mundur.
* Tim tentara Ezette yang dipimpin oleh Loren dan Joe muncul tepat waktu untuk menahan serangan. Mereka berhasil melacak posisi anak-anak tersebut karena Carol secara tidak sengaja membawa bros berisi pelacak milik mendiang putri Loren. Demi memastikan evakuasi anak-anak berjalan lancar, Loren dan beberapa tentara mengorbankan diri mereka di garis belakang dengan meledakkan granat untuk menutup jalur Corrupted.
* Setelah dievakuasi kembali ke ruang komunikasi Ezette, Carol menangis dan menyalahkan dirinya atas kematian Loren. Joe sempat meledak dalam kemarahan, namun Leif menghentikannya. Leif akhirnya mengungkapkan kebenaran: ia telah bernegosiasi dengan petinggi militer agar tentara reguler dikerahkan lebih dulu untuk memenuhi kuota, sehingga para trainee tidak perlu langsung ke zona mematikan.
* Meski mengetahui fakta tersebut, Joe menolak mengorbankan anak-anak dan menuntut agar namanya dimasukkan ke dalam daftar misi. Ia siap bertempur untuk melindungi tempat asalnya dan anak-anak Ezette.
* Tergerak oleh pengorbanan Loren dan Joe, Kamui menyadari bahwa keluarga Ezette selalu melangkah untuk melindungi satu sama lain. Ia menjadi orang pertama yang mengangkat tangan dan mengajukan diri secara sukarela untuk bergabung dalam misi tempur relokasi.
* Langkah Kamui segera diikuti oleh Azael, Catrayv, Carol, dan seluruh trainee lainnya. Seminggu kemudian, seluruh nama tentara dan trainee dari Proyek Barleycorn, termasuk Leif sendiri, telah menandatangani petisi untuk berangkat dan bertempur di medan perang bersama-sama.

## ER15-13 The Mortal and the Mourner

![](https://3561806657-files.gitbook.io/~/files/v0/b/gitbook-x-prod.appspot.com/o/spaces%2FquS8tcvXaN6rGmTpzPZM%2Fuploads%2Fgit-blob-d084901ab9de3b06bebb4fbb7b7e47bf78c9ff78%2Ff7e80288680d.webp?alt=media)

* Kamui berhasil membuka jalur menuju ruang komunikasi menggunakan kata sandi yang diperoleh dari arsip. Ia dan SKK bergerak maju dengan harapan menemukan penyintas.
* Selama perjalanan, Kamui bernostalgia tentang "Operasi Solar Exodus." Ia menjelaskan bahwa kesulitan hidup di Ezette justru mempererat ikatan mereka sebagai keluarga dan ia tidak menyesali jalan hidup yang membawanya bertemu dengan SKK.
* Mengingat kondisi mental Kamui yang sering tidak stabil saat mengingat memori lama, SKK memberikan dukungan emosional dengan menepuk kepala Kamui—sebuah janji yang dibuat sejak adaptasi frame di Babylonia agar Kamui bisa selalu "kembali" ke dirinya sendiri.
* Suasana berubah drastis saat sensor mendeteksi lonjakan tajam konsentrasi Punishing di koridor menuju ruang komunikasi.
* Kamui menggunakan interkom untuk menghubungi ruang komunikasi. Ia mendengar suara Carol yang gemetar dan penuh rasa sakit meminta pertolongan di tengah suara keributan fisik.
* Kamui dan SKK segera menyerbu masuk ke ruang komunikasi. Di sana, mereka menemukan Councilor Marlis yang secara terbuka mengakui keterlibatannya dalam kekacauan tersebut.
* Marlis mengejek Kamui dengan menyebutnya "selalu terlambat menyelamatkan orang yang dicintai." Ia menyatakan tetap menyandera Carol untuk memastikan orang-orang Ezette tidak melakukan tipu muslihat.
* Marlis menawarkan sebuah "permainan" kepada Kamui dengan imbalan nyawa Carol. Ia menegaskan bahwa lawan Kamui selanjutnya bukanlah dirinya, melainkan sosok lain yang diklaim Marlis sebagai lawan yang selama ini sudah lama ditunggu-tunggu oleh Kamui.

![](https://3561806657-files.gitbook.io/~/files/v0/b/gitbook-x-prod.appspot.com/o/spaces%2FquS8tcvXaN6rGmTpzPZM%2Fuploads%2Fgit-blob-8de2f25d8520d8b2d82574ae54071a465bcd784f%2F5c73672db448.webp?alt=media)

* Cerita dibuka dengan Marlis yang secara dingin membunuh Carol di hadapan Kamui. Marlis menghancurkan tenggorokan Carol sebelum ia sempat menyelesaikan kata-kata terakhirnya.
* Marlis menyatakan bahwa Kamui bukanlah "Golden Sun" yang ia cari. Ia mengejek pengorbanan Carol dan orang-orang di Ezette sebagai tindakan "serangga" yang sia-sia, serta menghina Kamui karena gagal melindungi orang yang ia cintai.
* Kamui yang marah mencoba menyerang Marlis, namun serangannya hanya melewati ruang kosong karena Marlis berubah menjadi wujud bayangan (phantom) sebelum akhirnya menghilang.
* Kamui menyadari bahwa Carol dan rekan-rekannya tewas dalam posisi membarikade sebuah lemari penyimpanan. Mereka memilih mati demi melindungi sesuatu yang mereka yakini bisa menyelamatkan Kamui.
* SKK membuka lemari tersebut dan menemukan Solar Essence dengan tingkat kemurnian tinggi. Cairan ini berfungsi untuk memperbaiki M.I.N.D. Construct secara efektif.
* Meski merasa tidak pantas menerima pengorbanan tersebut, Kamui menyerap Solar Essence untuk mendapatkan kekuatan demi mencegah tragedi serupa terulang kembali.
* Kamui segera membawa SKK menuju titik pertahanan terakhir di Ezette, yaitu gudang penyimpanan essence, untuk menghentikan Marlis yang sedang mengincar "Golden Sun" lainnya.

## ER15-14 Sunspot

![](https://3561806657-files.gitbook.io/~/files/v0/b/gitbook-x-prod.appspot.com/o/spaces%2FquS8tcvXaN6rGmTpzPZM%2Fuploads%2Fgit-blob-914b72f3fd08a4c9cb54b27521b5d648f6bee5fc%2Fab5d5c01c3c0.webp?alt=media)

Bagian I: Penyelamatan Kai di Reruntuhan

* Kai ditemukan dalam kondisi kelaparan dan kelelahan di sebuah reruntuhan taman setelah memberikan jatah makanannya kepada pengungsi lain.
* Kamui, Azael, dan Catrayv menemukan Kai. Kamui mencoba membangunkannya dengan "biskuit lada" buatannya.
* Kai mencoba mengusir mereka, menyatakan bahwa ia tidak ingin kembali ke Ezette karena namanya masuk dalam daftar Sunspot—daftar individu yang dianggap gagal dalam proses konversi dan hanya menghabiskan sumber daya.
* Kai diserang oleh Corrupted saat mencoba melarikan diri. Kamui dan yang lain menyelamatkannya dan memberikan suntikan inhibitor.
* Catrayv mengingatkan Kai tentang cerita "ramuan ajaib" (biskuit yang diberikan dengan kasih sayang) yang dulu sering Kai ceritakan untuk menghibur anak-anak. Hal ini meruntuhkan pertahanan mental Kai, dan ia akhirnya setuju untuk pulang ke Ezette.

Bagian II: Tekanan di Pusat Pelatihan (Ezette)

* Kamui, Azael, dan Catrayv berlatih keras, namun tingkat stabilitas M.I.N.D. dan konversi gen mereka tertahan di angka 0.67%, yang dianggap tidak berarti bagi kemajuan proyek.
* Demi mengejar terobosan, Kamui secara diam-diam menggandakan konsentrasi Punishing di ruang latihan, melampaui ambang batas keamanan.
* Tubuh Kamui tidak kuat menahan beban virus tersebut sehingga ia pingsan dan harus dilarikan ke bangsal medis.

Bagian III: Ancaman Eksternal dan Rahasia Azael

* Leif melarang pelatihan berlebihan dan berjanji bahwa para orang dewasa (pihak militer) yang akan memikul beban negosiasi dengan World Government.
* Kamui mengungkapkan bahwa Marlis telah menghubunginya secara anonim, mengancam akan membubarkan atau mengambil alih Ezette jika tidak ada hasil nyata dalam waktu dekat.
* Cerita berakhir dengan pengungkapan bahwa Azael memiliki kontak rahasia dengan Marlis. Ia mengirim pesan peringatan kepada Marlis agar tidak menyentuh anggota Ezette, terutama Kamui, sebagai bagian dari "kesepakatan" mereka.

## ER15-15 The Sun-Seeker and the Ash-Bearer

![](https://3561806657-files.gitbook.io/~/files/v0/b/gitbook-x-prod.appspot.com/o/spaces%2FquS8tcvXaN6rGmTpzPZM%2Fuploads%2Fgit-blob-781cc8999004e0b3024c585265e86b415425feb7%2F54fee52eac89.webp?alt=media)

Bagian I: Pengkhianatan dan Konspirasi

* Saat melakukan pengintaian, Azael mendesak Kamui untuk segera kembali ke pangkalan dengan alasan keamanan, meskipun area tersebut tampak mencurigakan bagi Kamui.
* Salah satu anggota tim, Andrew, dilaporkan hilang. Lokasi terakhirnya terpantau bergerak menuju area ring kedua yang berbahaya.
* Terungkap bahwa Azael bekerja sama dengan Marlis. Marlis menjanjikan teknologi untuk Project Barleycorn dan posisi pemimpin bagi Azael, dengan syarat Azael harus memutus komunikasi pemimpin Ezette saat ini, Leif.
* Andrew tanpa sengaja mendengar percakapan rahasia Azael dan Marlis. Di bawah tekanan Marlis untuk menjaga kerahasiaan rencana, Azael mengejar Andrew untuk membungkamnya demi "pengorbanan bagi mayoritas."

Bagian II: Penemuan Mayat dan Terungkapnya Jebakan

* Tiga hari kemudian, Kamui dan Catrayv melakukan operasi penyelamatan. Mereka menemukan terminal Andrew dan jejak kaki yang menunjukkan bahwa Andrew sedang lari ketakutan dari seseorang.
* Kamui menemukan Andrew dalam kondisi tewas dengan luka tusukan di dada dan ekspresi wajah yang sangat terkejut.
* Azael melaporkan bahwa para peneliti yang seharusnya mereka selamatkan sebenarnya sudah lama tewas. Tidak ada teknologi yang ditemukan; seluruh operasi tersebut adalah jebakan untuk menghancurkan tim Ezette.

Bagian III: Pengepungan dan Pengorbanan Terakhir

* Tim terjebak selama lima hari di kedalaman reruntuhan tanpa bantuan komunikasi. Banyak anggota mulai berubah menjadi Sunspot akibat paparan Punishing yang tinggi.
* Kai dan anggota yang sudah terinfeksi menyerahkan sisa Serum dan Solar Essence milik mereka kepada Kamui. Mereka meminta Kamui untuk berhenti melindungi mereka dan fokus untuk menerobos keluar sendirian demi keselamatan sisa tim yang masih sehat.
* Meski sempat menolak, Kamui akhirnya menyerap Solar Essence tersebut. Dengan kekuatan yang meledak-ledak dan tekad untuk tidak membiarkan siapa pun tertinggal lagi, Kamui memimpin serangan terakhir untuk menembus kepungan Corrupted.

![](https://3561806657-files.gitbook.io/~/files/v0/b/gitbook-x-prod.appspot.com/o/spaces%2FquS8tcvXaN6rGmTpzPZM%2Fuploads%2Fgit-blob-1cf6c371619f991cb59631f2a9f0ad617d7fa911%2Ffd3e78724cfe.webp?alt=media)

* Kamui berhasil mengerahkan seluruh tenaganya untuk menghancurkan Corrupted terakhir yang menghalangi jalan mereka. Tim akhirnya mencapai pintu keluar.
* Kamui meminta Azael dan Catrayv untuk kembali ke Ezette guna memanggil tim penyelamat. Sementara itu, Kamui berencana tetap tinggal di lokasi aman untuk menjaga rekan-rekan yang terluka parah.
* Saat mencoba membangunkan Kai, Kamui baru menyadari bahwa Kai terluka sangat parah. Terungkap bahwa Kai berbohong mengenai kondisinya agar tidak menjadi beban dan tetap bisa melindungi tim selama pelarian.
* Kai meminta Kamui untuk meninggalkannya dan terus maju. Ia menyatakan bahwa dirinya tidak bisa lagi menjadi "matahari", sehingga Kamui-lah yang harus menjadi sosok yang melihat fajar demi mereka semua. Kai gugur tepat saat matahari mulai terbit.
* Kamui mengalami rasa sakit yang luar biasa saat Corona Gene di tubuhnya menyerap sisa-sisa Solar Essence. Proses ini memperkuat fisiknya namun menghancurkan mentalnya.
* Kamui merasa hancur karena menyadari kekuatan yang ia dambakan untuk melindungi orang lain justru berasal dari "pembakaran" tubuh rekan-rekannya yang telah gugur. Kekuatan tersebut kini menjadi jejak terakhir sekaligus "penjara" bagi batinnya.

## ER15-16 Home and Ruins

![](https://3561806657-files.gitbook.io/~/files/v0/b/gitbook-x-prod.appspot.com/o/spaces%2FquS8tcvXaN6rGmTpzPZM%2Fuploads%2Fgit-blob-d2a56e2f10ea188c56ed91024aeefb1367f0e4f4%2F3f743e3ed00b.webp?alt=media)

* Kamui mencoba mengakses pintu keamanan Level Satu. Ia mencoba kode yang menyertakan sebutan "SU-0" (Golden Sun), namun ditolak sistem. Ia akhirnya berhasil masuk menggunakan kode SUE-03, yang mengonfirmasi bahwa ia bukan subjek "Golden Sun" yang sempurna.
* Kamui menjelaskan kepada SKK bahwa kondisi M.I.N.D.-nya yang tidak stabil adalah bukti ia bukan Golden Sun, karena subjek yang sukses seharusnya memiliki M.I.N.D. yang sempurna.
* Kamui memeriksa panel kontrol pusat. Sistem menunjukkan tidak ada alarm tingkat tinggi, sistem pertahanan tidak aktif, dan kapsul penyelamat masih berada di tempatnya. Hal ini membuat Kamui berasumsi bahwa Marlis belum masuk ke area ini dan orang-orang di dalam aman.
* Sambil berjalan menuju ruang penyimpanan, Kamui mengungkapkan motivasinya. Ia mengejar kekuatan bukan demi gelar, melainkan untuk melindungi "keluarga" barunya di Babylonia dan keluarga lamanya di Ezette.
* Tiba di pintu penyimpanan essence, Kamui mengirimkan permintaan akses. Tak disangka, seseorang dari dalam memberikan persetujuan (approval), yang membuat Kamui sangat gembira karena yakin rekan-rekannya masih hidup.
* Kamui membuka pintu sambil memanggil nama Azael dan Catrayv. Namun, ia justru menemukan pemandangan mengerikan: Azael dan Catrayv tergeletak tewas dengan luka-luka parah. Ruangan tersebut penuh dengan mayat dan darah, menunjukkan bahwa sebuah pembantaian telah terjadi sebelum ia sampai.

## ER15-17 Following the Same Road

![](https://3561806657-files.gitbook.io/~/files/v0/b/gitbook-x-prod.appspot.com/o/spaces%2FquS8tcvXaN6rGmTpzPZM%2Fuploads%2Fgit-blob-54479ae256e216e6de1b089882afcbee9f14cf38%2Fa05911b045c9.webp?alt=media)

* Di tengah reruntuhan, Kamui menemukan Cookie, robot kecil milik timnya dulu, yang masih berfungsi karena dilindungi dengan sengaja oleh Azael dan Catrayv.
* Cookie memutar rekaman suara Catrayv yang mengungkapkan bahwa Azael telah gugur. Mereka sengaja memancing Marlis menjauh dari Kamui dan meninggalkan sisa Solar Essence agar Kamui bisa bertahan hidup dan membawa "pulang" jejak mereka ke Babylonia.
* Cookie yang telah terinfeksi virus Punishing berubah menjadi agresif dan memaksa Kamui untuk tetap tinggal selamanya di Ezette. Kamui terpaksa menghancurkan robot tersebut.
* Rusaknya inti Ezette menyebabkan konsentrasi virus meningkat drastis, memancing gelombang besar Corrupted dan Hetero-Creature menyerbu masuk.
* Saat mencoba melarikan diri melalui jalur rahasia, Kamui mengalami gangguan M.I.N.D. hebat. SKK menggunakan tubuhnya sebagai perisai untuk melindungi Kamui dari serangan fatal musuh, mengakibatkan SKK terluka parah.
* Dalam keputusasaan, Kamui mencoba menggunakan lebih banyak Solar Essence untuk memperbaiki M.I.N.D.-nya, namun tubuhnya tidak lagi memberikan reaksi sama sekali terhadap cairan tersebut.
* Kamui membawa SKK menerobos keluar hingga mencapai permukaan tepat saat bantuan dari Babylonia tiba. SKK segera dievakuasi ke unit medis Star of Life dalam kondisi sekarat.

## ER15-18 No Way Out

![](https://3561806657-files.gitbook.io/~/files/v0/b/gitbook-x-prod.appspot.com/o/spaces%2FquS8tcvXaN6rGmTpzPZM%2Fuploads%2Fgit-blob-bc1307febf273602d06ec5c1d2dd8173db1edbd3%2Ff787c5ef998c.webp?alt=media)

* Kamui memaksa tubuhnya melampaui batas dalam simulasi Punishing demi menjadi "Golden Sun". Latihan tersebut berakhir dengan kegagalan sistem dan kerusakan fisik pada Kamui.
* Seorang Medic mengabarkan bahwa kondisi SKK telah mencapai titik kritis yang tidak dapat disembuhkan, dan pengobatan diperintahkan untuk dihentikan.
* Kamui menemani SKK di ranjang kematian. Terjadi komunikasi M.I.N.D. terakhir di mana Kamui menyatakan rasa bersalahnya karena gagal melindungi rekan-rekannya, sebelum akhirnya SKK wafat.
* Dalam kondisi penyangkalan (denial), Kamui berlari mengelilingi pangkalan Ezette untuk mencari bukti bahwa semua ini hanyalah mimpi buruk. Namun, setiap sudut pangkalan membuktikan bahwa realitas tersebut nyata.
* Kamui bertemu dengan seorang anak penyintas yang mencoba memberikan bantuan medis padanya. Hal ini menyadarkan Kamui bahwa ia masih memiliki tanggung jawab untuk melindungi orang-orang yang tersisa.
* Kamui menempatkan jenazah SKK di dalam pod observasi bersama rekan-rekan lain yang telah gugur. Ia kemudian mengadakan "Rapat Strategi ke-9.617" seorang diri.
* Dalam rapat tersebut, Kamui merangkum kegagalan demi kegagalan kemanusiaan: hancurnya Babylonia, Phylotree of Ousia yang terkespos ke musuh, evakuasi ke permukaan 10 tahun lalu, hingga penemuan kapal F.O.S. yang ternyata merupakan "kapal hantu" tanpa penyintas.

## ER15-19 Phoenix

![](https://3561806657-files.gitbook.io/~/files/v0/b/gitbook-x-prod.appspot.com/o/spaces%2FquS8tcvXaN6rGmTpzPZM%2Fuploads%2Fgit-blob-0013ecb6615395c461575dd71ad07027e74f932e%2F9010466c2f82.webp?alt=media)

* Kamui menjalani pemeriksaan rutin sendirian di Ezette. Ia mengabaikan kerusakan fisiknya yang parah (45%) dan menganggap dirinya bukan lagi manusia, melainkan sekadar senjata tanpa perasaan.
* Saat melakukan pemindaian rutin di ruang komunikasi, muncul sinyal darurat dari tiga anak yang melarikan diri. Mereka menemukan teman mereka yang hilang tetapi terjebak oleh Corrupted.
* Kamui menerima pesan dari anak-anak tersebut yang berterima kasih karena telah memberi mereka rumah dan menganggap Kamui sebagai keluarga. Hal ini membangkitkan kembali emosi Kamui yang sempat mati.
* Kamui berhasil menyelamatkan anak-anak tersebut, namun ia sendiri terjebak di bawah reruntuhan demi memastikan mereka bisa melarikan diri. Tubuhnya hancur total akibat beban reruntuhan dan Punishing.
* Dalam kondisi sekarat, kesadaran Kamui terjatuh ke dalam jurang gelap. Ia merasa lelah dan ingin menyerah untuk bergabung dengan rekan-rekannya yang sudah gugur.
* Kenangan akan janji-janjinya dan dukungan dari suara-suara orang terdekat (Chrome, Wanshi, dan Camu) memberikan kekuatan baru. Ia menyadari bahwa "rumah" adalah segala sesuatu yang ia lindungi—mimpi, masa depan, dan orang-orang yang ia cintai.
* Saat mencoba bangkit menuju cahaya matahari, Kamui dihadang oleh entitas yang menyerupai Catrayv yang menuduhnya sebagai pengkhianat Ezette. Kamui membalas tuduhan tersebut dengan menyatakan bahwa dialah yang akan menjadi matahari untuk melindungi keluarga mereka.

## ER15-20 A Crime Forced Upon You

![](https://3561806657-files.gitbook.io/~/files/v0/b/gitbook-x-prod.appspot.com/o/spaces%2FquS8tcvXaN6rGmTpzPZM%2Fuploads%2Fgit-blob-18dcfebd981616cbf57eb4585a992877edcc79b6%2F17fc229a8c8b.webp?alt=media)

* Kamui berhasil mematahkan ilusi dan menyerang sosok yang menyerupai Catrayv. Ia menyadari bahwa dirinya tidak pernah meninggalkan reruntuhan Ezette.
* Sosok tersebut bangkit dengan gerakan tidak wajar dan mengaku sebagai Catrayv. Namun, Kamui segera mengenali bahwa itu adalah Azael yang mengendalikan tubuh Catrayv seperti boneka.
* Kamui menjelaskan bahwa ia mengetahui rencana Azael sejak Azael mencoba menipunya untuk menyerap virus Punishing yang disamarkan sebagai Solar Essence demi melahap M.I.N.D.-nya.
* Kamui membongkar kebohongan Azael mengenai orang tua angkat mereka. Kamui ingat bahwa orang tua mereka tetap menjadi manusia biasa hingga akhir dan tidak pernah meninggalkan anak-anaknya secara sengaja.
* Kamui menuduh Azael sebagai pembunuh semua orang di Ezette. Azael membenarkan hal ini, menyatakan bahwa ia membunuh dan menjahit bagian tubuh keluarga mereka ke dalam dirinya sendiri demi mencapai "persatuan dan fusi" yang abadi.
* Di tengah serangan Azael, SKK memberikan dukungan moral dan teknis sebagai "jangkar" (anchor points) yang membantu Kamui tetap sadar dan menolak pengaruh buruk Azael.
* Cerita berakhir dengan pertempuran sengit di mana Azael yang penuh kebencian menyerang Kamui karena merasa posisinya sebagai "keluarga" telah digantikan oleh orang asing dari Babylonia.

## ER15-21 Why We Love and Why We Hate

![](https://3561806657-files.gitbook.io/~/files/v0/b/gitbook-x-prod.appspot.com/o/spaces%2FquS8tcvXaN6rGmTpzPZM%2Fuploads%2Fgit-blob-2224433dfff0f8862c70ad930704137b88e06d8f%2F00b6b21b78e1.webp?alt=media)

Bagian I: Penemuan Cacat Genetik

* Di ruang arsip Ezette, Azael menemukan dokumen rahasia World Government yang mengungkap bahwa modifikasi genetik mereka memiliki cacat bawaan.
* Terungkap bahwa seluruh subjek Project Barleycorn hanya memiliki rentang hidup maksimal 35 tahun. Tubuh mereka akan mengalami penurunan fungsi organ secara drastis saat mencapai usia dewasa (17-19 tahun).
* Leif menjelaskan bahwa cacat ini sudah ada sejak beberapa generasi sebelum mereka di Ezette dan diperparah oleh adaptasi tempur melawan virus Punishing.

Bagian II: Pengorbanan Tersembunyi

* Kamui dan tim menyusup ke ruang bawah tanah bangsal medis dan menemukan bahwa para prajurit yang dilaporkan "sembuh" sebenarnya dibekukan di dalam kapsul observasi setelah essence mereka diekstraksi secara paksa.
* Leif mengakui bahwa mereka terpaksa "memanen" essence dari anggota yang sekarat demi memberi peluang terobosan bagi tiga "benih" utama: Kamui, Azael, dan Catrayv.
* Terungkap bahwa para anggota Ezette sebenarnya menawarkan diri secara sukarela untuk dikorbankan demi masa depan generasi yang lebih muda.

Bagian III: Perpecahan Ideologi

* Azael jatuh ke dalam keputusasaan dan kemarahan. Ia menganggap Ezette tidak memiliki harapan dan membenci dunia yang mengutuk mereka sebagai "monster gagal."
* Sebaliknya, Kamui memilih untuk memikul beban pengorbanan rekan-rekannya dengan kasih sayang. Ia berjanji akan terus menyalakan harapan meskipun harus kehilangan nyawanya sendiri.
* Cerita ditutup dengan monolog kontras antara Kamui dan Azael:

1. - Kamui: Memilih mencintai dunia dan Ezette, berupaya membawa semua orang "pulang" melalui harapan dan pengabdian.
   - Azael: Memilih membenci dunia, berupaya menyatukan keluarga Ezette melalui kematian yang abadi di dalam kegelapan.

## ER15-22 Be Free for Me

![](https://3561806657-files.gitbook.io/~/files/v0/b/gitbook-x-prod.appspot.com/o/spaces%2FquS8tcvXaN6rGmTpzPZM%2Fuploads%2Fgit-blob-d2a56e2f10ea188c56ed91024aeefb1367f0e4f4%2F3f743e3ed00b.webp?alt=media)

* Kamui dan Catrayv menunggu hasil penilaian genetik mereka bersama Leif. Azael tidak hadir dan sengaja menghindari rekan-rekannya.
* Di ruang komunikasi, Azael bertemu Marlis. Azael menyuntikkan Punishing ke jantungnya sendiri untuk mendapatkan kekuatan demi "membebaskan" keluarga Ezette dari penderitaan dunia.
* Azael mematikan seluruh sistem pertahanan Ezette, membiarkan pasukan Corrupted menyerbu masuk. Ia kemudian memulai pembantaian di asrama, membunuh rekan-rekannya (Darren, Dorian, Ava, Carlie, dan Carol) sambil berhalusinasi bahwa ia sedang mengabulkan keinginan terakhir mereka.
* Saat mencoba menyelamatkan diri dari kepungan musuh, Catrayv menyadari mereka tidak bisa menang. Ia mengekstraksi seluruh essence miliknya dan menyuntikkannya ke Kamui untuk memicu konversi paksa agar Kamui cukup kuat untuk melarikan diri ke Babylonia.
* Catrayv membiarkan dirinya dibunuh oleh Azael tanpa perlawanan sebagai bukti kesetiaan keluarga. Sementara itu, Leif berhasil meluncurkan pod pelarian Kamui sebelum ia sendiri dieksekusi oleh Azael.
* Azael menyerap kesadaran seluruh anggota Ezette ke dalam dirinya menggunakan tubuh Catrayv sebagai wadah. Ia mengatur mayat-mayat rekan-rekannya di seluruh pangkalan dalam posisi yang ia anggap "bahagia".
* Selama bertahun-tahun, Azael mengawasi Kamui di Babylonia yang amnesia. Ia menunggu saat yang tepat untuk membuat Kamui mengingat semuanya agar Kamui membenci dunia dan kembali ke "keluarga" di Ezette.

## ER15-23 The Fool and the Hero

![](https://3561806657-files.gitbook.io/~/files/v0/b/gitbook-x-prod.appspot.com/o/spaces%2FquS8tcvXaN6rGmTpzPZM%2Fuploads%2Fgit-blob-14b81730aa4250d44d00040a365a956221ae3fa2%2F5a9ec52d7e1c.webp?alt=media)

* Kamui menentang pernyataan Azael bahwa kehancuran adalah satu-satunya jawaban. Kamui menegaskan bahwa jalan keluar satu-satunya adalah terus maju menuju cahaya.
* Kamui mengakui bahwa ia sebenarnya merasa sangat takut kehilangan orang yang dicintai dan takut akan kesendirian. Namun, ia memilih untuk tetap berlari karena ia memikul mimpi orang-orang yang telah percaya padanya.
* Azael mengejek keberanian Kamui sebagai dongeng anak-anak yang bodoh, memperingatkan bahwa siapapun yang mengejar matahari akan terbakar menjadi abu. Kamui menjawab bahwa ia hanya akan mengkhawatirkan hal itu saat ia benar-benar terbakar nanti.
* Dalam upaya mematahkan mental Kamui, Azael melemparkan sisa-sisa mayat hangus keluarga mereka sebagai senjata.
* Alih-alih takut atau ragu, Kamui menghancurkan setiap potongan tubuh yang melayang ke arahnya. Ia menganggap momen ini bukan sebagai serangan, melainkan sebagai "pelukan hangat" dan reuni dengan keluarganya yang tersenyum menyambutnya pulang.
* Narasi merinci bagian tubuh yang dihancurkan Kamui: lengan Odile, gigi Eurytes, daging Leif, dan mata Catrayv. Kamui bersumpah tidak akan pernah melupakan mereka.
* Azael tertegun mendengar kata-kata Kamui. Ia mengakui bahwa selama ini ia pun merindukan kehangatan mereka, namun ia merasa tidak bisa kembali karena "benih dosanya" sudah terlanjur berakar.
* Kamui bersiap untuk melakukan serangan terakhir guna "membawa pulang" Azael dan menyelesaikan penderitaan ini.

![](https://3561806657-files.gitbook.io/~/files/v0/b/gitbook-x-prod.appspot.com/o/spaces%2FquS8tcvXaN6rGmTpzPZM%2Fuploads%2Fgit-blob-3244e3ec90451273f2282d4ced74d26e6e26663b%2F1ef893fd2cf3.webp?alt=media)

* Pertempuran sebelumnya merusak langit-langit, membiarkan cahaya matahari menyinari Kamui. Azael yang lumpuh hanya bisa memandang cahaya tersebut dari kegelapan, menyadari bahwa tubuh Catrayv yang ia tempati secara naluriah masih mendambakan cahaya.
* Penyingkapan Hasil Evaluasi: Kamui mengungkapkan rahasia yang selama ini dihindari Azael. Berbeda dengan asumsi kegagalan, World Government sebenarnya menyetujui ketiga kandidat (Kamui, Azael, dan Catrayv) dan menjanjikan dukungan penuh serta pasokan solar essence buatan.
* Mengetahui hal tersebut, Azael menyadari bahwa dialah yang menghancurkan harapan mereka semua dengan tangannya sendiri sebelum bantuan itu tiba.
* Kamui menjelaskan bahwa "rumah" sejati di Ezette bukanlah bangunan yang bisa hancur, melainkan keberanian para "orang bodoh" yang terus maju mencari harapan baru meskipun tahu mereka akan kehilangan banyak hal.
* Mengakui bahwa fantasinya tentang "menyatukan keluarga dalam kematian" adalah kesalahan, Azael menggunakan sisa kekuatannya untuk mengakhiri hidupnya sendiri. Ia memilih untuk membiarkan kesadarannya lenyap agar Kamui bisa membawa "pulang" sisa M.I.N.D. keluarga mereka tanpa noda pengkhianatannya.
* Sebelum meninggal, Azael memohon agar Kamui tidak mengingatnya sebagai monster, melainkan sebagai sosok Azael yang dulu melindungi Ezette bersamanya.
* Mereka menyanyikan lagu Ezette bersama-sama. Azael akhirnya tewas dan jiwanya diibaratkan sebagai burung yang terbang bebas dari sangkar. Kamui terus melanjutkan nyanyian tersebut dengan suara yang semakin mantap.

## ER15-24 The Orphan

![](https://3561806657-files.gitbook.io/~/files/v0/b/gitbook-x-prod.appspot.com/o/spaces%2FquS8tcvXaN6rGmTpzPZM%2Fuploads%2Fgit-blob-27237db3c079575e7ae69b9adeafcf9da4e148d5%2F3f58f16132de.webp?alt=media)

* Setelah Azael tiada, Kamui berdiri sendirian di area latihan. Meski kekuatannya kini lengkap, ia merasa dingin dan bertanya-tanya apakah menjadi "Matahari" memang ditakdirkan untuk sendirian.
* SKK memberikan kehangatan fisik dengan menyentuh bahu Kamui. Kamui kemudian menceritakan pertanyaan masa kecilnya tentang apakah matahari merasa kesepian karena semua yang mendekat akan terbakar.
* Tim Strike Hawk tiba di lokasi untuk menjemput Kamui. Interaksi mereka yang ramai dan akrab menyadarkan Kamui bahwa ia tidak lagi sendirian.
* Kamui menemukan rekaman kaset lama yang disembunyikan oleh dirinya, Azael, dan Catrayv di masa lalu.
* Rekaman tersebut berisi janji mereka bahwa hari di mana salah satu dari mereka menjadi "Golden Sun" akan ditetapkan sebagai "Hari Keluarga" Ezette yang baru. Kamui melanjutkan rekaman bagian kedua, secara resmi mengumumkan hari itu sebagai Hari Keluarga dan berjanji membawa mereka semua "pulang".
* Terjadi visi di mana Kamui masa kini berbicara dengan dirinya saat masih kecil, memberikan semangat untuk terus berlari maju tanpa menoleh ke belakang.
* Narasi puitis menggambarkan perjuangan Kamui melewati kegelapan, di mana ia membakar dirinya sendiri demi menyelamatkan tangan-tangan yang menariknya. Abu dari rekan-rekannya menyatu menjadi sayap baru yang membawanya terbang lebih jauh.
* Cerita berakhir dengan Kamui yang mengajak SKK untuk pulang, menyadari bahwa rumah adalah tempat di mana orang-orang yang ia cintai berada.

## ER15-25 Family Day

![](https://3561806657-files.gitbook.io/~/files/v0/b/gitbook-x-prod.appspot.com/o/spaces%2FquS8tcvXaN6rGmTpzPZM%2Fuploads%2Fgit-blob-0d9103f4586674c51899ac5ff6f1c6ba4f019f96%2F1470c382a5a3.webp?alt=media)

Bagian I: Perayaan Family Day di Strike Hawk

* Camu dan Kamui terlibat "perkelahian" yang ternyata adalah trik Camu untuk merebut kamera yang disembunyikan Kamui. Chrome telah mengundang SKK agar mereka bisa menonton video peringatan tersebut bersama-sama.
* Kompilasi Video Gagal:

1. - Video Camu: Kamui mencoba melakukan serangan kejutan saat Camu berlatih, namun ia justru dipukul jatuh oleh Camu secara insting.
   - Video Chrome: Kamui berniat memfilmkan Chrome, namun malah terjebak mendengarkan latihan pidato publik Chrome yang sangat panjang hingga memori kamera penuh.
   - Video Wanshi: Kamui mencoba memfilmkan Wanshi yang sedang tidur, namun Kamui sendiri ikut tertidur dan memfilmkan wajahnya yang mengigau.

* Camu menemukan kartu memori keempat yang disembunyikan Kamui. Isinya adalah pesan pribadi Kamui untuk SKK, di mana ia berjanji untuk selalu menyisihkan waktu khusus berdua dan menjaga rahasia mereka dari anggota tim lainnya.

Bagian II: Pertemuan Strategis Babylonia

* Kamui dan SKK melapor kepada Hassen dan Nikola mengenai perangkat komunikasi dari Ezette.
* Pimpinan Babylonia mendiskusikan bahwa Marlis (mantan anggota World Government) kini merekrut pengikut secara terbuka dengan dukungan kekuatan besar di belakangnya.
* Terungkap bahwa koordinat kapal F.O.S. menunjukkan kapal tersebut "lenyap" secara logika, seolah-olah masuk ke dalam jurang gravitasi atau tersembunyi oleh gelombang modulasi yang sedang diteliti oleh Asimov.

Bagian III: Krisis di Kapal F.O.S.

* Di dalam kabut putih yang mencekam, Vanessa memimpin pasukan rekrutan baru melawan gelombang makhluk spektral. Ia bertindak keras terhadap bawahannya agar mereka tetap waspada dan tidak mati sia-sia.
* Pertahanan mahasiswa F.O.S. mulai hancur oleh serangan makhluk putih tersebut.
* Cerita berakhir dengan penampakan sosok berseragam F.O.S. di anjungan kapal yang mengamati pertempuran dengan dingin. Sosok tersebut menyebut nama SKK dan Lucia, menyatakan bahwa ia harus membuat sebuah pilihan sulit.
